<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579</id><updated>2012-02-16T00:08:35.550-08:00</updated><category term='Layanan'/><category term='Buku baru'/><category term='Artikel'/><category term='Workshop'/><category term='Seminar'/><category term='Kegiatan'/><category term='Agenda Training'/><title type='text'>MARKETING &amp; DISTRIBUTION CHANNEL</title><subtitle type='html'>Menyajikan isu aktual marketing &amp;amp; Distribution Channel masa kini sesuai realita dalam praktek Bisnis</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>52</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-2446541222544560645</id><published>2012-01-22T19:41:00.000-08:00</published><updated>2012-01-22T19:41:29.773-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>THE POWER OF DISTRIBUTION</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-apG8sDWuAdw/TxzWkKG2cSI/AAAAAAAAARU/C2-a6uF5cRo/s1600/BU0220.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" nfa="true" src="http://1.bp.blogspot.com/-apG8sDWuAdw/TxzWkKG2cSI/AAAAAAAAARU/C2-a6uF5cRo/s1600/BU0220.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Ada satu rumus yang perlu kita ingat dan renungkan, bahwa suatu produk akan memiliki “nilai” jika manfaat memiliki poin lebih banyak dibanding dengan biaya yang dikeluaran untuk mendapatkan produk tersebut. Kalau diuraikan, manfaat terdiri dari manfaat fungsional dan manfaat emosional. Sementara itu biaya meliputi biaya disegi waktu untuk dapatkan produk tersebut, biaya tenaga konsumen juga tak kalah penting untuk dihitung, belum lagi biaya psikologis (marah, kecewa, jerah, dan lainnya) yang mengindikasikan bahwa produk tidak dapat di-deliver dengan baik kepada konsumen, sehingga konsumen komplain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu sampai hari ini tidak ada kesepahaman maksud yang disampaikan Principal ( operator) kepada Distributor (dealer atau server) bahwa untuk bertahan dalam persaingan kunci utama yang perlu dipertahankan adalah available produk disetiap sektor penyalur (pengecer, wholeseller, etc). Principal mengutamakan survival produk di pasar agar tidak tergantikan dengan produk lain melalui upaya selalu konsisten menyediakan produk di penyalur. Sementara itu para distributor (Dealer/ server) memangkas jalur disribusinya dengan melayani penyalur pada titik-titik tertentu. Konsekuensi dalam jangka pendek, distributor tentunya tidak banyak kerepotan untuk distribusikan produk. Sementara itu dalam jangka panjang produk milik principal sedikit demi sedikit akan tergerus oleh pesaing. Kalau kita mau mengkaji, penyebab utama produk digantikan oleh produk pesaing adalah bahwa produk principal sudah tidak memiliki nilai dimata konsumen. Mengapa harus bersusah paya menggunakan produk yang sulit didapat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi distribusi adalah faktor yang sangat menentukan keberhasilan suatu produk, apalagi produk tersebut sudah masuk ke kategori FMCG (Fast moving Consumer good) seperti pulsa milik operator. Harapan Principal paling utama adalah pada distributor, dimana distributor dapat menyalurkan produk ke bagian-bagian paling detail dalam suatu wilayah penjualan yang ter-cluster. Jadi apabila fungsi utama distributor sebagai kaki tangan principal bisa berlangsung dengan baik, maka upah yang akan didapat tentunya in put yang terbaik bagi distributor, yang antara lain : supplay produk berkesinambungan, margin yang cukup baik karena tidak terjadi perang harga, terdapat ketahanan merek produk di pasar sehingga volume penjualan tetap konsisten, reward dari principal untuk perpanjangan kerja sama, serta lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, apa yang selalu diinginkan oleh principal kepada distributor? Distribusi dan distribusi. Distribusi adalah kekuatan produk bertahan dari gempuran pesaing. Rata-rata produk yang bisa bertahan dalam masa tiga generasi memiliki kunci utama bahwa pemenuhan dan penyaluran produk yang cukup merata membuat produk itu bisa bertahan. Namun sayang hal yang sudah benar menurut principal masih belum bisa dilakukan oleh para distributor/dealer/server dalam aktivitasnya. Karena distributor itu sendiri belum menemukan cara-cara yang tepat untuk melaksanakan kemauan principal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu tidak ada guideline yang cukup baik yang dipaparkan oleh principal sebagai pemilik produk. Seperti ada rantai putus, dimana penyalur tertentu tidak bisa disentuh secara langsung oleh principal meskipun pembelian produk sebenarnya cukup besar dari para distributor/dealer. Buah simalamaka ini tentunya membuat satu sisi jadi kehilangan induk. Walau sebenarnya para penyalur besar juga membutuhkan pertolongan agar bisnis terus berjalan. Fenomena ini terjadi pada pemberlakukan hard cluster yang telah dicanangkan oleh salah satu operator besar. Melalui aksi-aksi seperti pembatasan quota pulsa untuk para server ataupun dealer. Pemberlakuan KPI yang tentu saja semuanya baik, tetapi juga kurang memperhitungkan sisi lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujung-ujung kebijakan ini tentu saja adalah upaya-upaya agar para dealer/ server tidak hanya melakukan transaksi dengan sedikit customer, tetapi terus dianjurkan untuk bertransaksi sebanyak mungkin kepada customer, dalam hal ini adalah para penyalur produk. Supaya dapat ditarik suatu gambaran mengenai potensi pasar yang sebenarnya dalam suatu wilayah (Cluster) yang ditentukan. Itu artinya dealer/distributor tetap diwajibkan untuk mengerjakan wilayah sesuai potensinya tanpa melakukan cross selling di luar cluster yang sudah ditentukan. Konsekuensi akhir adalah bagi distributor/dealer atau server yang sudah melakukan aktivitas distribusi tidak akan mengalami kesulitan jika anjurannya adalah distribusi. Lebih-lebih para server yang bertindak sebagai merchandise multi produk. Tidak diberikan quota oleh salah satu operator, ia masih bisa eksis dengan menjual produk lain. Bukankah sudah memiliki pelanggan-pelanggan yang cukup banyak untuk di-supplay produknya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan para dealer/server yang belum lakukan aksi-aksi distribusi produk? Saran yang muncul dari penulis, cobalah menengok/ hadiri workshop bertajuk “Distributorship Management”. Workshop ini adalah salah satu workshop yang mengadopsi dari strategi bisnis produk FMCG yang sekarang ini tentu saja sudah diaplikasikan para operator besar dalam strategi bisnisnya, yang tentu saja dapat membantu para pemilik Distributor/Dealer/Server untuk mengembangkan bisnisnya dengan benar baik dari sisi pengelolaan wilayah (cluster), pengelolaan sales force, pengelolaan pelanggan, pengelolaan piutang dagang maupun cara-cara menekan Shrinkage (penyutusan karena kehilangan). Workshop akan dilakukan di Bandung, Jogjakarta, Jakarta, Semarang dan Surabaya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan akhir : agar bisnis terus berjalan, lebih baik kehilangan uang yang jumlahnya tidak sebanding dengan kartu-kartu perdana yang nilainya ratusan juta rupiah yang dibakar hanya sekejap. Sesuai filosofi Sun Tzu, panglima besar perang 2000 tahun yang lalu di Cina, jika lawan berperang menggunakan strategi maka lawan perang itu dengan strategi, jangan lawan dengan amarah! Amarah akan membawa kekalahan dibanding kemenangan!*** Frans M. Royan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-NJ-uZuSV9Kw/TxzV6ZMriHI/AAAAAAAAARM/ve1SbxnCTHw/s1600/GE0055.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" nfa="true" src="http://4.bp.blogspot.com/-NJ-uZuSV9Kw/TxzV6ZMriHI/AAAAAAAAARM/ve1SbxnCTHw/s1600/GE0055.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-2446541222544560645?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/2446541222544560645/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=2446541222544560645' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/2446541222544560645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/2446541222544560645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2012/01/power-of-distribution.html' title='THE POWER OF DISTRIBUTION'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-apG8sDWuAdw/TxzWkKG2cSI/AAAAAAAAARU/C2-a6uF5cRo/s72-c/BU0220.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-2319984140601635755</id><published>2011-12-21T07:24:00.000-08:00</published><updated>2011-12-21T07:24:08.588-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agenda Training'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Workshop'/><title type='text'>Profile Frans M. Royan, SE, MM</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-518eac4935ba6e7d" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v20.nonxt5.googlevideo.com/videoplayback?id%3D518eac4935ba6e7d%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331532296%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D3EE881B51BB81D141A3CDC5C3D92C11A37AA82C.2F9CC39839DDC40244C6FAF663B580D547B25E50%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D518eac4935ba6e7d%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D7geYlLU9tI1d-2X7-uTVF05HCDo&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v20.nonxt5.googlevideo.com/videoplayback?id%3D518eac4935ba6e7d%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331532296%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D3EE881B51BB81D141A3CDC5C3D92C11A37AA82C.2F9CC39839DDC40244C6FAF663B580D547B25E50%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D518eac4935ba6e7d%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D7geYlLU9tI1d-2X7-uTVF05HCDo&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:WordDocument&gt;  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;  &lt;w:TrackMoves/&gt;  &lt;w:TrackFormatting/&gt;  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;  &lt;w:LidThemeOther&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;  &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;  &lt;w:Compatibility&gt;   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;   &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;   &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;   &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;   &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;   &lt;w:CachedColBalance/&gt;  &lt;/w:Compatibility&gt;  &lt;m:mathPr&gt;   &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;   &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;   &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;   &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;   &lt;m:dispDef/&gt;   &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;   &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;   &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;   &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;   &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;   &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;  &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priorhty="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt; &lt;/w:LatentStyles&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;&lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;}&lt;/style&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;Pendidikan S1 UNTAG Surabaya dan S2 UPNVeteran Surabaya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;Praktisi Sales &amp;amp; Marketing di 8perusahaan dengan industri berbeda. Antara lain : &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;PT. Nojorono – Kudus (Rokok Class Mild), PT. Sinde Budi Sentosa – Jakarta(Larutan Penyegar Kaki Tiga), Sales Associate ERA Property, PT SoftnessIndonesia Indah–Surabaya (Pembalut Wanita &amp;amp; Sanitary Napkind), PT. CarakaPurnama Abadi - Pasuruan (Baby Diapers) dan PT. Primarasa FoodIndustry-Surabaya&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;(Bumbu Masak), PT.Zensei Indonesia - Surabaya (Baby Diapers &amp;amp; Sanitary Napkind) dan PT.Masmedia Buana Pustaka (Penerbitan buku &amp;amp; cetakan). &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Karier dimulai dari Sales executive sampaidengan Marketing Director.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span lang="IT" style="mso-ansi-language: IT;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;Trainer dan consultant, dan beberapaperusahaan pengguna jasanya: &lt;/span&gt;&lt;span lang="IT" style="mso-ansi-language: IT;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;PT. Krakatau Steel (Persero),PT. Sinar Meadow International, PT. Unza Vitalis, Yamaha Surabaya, Petro KimiaGresik, PT. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IT" style="mso-ansi-language: IT;"&gt;Indosat, PT.Danone Biskuit Indonesia, PT. Andalan Prima Indonesia, PT. Aneka Andalan Asia, PT.Aneka Isolasi &amp;amp; PT. Anis Jaya Raya, &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;PT. Jamu Agung Sejahtera, PT. Saka SuksesSentausa, PT. Necessity Indonesia, etc.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoTitle" style="line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span lang="PT-BR" style="font-size: 12.0pt; font-weight: normal; line-height: 150%; mso-ansi-language: PT-BR;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;4.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="PT-BR" style="font-size: 12.0pt; font-weight: normal; line-height: 150%; mso-ansi-language: PT-BR;"&gt;Ketua JuriRegional Marketing Award Axioo 2009 Jakarta, Bandung dan Makasar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;5.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;Penulis 40 buku Best seller ”Sales danMarketing” yang ditrebitkan Gramedia, Elexmedia, Andi, Effar, Kanisius dan JP.Book.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;6.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;Dosen tidak tetap Fakultas Bisnis &amp;amp;Ekonomika UBAYA (Universitas Surabaya), mengampu &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;materi kuliah : Managemen Penjualan,Management Pemasaran Jasa &amp;amp; Ritel Management.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;7.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;Managing Director Groedu InternationalConsultant sampai sekarang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-2319984140601635755?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/2319984140601635755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=2319984140601635755' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/2319984140601635755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/2319984140601635755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2011/12/profile-frans-m-royan-se-mm.html' title='Profile Frans M. Royan, SE, MM'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-8852024880857201303</id><published>2011-12-21T06:59:00.000-08:00</published><updated>2011-12-21T06:59:47.117-08:00</updated><title type='text'>THE PURSUIT OF HAPPYNESS ( Film inspirasi bagi Salesman yang ingin sukses)</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://0.gvt0.com/vi/pCq7eGKcs-w/0.jpg"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/pCq7eGKcs-w&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266"  src="http://www.youtube.com/v/pCq7eGKcs-w&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:WordDocument&gt;  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;  &lt;w:TrackMoves/&gt;  &lt;w:TrackFormatting/&gt;  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;  &lt;w:LidThemeOther&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;  &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;  &lt;w:Compatibility&gt;   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;   &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;   &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;   &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;   &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;   &lt;w:CachedColBalance/&gt;  &lt;/w:Compatibility&gt;  &lt;m:mathPr&gt;   &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;   &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;   &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;   &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;   &lt;m:dispDef/&gt;   &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;   &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;   &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;   &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;   &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;   &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;  &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt; &lt;/w:LatentStyles&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;&lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 18.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Sinopsis &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;The Pursuit of Happyness&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt; adalah sebuah &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Film_biografi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Film biografi (page does not exist)"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;film biografi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt; buatantahun &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2006" title="2006"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;2006&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt; yang menceritakan kisah hidup &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Chris_Gardner&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Chris Gardner (page does not exist)"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;Chris Gardner&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;, seorangsalesman yang berhasil menjadi &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pialang_saham" title="Pialang saham"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;pialang saham&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt; kaya. Film ini disutradarai oleh &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gabriele_Muccino&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Gabriele Muccino (page does not exist)"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;Gabriele Muccino&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;. Skenarionya ditulis oleh &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Steve_Conrad&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Steve Conrad (page does not exist)"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;Steve Conrad&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt; berdasarkan&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Memoir&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Memoir (page does not exist)"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;memoir&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt; berjudul sama yang ditulis olehGardner bersama Quincy Troupe. Film ini dirilis tanggal 15 Desember 2007 oleh &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Columbia_Pictures" title="Columbia Pictures"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;Columbia Pictures&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;The Pursuit of Happyness&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt; adalah sebuah &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Film_biografi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Film biografi (page does not exist)"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;film biografi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt; buatantahun &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2006" title="2006"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;2006&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt; yang menceritakan kisah hidup &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Chris_Gardner&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Chris Gardner (page does not exist)"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;Chris Gardner&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;, seorangsalesman yang berhasil menjadi &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pialang_saham" title="Pialang saham"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;pialang saham&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt; kaya. Film ini disutradarai oleh &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gabriele_Muccino&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Gabriele Muccino (page does not exist)"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;Gabriele Muccino&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;. Skenarionya ditulis oleh &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Steve_Conrad&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Steve Conrad (page does not exist)"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;Steve Conrad&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt; berdasarkan&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Memoir&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Memoir (page does not exist)"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;memoir&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt; berjudul sama yang ditulis olehGardner bersama Quincy Troupe. Film ini dirilis tanggal 15 Desember 2007 oleh &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Columbia_Pictures" title="Columbia Pictures"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;Columbia Pictures&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Cerita film ini dimulai pada tahun 1981 di &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/San_Francisco" title="San Francisco"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;San Francisco&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/California" title="California"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;California&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;. Linda dan Chris Gardner hidup di sebuah apartemenkecil bersama anak mereka yang berusia 5 tahun, Christopher. Chris adalahseorang salesman yang menghabiskan seluruh tabungan keluarga untuk membeli &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Franchise" title="Franchise"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;franchise&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt; untuk menjual scanner tulang (&lt;i&gt;Bone Density Scanner&lt;/i&gt;)portable. Scanner ini memang mampu menghasilkan gambar lebih baik dari X-ray,tetapi kebanyakan dokter yang ditemui Chris beranggapan bahwa harganya terlalumahal. Linda, istrinya, bekerja sebagai buruh di sebuah laundry. Keluarga kecilini mulai terpecah ketika mereka menyadari bahwa mereka tak mampu membayar sewarumah dan tagihan-tagihan yang semakin menumpuk. Keadaan diperparah olehkebiasaan Chris yang memarkir mobilnya sembarangan. Karena tak mampu membayarsurat tilang, mobil Chris akhirnya disita. Puncaknya, Linda pergi meninggalkanChris dan pergi ke &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/New_York_City" title="New York City"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;New York City&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;. Awalnya ia hendak membawa sertaChristopher, namun urung atas permintaan Chris.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Dalam keadaan putus asa, Chris tak sengaja berjumpadengan seseorang yang membawa Ferari warna merah. Chris bertanya kepada orangitu, pekerjaan apa yang ia lakukan sehingga mampu membeli mobil mewah? Orangtersebut menjawab bahwa ia adalah seorang &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pialang_saham" title="Pialang saham"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;pialang saham&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;. Sejak saat itu Chris memutuskan untuk berkariersebagai pialang saham.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Chris menerima tawaran &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Magang&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Magang (page does not exist)"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;magang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt; tanpa dibayar di sebuah perusahaanpialang &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dean_Witter_Reynolds&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Dean Witter Reynolds (page does not exist)"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;Dean Witter Reynolds&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt; yang menjanjikan pekerjaan bagi peserta magang terbaik. Dalam masa magangyang tak dibayar itu, Chris mulai kehabisan uang. Akhirnya ia diusir dari rumahsewanya dan menjadi &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tuna_wisma" title="Tuna wisma"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;tuna wisma&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;. Selama beberapa hari ia tidur ditempat-tempat umum, namun kemudian ia memutuskan untuk tidur di rumah singgah &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Glide_Memorial_Chruch&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Glide Memorial Chruch (page does not exist)"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;Glide Memorial Chruch&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;. Karena keterbatasan tempat, mereka harus mengantri untuk mendapatkankamar. Kadang mereka berhasil, kadang gagal dan terpaksa tidur diluar.Kemiskinan dan ke-tunawisma-an ini semakin mendorong tekad Chris untukmenjalankan tugas dengan giat dan mendapatkan pekerjaan di &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dean_Witter_Reynolds&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Dean Witter Reynolds (page does not exist)"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;Dean Witter Reynolds&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Di akhir cerita, Chris berhasil menjadi pesertaterbaik dan diterima bekerja di sana. Beberapa tahun kemudian, ia mendirikanperusahaan pialang sendiri, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gardner_Rich&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Gardner Rich (page does not exist)"&gt;&lt;span style="color: windowtext; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;Gardner Rich&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;. Pada tahun2006, ia menjual sebagian kecil sahamnya dan berhasil mendapatkan jutaan dolardari penjualan itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-8852024880857201303?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/8852024880857201303/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=8852024880857201303' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/8852024880857201303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/8852024880857201303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2011/12/pursuit-of-happyness-film-inspirasi.html' title='THE PURSUIT OF HAPPYNESS ( Film inspirasi bagi Salesman yang ingin sukses)'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-2155207643119702418</id><published>2011-11-21T20:14:00.001-08:00</published><updated>2011-11-21T20:21:01.213-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku baru'/><title type='text'>KIAT SUKSES MENDIRIKAN KANTOR CABANG (BUKU BARU YANG AKAN DI-LAUNCHING SEGERA OLEH GRAMEDIA)</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-oBuIbBZH370/TssiPhajA7I/AAAAAAAAARE/EQgElAas8uQ/s1600/Foto+Kantor+Cabang.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-oBuIbBZH370/TssiPhajA7I/AAAAAAAAARE/EQgElAas8uQ/s320/Foto+Kantor+Cabang.JPG" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Secara realita ada duacara dalam meningkatkan penjualan produk, yaitu menambah produk yang dihasilkandan memperluas wilayah pemasaran. Jika perusahaan sudah menambah produk sekianjenis, berarti perusahaan memiliki peluang lebih besar untuk menambahpenjualan. Serta akan “maksimal” jika wilayah pemasaran diperluas. Namun sayangdalam praktek, tidak mudah untuk menjangkau territory Nusantara yangberpulau-pulau dan dipisahkan oleh lautan. Cara yang paling praktis akhirnyamembuka kantor cabang di kota provinsi. Namun cara inipun perusahaan harusmemenuhi beberapa syarat antara lain:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sistem kantor pusat sudahdibangun dengan solid. Tidak mungkin mengclonning sistem yang masih kacaubalau, sehingga memunculkan kegagalan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Memiliki SDM yangdipersiapkan sebagai kepala kantor cabang, sebab keberhasilan kantor cabangtergantung pemimpin kantor cabang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kantor cabang sudahmenerapkan tools penilaian terhadap SDM, sebagai konsekuensi pemilik perusahaantidak bisa mengawasi secara langsung SDM kantor cabang sebagai unit bisnistersendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;4.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Perusahaan juga harusmengetahui rahasia pengembangan kantor cabang hingga mencapai keberhasilan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Syarat-syarattersebut sangat penting, namun anda tidak perlu kuwatir untuk dapatkanrahasianya, sebab buku ini mengupas tuntas mengenai hal tersebut, serta ditulisoleh pakar penjualan berpengalaan selama 25 tahun dan seorang kepala cabangsukses, sehingga memudahkan siapapun untuk mempersiapkan diri dalammeningkatkan penjualan dengan membuka kantor cabang. Buku ini sangat cocokuntuk para investor, para pemilik perusahaan, sales manager, marketing menager,calon pimpinan cabang, sales supervisor, serta kaum awam yang ingin memperluaspengetahuan dalam memasarkan produk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tebal : 246 hal, kertas: bookpaper, Toko buku : Gramedia, G. Agung, dll. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-2155207643119702418?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/2155207643119702418/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=2155207643119702418' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/2155207643119702418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/2155207643119702418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2011/11/kiat-sukses-mendirikan-kantor-cabang.html' title='KIAT SUKSES MENDIRIKAN KANTOR CABANG (BUKU BARU YANG AKAN DI-LAUNCHING SEGERA OLEH GRAMEDIA)'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-oBuIbBZH370/TssiPhajA7I/AAAAAAAAARE/EQgElAas8uQ/s72-c/Foto+Kantor+Cabang.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-7139530848550242449</id><published>2011-11-16T23:52:00.001-08:00</published><updated>2011-11-17T00:09:09.600-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seminar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Workshop'/><title type='text'>IN HOUSE TRAINING KHUSUS SPG DI PT. JAMU AGUNG SEJAHTERA</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;In house training yang diadakan tanggal 15 November 2011 adalah untuk memberikan pengetahuan dan skill " bagaimana menjadi SPG yang smart dalam promosi". SPG diharapkan tidak hanya menjadi boneka pajang di sebelah rak produknya, tetapi berperan aktif untuk lakukan jemput bola, agar tujuan promosi bisa dicapai seperti yang diharapkan. Selama ini para SPG hanya berdiri manis di sebelah rak produknya, sementara itu perusahaan tidak mau seperti ini. SPG diharapkan dapat memperkenalkan produk sebanyak mungkin kepada konsumen.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Ykkxg_sqgL0/TsTA9m-BD-I/AAAAAAAAAQ8/SVS9l0ZRM30/s1600/IMG_2051.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" hda="true" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/-Ykkxg_sqgL0/TsTA9m-BD-I/AAAAAAAAAQ8/SVS9l0ZRM30/s320/IMG_2051.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Namun dalam prosesnya, aktivitas SPG diidentifikasikan seperti seorang salesman, artinya mereka diharapkan mampu untuk lakukan selling. Pergeseran seperti ini mulai terjadi. SPG sudah tidak lagi sebagai seorang yang aktivitasnya lebih banyak berpromosi, tetapi kini dituntut untuk lakukan penjualan. Penjualan yang terjadi sebenarnya secara tidak langsung. SPG selain aktif memperkenalkan produk kepada konsumen, juga diharapkan mampu untuk lakukan aktivitas display, sebab laku-tidaknya suatu produk ternyata tergantung pula pada display. Oleh karena itu jangan disalah artikan jika ada yang mengatakan bahwa SPG sebenarnya ujung tombak perusahaan, maka bagi yang paham betul dengan hal ini wajib mengamini. SPG sangat penting dalam era persaingan produk yang semakin sengit. Sayang turun over SPG sangat cepat, selain karena mereka diproyeksi sebagai garda depan yang sifatnya sementara, tetapi sifat gender juga mempengarui. Mereka akan berhenti bekerja setelah menikah, ya itulah kenyataannya. Selamat berjuang untuk perusahaan para SPG yang penuh semangat!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-7139530848550242449?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/7139530848550242449/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=7139530848550242449' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/7139530848550242449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/7139530848550242449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2011/11/in-house-training-khusus-spg-di-pt-jamu.html' title='IN HOUSE TRAINING KHUSUS SPG DI PT. JAMU AGUNG SEJAHTERA'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Ykkxg_sqgL0/TsTA9m-BD-I/AAAAAAAAAQ8/SVS9l0ZRM30/s72-c/IMG_2051.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-7605926393603806741</id><published>2011-11-11T08:05:00.001-08:00</published><updated>2011-11-11T08:08:06.833-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku baru'/><title type='text'>SIAPA BILANG MENJUAL ITU SULIT</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-vYfnoVQQVac/Tr1IM7BUNmI/AAAAAAAAAQw/0P2UdxvRI34/s1600/Siapa%2Bbilang%2Bmenjual%2Bitu%2Bsulit.JPG" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="269" src="http://3.bp.blogspot.com/-vYfnoVQQVac/Tr1IM7BUNmI/AAAAAAAAAQw/0P2UdxvRI34/s400/Siapa%2Bbilang%2Bmenjual%2Bitu%2Bsulit.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Menjual seringkali menjadi hambatan bagi seorang member MLM , direct selling, maupun salesman konvensional. Mereka mengeluh dan merasa gagal menjual, umumnya beralasan tidak memiliki konsumen dan tidak tahu kemana harus menjual.Menjual dianggap pekerjaan paling sulit, meski setelah berhasil menjual mereka pun bisa ketawa. Maka, buku ini sungguh penting dan perlu karena di dalamnya mengupas tuntas 6 cara cerdas bagaimana seorang member MLM, diret selling, dan salesman konvensional bisa menjual  dengan muda, serta menangkap peluang penjualan yang berkelanjutan.Dua di antara 6 cara cerdas itu adalah : memiliki sikap positif sebagai penjual, dan mengetahui kemana harus menjual. Oleh karena itu, segera cermati dan dalami buku ini, lalu terapkan dalam fakta lapangan. Sebuah pejabaran yang diuraikan oleh penulis sekaligus praktisi bidang penjualan, yang telah berpengalaman lebih dari 25 tahun.Pelaku bisnis MLM, leader, Salesman konvensional, dosen dan mahasiswa, serta kalangan awam yang menggeluti bidang penjualan layak dan mutlak mempelajari buku ini. Tebal buku : 195 halaman, segera dapatkan di toko buku Gramedia dan toko buku lainnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-7605926393603806741?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/7605926393603806741/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=7605926393603806741' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/7605926393603806741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/7605926393603806741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2011/11/siapa-bilang-menjual-itu-sulit.html' title='SIAPA BILANG MENJUAL ITU SULIT'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-vYfnoVQQVac/Tr1IM7BUNmI/AAAAAAAAAQw/0P2UdxvRI34/s72-c/Siapa%2Bbilang%2Bmenjual%2Bitu%2Bsulit.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-544970966347987283</id><published>2011-11-10T02:35:00.000-08:00</published><updated>2011-11-10T02:43:47.679-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agenda Training'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Workshop'/><title type='text'>DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT UNTUK PUBLIC (BATH -2) 10 DESEMBER 2011 DI JAKARTA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-HpMEDXrgrbQ/TruqxI8BoJI/AAAAAAAAAQk/U6ifZ1gvHSs/s1600/393702_240817239304836_100001296865057_650699_687609283_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-HpMEDXrgrbQ/TruqxI8BoJI/AAAAAAAAAQk/U6ifZ1gvHSs/s400/393702_240817239304836_100001296865057_650699_687609283_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673315916792832146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Keluhan yang sering terjadi atas kerjasama penjualan lewat distributor oleh principal adalah rendahnya penjualan. Sementara itu distributor sering mengeluh profit yang diperoleh sangat minim, sedangkan principal terus berupaya agar distributor memiliki kinerja prima. Problema ini tidak pernah kunjung berhenti sebelum masing-masing mengetahui peran masing-masing secara mendalam.&lt;br /&gt;Sementara itu sukses pemasaran suatu produk selain terletak pada banyaknya produk yang dibuat dan adanya support marketing oleh produsen, sebenarnya terletak juga di pundak distributor, bagaimana distributor bisa menjualnya, di saat daya beli konsumen menurun sekalipun. Distributor bisa exis bersama principal berpuluh-puluh tahun, kuncinya karena distributor bisa menerjemahkan kemauan principal. Tidaklah mudah mengikuti kemauan principal kalau distributor tidak  memiliki manajemen yang cukup baik. Terutama Distributor yang berangkat dari trader (pemilik toko) sehingga dalam kerjasama dengan principal, distributor menganut manajemen toko, untuk meningkatkan penjualan tentunya principal menginginkan manajemen distributor cukup baik. Saat ini Principal juga berusaha membantu memperbaiki distributor trader menjadi distributor profesional. Inilah tantangan principal dan sekaligus peluang bagi trader (pemilik toko) untuk mengembangkan distributornya menjadi lebih baik. Namun apa yang dilakukan principal belum cukup memadai karena keterbatasan Sumberdaya principal. Sedangkan kesadaran untuk membantu memperbaiki kinerja distributor belum semua principal siap.&lt;br /&gt; Nah, untuk membantu dan menjawab kekurangan principal dalam upaya memperbaiki kinerja distributor, maka ”Workshop Distributorship management” dengan tajuk ”Tingkatkan penjualan principal-distributor, Tingkatkan profit distributor, dan menekan Shrinkage distributor” akan sangat membantu principal dalam rangka memperbaiki kinerja distributor terutama di segi peningkatan penjualan dan profit distributor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada workshop ini peserta akan belajar mengenai: &lt;br /&gt;Pendahuluan Distributorship management&lt;br /&gt; Konsep Pemasaran dan strategi distribusi distributor&lt;br /&gt; Model-model Multy Distributor&lt;br /&gt; Latar belakang kerja sama Principal dan distributor&lt;br /&gt; Prospek Bisnis distributor.&lt;br /&gt; Orientasi principal dan distributor dalam penjualan.&lt;br /&gt;Sales Force Management Principal Vs Distributor&lt;br /&gt; Aplikasi Key performance indicator sales force&lt;br /&gt; Sistem remunerasi Sales force&lt;br /&gt; Reward &amp; Punisment sales force&lt;br /&gt; Daya tarik dan alasan pemberian insentif sales force&lt;br /&gt;Maksimalisasi penjualan Distributor melalui Sales Territory management&lt;br /&gt; Element sales territory management&lt;br /&gt; Jenis Channel Distribusi&lt;br /&gt; Mendesain Rute kunjungan&lt;br /&gt; Menghitung beban kerja sales force&lt;br /&gt; Sales Territory Vs Sales Prosses.&lt;br /&gt;Strategi Distributor kelola pelanggan.&lt;br /&gt; Bagaimana menangani komplain.&lt;br /&gt; Memaksimalkan inti CRM ( Customer Relationship management)&lt;br /&gt; Mengukur kinerja distributor melalui Key Performance Indicator (KPI)&lt;br /&gt; Aplikasi dan contoh KPI distributor.&lt;br /&gt;Menekan Shrinkage dan meningkatkan profit Distributor.&lt;br /&gt; Biaya-biaya distributor dan pengelompokannya.&lt;br /&gt; Sebab-sebab shrinkage dan cara mengatasinya.&lt;br /&gt;Mengelola Account receivable (AR) Sales Force Distributor.&lt;br /&gt; Status Piutang penjualan.&lt;br /&gt; Kelola AR melalui audit lapangan.&lt;br /&gt; Problem setelah audit lapangan.&lt;br /&gt; Penyebab piutang penjualan bermasalah.&lt;br /&gt; Performance dan tanggung jawab sales force.&lt;br /&gt; Mencegah piutang Bad debt.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-544970966347987283?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/544970966347987283/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=544970966347987283' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/544970966347987283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/544970966347987283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2011/11/distributorship-management-untuk-public.html' title='DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT UNTUK PUBLIC (BATH -2) 10 DESEMBER 2011 DI JAKARTA'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-HpMEDXrgrbQ/TruqxI8BoJI/AAAAAAAAAQk/U6ifZ1gvHSs/s72-c/393702_240817239304836_100001296865057_650699_687609283_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-8412700501845645510</id><published>2011-11-10T02:29:00.000-08:00</published><updated>2011-11-10T02:34:09.504-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seminar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan'/><title type='text'>DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT UNTUK BISNIS PULSA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-VP50m9nYdhQ/Truogt_lvHI/AAAAAAAAAQY/ioF46fU9IAk/s1600/IMG_0015.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-VP50m9nYdhQ/Truogt_lvHI/AAAAAAAAAQY/ioF46fU9IAk/s400/IMG_0015.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673313435658861682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kebijakan 2 operator besar Telkomsel &amp; XL dalam memberlakukan Hard Cluster disambut dengan wawas maupun optimis oleh pelaku bisnis pulsa. Bagi yang pesimis tentunya merasakan penghasilan yang kian merosot. Permasalahannya dealer maupun pemain server tidak diperbolehkan lagi menjual pulsa keluar dari wilayah yang sudah ditentukan oleh operator. Pemberlakuan untuk inner 80% sedangkan outter boleh 20%. Hal ini memicu kerugian bagi dealer atau pemain server yang tidak mengandalkan distribusi. Bagi dealer dan pemain server yang sudah menerapkan penjualan dengan cara jemput bola hal ini tidak masalah. Oleh sebab itu pelatihan yang bertajuk “ Distributorship Management” disambut sangat antusias oleh pemilik dealer maupun server yang ingin mengembangkan bisnisnya lebih lanjut. Mereka ingin mengetahui cara-cara yang ingin dan dilakukan oleh operator, yang nota bene menggunakan konsultan FMCG. Dengan begitu melalui pelatihan “Distributorship management” para peserta bisa membuat perbandingan, menganalisa dan mengenali kemauan operator secara dalam. Pelatihan “Distributorship Management” yang diadakan oleh PT. Sandiloka ( penyedia software server) bekerja sama dengan Frans M. Royan SE,MM dari Groedu International Consultant, memprakarsai pelatihan “Distributorship Management” dengan harapan para pebisnis pulsa bisa belajar dan mengimbangi kemauan operator, serta agar bisnisnya langgeng.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-8412700501845645510?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/8412700501845645510/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=8412700501845645510' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/8412700501845645510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/8412700501845645510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2011/11/distributorship-management-untuk-bisnis.html' title='DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT UNTUK BISNIS PULSA'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-VP50m9nYdhQ/Truogt_lvHI/AAAAAAAAAQY/ioF46fU9IAk/s72-c/IMG_0015.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-5941283883950600333</id><published>2011-10-05T21:37:00.000-07:00</published><updated>2011-10-05T21:42:42.225-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku baru'/><title type='text'>Kiat sukses Merancang dan Mengaplikasikan: MARKETING PLAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-DbfzqMm4820/To0xbP-h9CI/AAAAAAAAAQQ/HicuJqEr42A/s1600/Kiat%2Bsukses%2Bmerancang%2BMarketing%2Bplan.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 218px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-DbfzqMm4820/To0xbP-h9CI/AAAAAAAAAQQ/HicuJqEr42A/s320/Kiat%2Bsukses%2Bmerancang%2BMarketing%2Bplan.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5660234650889614370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;strong&gt;Menepis Pameo "berwirausaha tidak perlu marketing plan, asal jalan, usaha pasti jalan" Pameo yang benar " Marketing plan jalan, bisnis profit maka pemilik bisa jalan-jalan!"&lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Di Cina membangun sebuah hotel 15 lantai membutuhkan waktu hanya 46 jam, jam ke 47 Hotel sudah bisa dihuni. Hebatnya, ketika membuat gedung itu tidak ada satupun kecelakaan, atau lingkungan kotor seperti kalau membangun gedung di Indonesia, semua bersih. Nah, kenapa membuat gedung bisa memakan waktu hanya 46 jam, ternyata hebatnya bukan di sisi teknologi, tetapi di sisi bagaimana perencanaan yang dibuat untuk membangun gedung itu. Konon untuk membangun gedung itu butuh waktu 5 tahun untuk merencanakannya.&lt;br /&gt;Lalu apa hubungannya dengan buku ini? Selama ini kita selalu diajarkan bahwa kalau mau berusaha “berusaha saja” tidak perlu rumit-rumit menggunakan marketing plan. Lalu, apa kemudian yang terjadi dengan usaha-usaha yang dibangun tanpa marketing plan?&lt;br /&gt; Nyaris sebagian besar bangkrut.&lt;br /&gt; Kalau ada yang berhasil dari 1000 usaha hanya ada 1 saja yang berhasil. Satu yang berhasil ini saja yang biasanya berbicara paling lantang kalau dirinya berhasil tanpa marketing plan.&lt;br /&gt;Sesungguhnya dalam aktivitas bisnis apapun, marketing plan tetap dibutuhkan. Apalagi dalam kondisi yang sangat kompetitif seperti sekarang ini, jangan mengambil ilmu dari yang berhasil tanpa “marketing plan” ketika persaingan masih tidak ketat. Eranya sekarang amat berbeda. Nah, buku yang anda pegang ini sangat memberikan inspirasi “bagaimana menyusun marketing plan sederhana” demi keberhasilan usaha anda. Buku ini akan membahas: trik menemukan ide-ide kreatif untuk marketing plan, perencanaan produk, STP dan differensiasinya, perencanaan harga yang tepat, mapping dan perencanaan penggunaan SDM, teknik membuat jaringan pemasaran, strategi memetakan wilayah pemasaran, program promosi yang berhasil, handling komplain konsumen dan bagaimana menservice-nya, kehebatan sebuah merchandise management, time table marketing plan dan evaluasi marketing plan setelah dilakukan eksekusi. &lt;br /&gt;Buku ini sangat cocok bagi para entrepreneur muda maupun senior, kalangan praktisi antara lain : Marketing Manager, Sales manager, Sales Supervisor, para awam yang akan berwirausaha maupun dosen dalam memperkaya pengetahuannya dalam bidang pemasaran praktis. Semakin menarik saja buku ini karena ditulis oleh praktisi dan konsultan yang telah berpengalaman selama 25 tahun di bidang pemasaran.&lt;br /&gt;Penerbit: Elexmedia , Kertas : Bookpaper, Hal: 246 .&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-5941283883950600333?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/5941283883950600333/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=5941283883950600333' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/5941283883950600333'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/5941283883950600333'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2011/10/kiat-sukses-merancang-dan.html' title='Kiat sukses Merancang dan Mengaplikasikan: MARKETING PLAN'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-DbfzqMm4820/To0xbP-h9CI/AAAAAAAAAQQ/HicuJqEr42A/s72-c/Kiat%2Bsukses%2Bmerancang%2BMarketing%2Bplan.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-1174213228779150615</id><published>2011-08-19T09:01:00.000-07:00</published><updated>2011-08-19T09:07:38.070-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku baru'/><title type='text'>STRATEGI SUKSES MEMASARKAN PRODUK BARU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-P1dUhJeG0fI/Tk6KAHaaj0I/AAAAAAAAAQI/QGF1JIjOaMc/s1600/Strategi%2Bsukses%2Bmemasarkan%2Bproduk%2Bbaru.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 210px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-P1dUhJeG0fI/Tk6KAHaaj0I/AAAAAAAAAQI/QGF1JIjOaMc/s320/Strategi%2Bsukses%2Bmemasarkan%2Bproduk%2Bbaru.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642599117736283970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada saat ini sesuai kenyataannya berkali-kali produk yang dipasarkan gagal di pasar. Terutama produk baru yang dihasilkan para pengusaha muda dan generasi penerus perusahaan kedua dan ketiga yang belum tahu persis dalam memasarkan produk baru. Masalah pelik ini membuat jatuh bangun para pengusaha dalam kegagalan. Supaya tidak gagal, maka seorang pengusaha harus mencari jalan keluar. Banyak jalan keluar yang dicoba, tetapi hasilnya tetap nihil. Hal ini pasti akan membuat pemilik produk dalam posisi keputusasaan. Supaya tidak lakukan trial &amp; error, maka jalan keluar yang pas tentunya harus membaca buku ini, dimana buku ini berisi :&lt;br /&gt;•	Memilih produk yang tepat untuk dipasarkan.&lt;br /&gt;•	Trik memoles agar produk laku.&lt;br /&gt;•	Trik mendesain kemasan yang menjual&lt;br /&gt;•	Temukan unique selling produk sebagai penentu produk laku di pasar.&lt;br /&gt;•	Trik menentukan harga &amp; profit.&lt;br /&gt;•	Mempersiapkan jaringan pelanggan &amp; survey keuangan.&lt;br /&gt;•	Mempersiapkan tenaga penjualan.&lt;br /&gt;•	Mempersiapkan promosi dan tenaga promosi.&lt;br /&gt;•	Melakukan pendampingan, training dan product knowledge tenaga pemasaran.&lt;br /&gt;•	Menggunakan strategy pemasaran melalui strategy Multy Distributor Channel.&lt;br /&gt;•	Dan lain-lain yang berhubungan dengan cara memasarkan produk baru.&lt;br /&gt;Buku yang sudah ada di tangan anda ini sangat menarik dan penuh inspirasi, khususnya bagi para entrepreneur muda, entrepreneur senior, para profesional antara lain marketing manager, sales manager, sales supervisor maupun para awam yang sedang mau mandiri dengan berwirausaha dan dalam tahap mengembangkan produk baru. Jangan lewatkan buku ini karena ditulis mantan praktisi yang berpengalaman selama 24 tahun, dan konsultan di bidang penjualan produk baru.&lt;br /&gt;Terbitan: Elexmedia Kompuntindo. Hal: 158 hal. Kertas : Bookpaper. Rp 36.800,-&lt;br /&gt;"JANGAN LEWATKAN BUKU YANG SATU INI!!!!&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-1174213228779150615?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/1174213228779150615/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=1174213228779150615' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/1174213228779150615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/1174213228779150615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2011/08/strategi-sukses-memasarkan-produk-baru.html' title='STRATEGI SUKSES MEMASARKAN PRODUK BARU'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-P1dUhJeG0fI/Tk6KAHaaj0I/AAAAAAAAAQI/QGF1JIjOaMc/s72-c/Strategi%2Bsukses%2Bmemasarkan%2Bproduk%2Bbaru.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-278719155430867015</id><published>2011-08-19T08:54:00.003-07:00</published><updated>2011-08-19T09:00:51.556-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku baru'/><title type='text'>TRIK &amp; STRATEGI MENJUAL HARD GOODS LEWAT ON LINE</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-TPLl2iMcNZ0/Tk6HmFyGE_I/AAAAAAAAAQA/vMyMrWTHBB4/s1600/Foto%2Bbuku%2BMenjual%2BHard%2Bgood%2Blewat%2Bon%2Bline.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 211px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-TPLl2iMcNZ0/Tk6HmFyGE_I/AAAAAAAAAQA/vMyMrWTHBB4/s320/Foto%2Bbuku%2BMenjual%2BHard%2Bgood%2Blewat%2Bon%2Bline.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642596471598879730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu penelitian ditemukan bahwa sekitar 97% para pebisnis secara on line gagal. Ternyata diketahui bahwa kegagalan mereka bersumber pada terjebaknya mereka pada model mental dunia lama yaitu off line, membangun toko on line seolah "memasang sebuah toko" di on line, dengan infrastruktur navigasi, disain, merchandising, merchant account dan shopping cart, dan berpikir bahwa traffic sama dengan lokasi strategis yang mereka miliki di toko off line. Jelas hal ini salah besar! &lt;br /&gt;Untuk membangun toko online ternyata kita harus memperhatikan : bagaimana kita membuat strategi memprajual toko on line melalui berbagai pernak-pernik artikel berbasis tema. Mengapa demikian? Ternyata para pengunjung toko on line adalah para pencari solusi. Oleh karena sifat inilah, yang membedakan traffic di off line dan on line. Buku ini akan membahas secara detail mengenai :  &lt;br /&gt;	Sejarah penjualan secara on line, memandu agar pebisnis online tidak tersesat. &lt;br /&gt;	Dasar-dasar bisnis on line.&lt;br /&gt;	Bagaimana membangun sebuah situs berbasis tema.&lt;br /&gt;	Mengembangkan kata-kata kunci profitabilitas tinggi agar traffic tinggi.&lt;br /&gt;	Melonjakan traffic dengan program affiliate.&lt;br /&gt;	Memakai blog untuk memprajual toko anda.&lt;br /&gt;	Menginstal software shopping cart untuk mempermudah belanja.                       &lt;br /&gt;	Submit ke mesin-mesin pencari.&lt;br /&gt;	Membangun Elektronik magazine (Ezine) untuk tingkatkan penjualan.&lt;br /&gt;Buku yang ada di tangan anda sangatlah sayang jika tidak segera dimiliki, sebab buku ini ditulis praktisi sales dan marketing off line dan on line. Buku ini sangat cocok untuk pemerhati bisnis on line, para awam yang ingin membuka usaha, para pemilik bisnis online, mahasiswa, dosen serta para peminat bisnis on line pada umumnya.&lt;br /&gt;Penerbit : Elexmedia Kompuntindo,244 hal. Kertas : Bookpaper. Harga Rp 50.000,-&lt;br /&gt;"Jangan lewatkan buku yang satu ini"!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-278719155430867015?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/278719155430867015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=278719155430867015' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/278719155430867015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/278719155430867015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2011/08/trik-strategi-menjual-hard-goods-lewat.html' title='TRIK &amp; STRATEGI MENJUAL HARD GOODS LEWAT ON LINE'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-TPLl2iMcNZ0/Tk6HmFyGE_I/AAAAAAAAAQA/vMyMrWTHBB4/s72-c/Foto%2Bbuku%2BMenjual%2BHard%2Bgood%2Blewat%2Bon%2Bline.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-1113139899708094163</id><published>2011-03-17T22:46:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T22:52:02.465-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku baru'/><title type='text'>STRATEGI MELIPATGANDAKAN KEUNTUNGAN PERUSAHAAN DISTRIBUTOR</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-HZR1Z8AQJ4U/TYLy0BLlbiI/AAAAAAAAAPs/WU5YJeYHtsM/s1600/Strategi%2Bmelipat%2Bgandakan%2Bkeuntungan%2BPerusahaan%2Bdistributor.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 252px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-HZR1Z8AQJ4U/TYLy0BLlbiI/AAAAAAAAAPs/WU5YJeYHtsM/s400/Strategi%2Bmelipat%2Bgandakan%2Bkeuntungan%2BPerusahaan%2Bdistributor.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5585293463376981538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dalam meningkatkan profit, strategi utama yang dilakukan distributor adalah dengan menjual produk milik principal sebanyak-banyaknya. Namun dengan cara inipun, ternyata tidak banyak membantu distributor, laporan laba rugi tidak memuaskan bahkan minus. Apa yang salah sehingga distributor tetap terpuruk dengan labanya yang minim? Setelah ditelusuri ternyata selama ini distributor hanya fokus ke penjualan, sementara itu bagian lain yang menunjang untuk mendapatkan laba maksimal kurang diperhatikan, seperti : &lt;br /&gt;1. Strategi penggunaan sales force apakah dengan cara exclusive atau mix.&lt;br /&gt;2. Distributor ternyata kurang memaksimalkan promosi penjualan produsen.&lt;br /&gt;3. Distributor ternyata mengabaikan pengelolaan piutang penjualan secara baik, sehingga harus menanggung banyak kerugian.&lt;br /&gt;4. Distributor juga kurang memperhatikan order masuk, dan tidak ada yang memvalidasi untuk melihat keakuratan dan kredibilitas pelanggannya.&lt;br /&gt;5. Distributor juga mengabaikan berbagai gejala shrinkage (penyusutan) dan cara mengatasinya.&lt;br /&gt;6. Distributor kurang mengatasi biaya-biaya berlebihan dari operasionalnya.&lt;br /&gt;7. Distributor juga tidak pernah melakukan audit principal.&lt;br /&gt;8. Distributor juga tidak pernah mengelola fasilitas yang diberikan principal.&lt;br /&gt;Berbagai hal yang dilupakan tersebut diatas ternyata cukup mengganggu perkembangan distributor untuk mendapatkan laba. Buku yang sedang ada di tangan anda adalah buku yang sangat menarik karena ditulis berdasarkan berbagai kasus distributor yang ”tidak pernah” untung. Buku ini akan mengulas ”solusi” point-point tersebut di atas secara detail dan gamblang, yang bisa dipraktekan distributor secara langsung, sehingga akhirnya distributor bisa bangkit dan mendapatkan laba maksimal seperti yang diinginkan.&lt;br /&gt; Sekali lagi buku yang sedang anda pegang ini adalah buku yang sangat berharga yang tidak bisa dilewatkan begitu saja untuk tidak dimiliki, khususnya para pemilik distributor, sales manager distributor, sales supervisor, serta investor, para dosen, mahasiswa dan para awam yang ingin belajar mengenai distributorship management untuk aktivitas sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spek : Tebal : 324, Book paper, Harga Rp 70.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkan segera di toko buku- toko buku terdekat di kota Anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-1113139899708094163?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/1113139899708094163/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=1113139899708094163' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/1113139899708094163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/1113139899708094163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2011/03/strategi-melipatgandakan-keuntungan.html' title='STRATEGI MELIPATGANDAKAN KEUNTUNGAN PERUSAHAAN DISTRIBUTOR'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-HZR1Z8AQJ4U/TYLy0BLlbiI/AAAAAAAAAPs/WU5YJeYHtsM/s72-c/Strategi%2Bmelipat%2Bgandakan%2Bkeuntungan%2BPerusahaan%2Bdistributor.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-4277934797155971577</id><published>2011-03-17T22:32:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T22:46:08.826-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku baru'/><title type='text'>STRATEGI MENDIRIKAN PERUSAHAAN DISTRIBUTOR BARU</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-qXlLsVghGa8/TYLwvpfwILI/AAAAAAAAAPk/Pe5uyCvPhV4/s1600/Strategi%2Bmendirikan%2Bdistributor%2Bbaru.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 258px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-qXlLsVghGa8/TYLwvpfwILI/AAAAAAAAAPk/Pe5uyCvPhV4/s400/Strategi%2Bmendirikan%2Bdistributor%2Bbaru.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5585291189276385458" /&gt;&lt;/a&gt; Mendirikan distributor memang tidak mudah, tetapi bagi investor yang mengetahui caranya, maka mendirikan distributor sangat mudah. Oleh sebab itu tidak disangsikan lagi pendiri distributor ternyata dari berbagai latar belakang. Ada yang dari para pemilik toko grosir, professional IT, kontraktor bahkan seorang dokter memiliki usaha ini. Apa saja manfaat yang diterima seorang investor jika membuka distributor : &lt;br /&gt;1. Profit&lt;br /&gt;2. Support penuh dari principal/ produsen.&lt;br /&gt;3. Mengurangi trial &amp; error investor jika ke depan membuka pabrikan sendiri.&lt;br /&gt;4. Manfaat social yaitu menyediakan lapangan kerja masyarakat sekitar.&lt;br /&gt;Buku ini tidak saja mengupas berbagai manfaat seperti dimaksud di atas, tetapi menguraikan banyak hal pernak-pernik dan strategi mendirikan distributor baru, termasuk persiapannya, mulai lahir sampai mendapatkan profit. Untuk itu jangan lewatkan buku yang ada di tangan anda ini untuk tidak dibaca tuntas. Buku ini sangat cocok untuk investor, praktisi penjualan, manager penjualan, sales supervisor dan owner distributor dan generasi kedua sebagai penerusnya, serta para awam yang mempelajari distributorship management sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spek : Tebal : 195 Hal, Book paper, Rp 50.000,-&lt;br /&gt;Dapatkan segera di toko buku-toko buku terdekat di kota anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-4277934797155971577?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/4277934797155971577/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=4277934797155971577' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/4277934797155971577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/4277934797155971577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2011/03/strategi-mendirikan-perusahaan.html' title='STRATEGI MENDIRIKAN PERUSAHAAN DISTRIBUTOR BARU'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-qXlLsVghGa8/TYLwvpfwILI/AAAAAAAAAPk/Pe5uyCvPhV4/s72-c/Strategi%2Bmendirikan%2Bdistributor%2Bbaru.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-4371450318866564843</id><published>2011-03-17T22:23:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T22:31:10.334-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku baru'/><title type='text'>CREATING EFFECTIVE SALES FORCE</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Bagaimana meningkatkan penjualan melalui rancang bangun Sales force yang effective?&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-bRxKIUwm_S4/TYLtd_54CnI/AAAAAAAAAPc/L7_SlX3qznU/s1600/Creating%2BEffective%2BSales%2BForce.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 267px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-bRxKIUwm_S4/TYLtd_54CnI/AAAAAAAAAPc/L7_SlX3qznU/s400/Creating%2BEffective%2BSales%2BForce.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5585287587519007346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sekarang persaingan bisnis semakin ketat. Produk bermutu bukanlah jaminan dalam memenangkan persaingan. Peran distribusi adalah hal lain yang berpengaruh. Tenaga penjualan harus dirancang dengan benar, efisien, dan efektif. Dengan membaca buku ini anda akan tahu bagaimana menyeleksi dan melatih sales force menjadi tenaga penjualan yang handal, bagaimana mengontrol dan mengevaluasi kinerja sales force, dan bagaimana memetakan  area distribusi yang akurat. Semuanya ini kekuatan dahsyat yang harus dimiliki siapa saja yang ingin menang! Buku ini membahas:&lt;br /&gt;• Kondisi persaingan dan fenomena baru dalam penjualan. &lt;br /&gt;• Rencana awal merancang sales force efektif &lt;br /&gt;• Mengorganisasi, menyusun, dan menggerakan sales force &lt;br /&gt;• Teknik implementasi sales force yang efektif &lt;br /&gt;• Pengendalian sales force secara efektif &lt;br /&gt;• Evaluasi kinerja Sales force &lt;br /&gt;• Intisari merancang sales force efektif. &lt;br /&gt;Tebal Buku : 210 hal, HVS, harga langsung cek Toko buku.&lt;br /&gt;Dapatkan di toko buku Gramedia, Toga Mas, Gunung Agung, dan lainnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-4371450318866564843?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/4371450318866564843/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=4371450318866564843' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/4371450318866564843'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/4371450318866564843'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2011/03/creating-effective-sales-force.html' title='CREATING EFFECTIVE SALES FORCE'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-bRxKIUwm_S4/TYLtd_54CnI/AAAAAAAAAPc/L7_SlX3qznU/s72-c/Creating%2BEffective%2BSales%2BForce.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-7787925100561734449</id><published>2011-03-01T02:54:00.000-08:00</published><updated>2011-03-01T03:01:57.335-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku baru'/><title type='text'>THE POWER OF DATA BASE CUSTOMER</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-RrJ-eD463ME/TWzRwi1gFmI/AAAAAAAAAPU/9mD-YSYb_GQ/s1600/The%2Bpower%2Bof%2Bdata%2Bbase%2Bcustomer.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 263px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-RrJ-eD463ME/TWzRwi1gFmI/AAAAAAAAAPU/9mD-YSYb_GQ/s400/The%2Bpower%2Bof%2Bdata%2Bbase%2Bcustomer.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5579064670320334434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ketika seorang penjual ditolak oleh seorang konsumen, yang pertama kali dipikirkan adalah ”kepada siapa lagi ia akan menjual”. Kalau seorang penjual tidak memiliki basic yang kuat dalam mempersiapkan data base pelanggannya, maka yang ia lakukan adalah berputar-putar kian kemari untuk mendapatkan “sasaran” menjualnya. Bagi seorang yang sudah siap dengan data base customernya, ketika ia ditolak ia sudah memiliki “tujuan” kemana ia akan menjual berikutnya. Data base customer akhirnya akan menjadi kompas bagi penjual profesional, sehingga ia tidak takut kehilangan konsumen dalam menjual produk-produknya. Begitu pula dengan adanya data base, salesman perusahaan dapat berkomunikasi timbal balik dengan para pelanggannya. Namun selama ini data base customer tidak pernah dilirik dan dibiarkan begitu saja, baik oleh menejemen perusahaan maupun oleh para penjual, padahal data base customer memiliki sangkut paut dalam meningkatkan penjualan. &lt;br /&gt;Buku yang unik ini sangat menarik untuk dikaji sebab didalamnya akan diulas panjang lebar mengenai:&lt;br /&gt;• Bagaimana memberdayakan data base customer sebagai kompas dalam penjualan?&lt;br /&gt;• Pada sumber apa saja data base customer itu bisa diperoleh?&lt;br /&gt;• Bagaimana mencatat, memilah dan menggolongkan data base customer itu sehingga dapat membantu peningkatan penjualan?&lt;br /&gt;• Mengapa data base menjadi akar CRM (Customer relationship management)?&lt;br /&gt;• Apa fungsi data base dalam peningkatan penjualan?&lt;br /&gt;• Apakah data base bisa digunakan sebagai dasar pembuatan laporan penjualan?&lt;br /&gt;• Bagaimana cara mengamankan data base dari mata-mata pesaing? &lt;br /&gt;Buku ini sangat cocok dan pantas dimiliki oleh investor, praktisi penjualan mulai sales manager, sales supervisor, salesman, marketing manager, supervisor marketing, area sales promotion, para mitra direct selling, dosen dan mahasiswa atau siapa saja yang berminat pada penjualan dan pemasaran masa kini. Buku ini semakin menarik saja karena ditulis oleh praktisi yang telah berpengalaman di sales dan marketing selama 24 tahun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-7787925100561734449?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/7787925100561734449/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=7787925100561734449' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/7787925100561734449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/7787925100561734449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2011/03/power-of-data-base-customer.html' title='THE POWER OF DATA BASE CUSTOMER'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-RrJ-eD463ME/TWzRwi1gFmI/AAAAAAAAAPU/9mD-YSYb_GQ/s72-c/The%2Bpower%2Bof%2Bdata%2Bbase%2Bcustomer.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-1799526096234666918</id><published>2011-02-15T19:29:00.000-08:00</published><updated>2011-03-01T02:54:38.010-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku baru'/><title type='text'>MENJADI PENJUAL PROFESIONAL ALA SUN TZU</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-spTM-Uv2YgI/TWzQIbzl3hI/AAAAAAAAAPM/Eoz_iqG6rbY/s1600/FOTO%2BMNEJADI%2BPENJUAL%2BALA%2BSUN%2BTZU.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 261px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-spTM-Uv2YgI/TWzQIbzl3hI/AAAAAAAAAPM/Eoz_iqG6rbY/s400/FOTO%2BMNEJADI%2BPENJUAL%2BALA%2BSUN%2BTZU.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5579062881726881298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada persaingan bisnis yang semakin kompetitif menjual produk dirasa semakin sulit. Permasalahannya bukannya para penjual tidak bisa melakukan dengan baik. Tetapi persoalan yang paling mendasar adalah para penjual lupa pada akar konsep penjualan itu sendiri. Para penjual karena kepentingan memburu taget maka ia menghalalkan segala cara tanpa mengindahkan kepuasan pelanggan dan konsep re-order. Pada saat penulis membaca buku strategi perang Sun Tzu tiba-tiba menemukan benang merahnya, bahwa antara menjual dan berperang sebenarnya sama. Berperang membutuhkan perencanaan, strategi dan taktik, begitu pula dalam menjual juga dibutuhkan perencanaan, strategi dan taktik. &lt;br /&gt;Supaya berhasil menuju medan perang memerlukan rute perjalanan, sama halnya dalam menjual perlu rute kunjungan agar pelanggan dapat dikelola secara efektif. Panglima perang akan melihat signal peperangan dimulai atau tidak, didalam penjualan ternyata penjual wajib mengetahui signal apakah konsumen berminat membeli atau tidak. Prajurit Sun Tzu selalu menyiapkan peralatan perangnya, begitu pula para penjual akan menyiapkan perangkat menjualnya. Prajurit Sun Tzu jika ingin menang di medan peperangan membutuhkan banyak latihan perang, sedangkan para penjual jika ingin berhasil selalu meningkatkan selling skill. Ketika berangkat ke medan perang prajurit membutuhkan semangat dengan cara menabuh tambur, dan para penjual membutuhkan motivasi secara terus menerus.&lt;br /&gt;Di dalam berperang prajurit Sun Tzu membutuhkan perbekalan, sedangkan pelanggan membutuhkan perbekalan dalam bentuk persediaan produk. Kalau dalam berperang Sun Tzu menyusun strateginya pada bilah-bilah kayu, maka para penjual menyusun angka penjualan dalam bentuk laporan. Prajurit memerlukan penghiburan, sementara itu pelanggan yang membutuhkan entertain. Memenangkan peperangan adalah salah satu cara Sun Tzu memuaskan sang raja, maka para penjual agar berhasil haruslah memuaskan pelanggannya. Akhirnya keberhasilan berperang ternyata tergantung pada kepemimpinan panglima perang, sedangkan keberhasilan penjualan tergantung pada sang leader.&lt;br /&gt;Buku ini sangat menarik karena ditulis oleh sang penulis berdasarkan berbagai pengalaman di sales dan marketing selama kurun waktu 24 tahun di berbagai industri. Buku yang sangat berharga ini patut dimiliki para calon penjual, penjual senior maupun yang berminat pada penjualan untuk meningkatkan keterampilan menjualnya terutama di era yang semakin sulit ini. Good luck &amp; Spirit of Sun Tzu!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-1799526096234666918?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/1799526096234666918/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=1799526096234666918' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/1799526096234666918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/1799526096234666918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2011/02/menjadi-penjual-profesional-ala-sun-tzu.html' title='MENJADI PENJUAL PROFESIONAL ALA SUN TZU'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-spTM-Uv2YgI/TWzQIbzl3hI/AAAAAAAAAPM/Eoz_iqG6rbY/s72-c/FOTO%2BMNEJADI%2BPENJUAL%2BALA%2BSUN%2BTZU.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-7188022487323280695</id><published>2011-02-15T19:20:00.000-08:00</published><updated>2011-02-15T19:26:58.167-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku baru'/><title type='text'>MENJADI SUPLIER HEBAT UNTUK RITEL MODERN</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-lRgJSRcqOak/TVtDrpSXn8I/AAAAAAAAAO8/W8EFGdzxXJ8/s1600/Buku%2BSupplier%2BHebat.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 275px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-lRgJSRcqOak/TVtDrpSXn8I/AAAAAAAAAO8/W8EFGdzxXJ8/s400/Buku%2BSupplier%2BHebat.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5574123380897456066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menjadi pemasok ritel modern (minimarket, supermarket dan hypermarket) tidaklah semudah menjadi pemasok ritel tradisional. Masuk ritel modern seringkali memiliki banyak hambatan, misalnya pemasok harus membayar listing fee, sewa rak, trading term serta program-program lainnya yang nilainya tidak masuk akal. Kondisi ini tentunya bisa menjadi kendala bagi pemasok besar maupun kecil sehingga tidak jarang pemasok menjadi putus asa jika memasok ke ritel modern. &lt;br /&gt;Buku ini bisa menjadi penyegar dan inspirasi bagi pemasok kecil maupun besar sebab akan membahas berbagai strategi atau langkah-langkah apa saja, jika kesulitan menjadi pemasok di ritel modern. Membaca buku ini, pemasok akhirnya bagaikan tungkang sulap, sehingga dengan keterbatasannya malah bisa memasukan produk-produknya ke ritel modern. Apa saja yang dibahas dalam buku ini?&lt;br /&gt;1. Berbagai persiapan sebelum masuk ke ritel modern.&lt;br /&gt;2. Apa saja mekanisme memasok minimarket, supermarket dan hypermarket.&lt;br /&gt;3. Strategi masuk ritel modern dengan berbagai jurus.&lt;br /&gt;4. Strategi mempertahankan produk yang sudah masuk ritel modern agar tidak di-delete dari list produk di ritel modern.&lt;br /&gt;5. Cara menghitung target dan pengembalian investasi masuk ritel modern atas listing fee, sewa rak, trading term serta lainnya.&lt;br /&gt;6. lain-lain mengenai ritel modern.&lt;br /&gt;Buku yang sangat berharga ini amatlah sayang jika tidak dimiliki, terutama bagi pemasok baru maupun lama, para salesman, supervisor, manajer penjualan, serta para pemilik UKM agar produk-produk yang dimasukan ke ritel modern berhasil dengan baik. Buku ini juga cocok untuk para dosen dan mahasiswa yang ingin menambah pengetahuannya pada ilmu ritel management. Jadi jangan tunda lagi untuk memiliki buku yang ditulis oleh penulis berpengalaman bertahun-tahun dan langsung berinteraksi dengan para ritel modern ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-7188022487323280695?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/7188022487323280695/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=7188022487323280695' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/7188022487323280695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/7188022487323280695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2011/02/menjadi-suplier-hebat-untuk-ritel.html' title='MENJADI SUPLIER HEBAT UNTUK RITEL MODERN'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-lRgJSRcqOak/TVtDrpSXn8I/AAAAAAAAAO8/W8EFGdzxXJ8/s72-c/Buku%2BSupplier%2BHebat.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-1201776258064429579</id><published>2010-12-30T18:40:00.000-08:00</published><updated>2012-01-22T19:42:22.701-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku baru'/><title type='text'>CARA CERDAS MENGELOLA SISA UANG BELANJA</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TR1FPCodJ9I/AAAAAAAAAOo/jul5mHN8khk/s1600/IMAGE0001.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5556673639951968210" src="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TR1FPCodJ9I/AAAAAAAAAOo/jul5mHN8khk/s400/IMAGE0001.JPG" style="cursor: hand; float: left; height: 400px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 278px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Orang bilang sangat mustahil bisa membeli investasi dengan sisa uang belanja. Namun kemustahilan itu bisa menjadi nyata kalau anda tahu caranya. Pada umumnya kita tidak pernah memperhatikan perkara yang kecil, sebab perkara yang kecil memang tidak mudah terlihat dibanding perkara yang besar. Seorang ibu yang semula tidak suka belanja dengan uang logam dan selalu menyimpan uang logam itu, setelah 40 tahun kemudian ia bisa berkeliling dunia berkat uang logam itu. Seorang yang semula tidak suka pada uang kumal, akhirnya ia bisa membeli rumah dari uang itu, setelah sekian lama uang kumal itu disimpannya. Kemustahilan bisa menjadi hal yang nyata jika kita mau melakukan. Bukan hanya dari kegiatan menabung yang normal, tetapi mengetahui rahasia-rahasia bagaimana cara mengumpulkan uang dari sisa uang belanja. &lt;br /&gt;Buku ini sangat menarik karena ditulis berdasarkan pengalaman nyata penulisnya, ia akan membagi rahasia-rahasia yang dimiliki agar pembaca tetap siap dalam mempertahankan dan menambah kekayaan. Trik-trik apa saja yang akan dibahas dalam buku ini agar bisa berinvestasi melalui sisa uang belanja :&lt;br /&gt;1. Bagaimana mengelola uang belanja yang berasal dari diri sendiri yang sulit dikelola itu?&lt;br /&gt;2. Bagaimana trik mencari barang murah agar bisa berhemat uang belanja?&lt;br /&gt;3. Apa saja trik unik yang dilakukan agar hemat uang belanja?&lt;br /&gt;4. Bagaimana trik kelola bonus &amp;amp; THR agar bisa sisa?&lt;br /&gt;5. Bagaimana cara membuat catatan agar uang belanja menjadi sisa?&lt;br /&gt;6. Apa yang dimaksud dengan manajemen stapler dan manajemen amplop?&lt;br /&gt;7. Bagaimana trik menghindari konsumerisme?&lt;br /&gt;8. Bagaimana trik menggunakan kartu kredit agar untung?&lt;br /&gt;9. Bagaimana mencari penghasilan tambahan agar uang belanja bisa sisa?&lt;br /&gt;10. Bagaimana kiat membeli barang investasi dari uang sisa belanja?&lt;br /&gt;Buku ini amatlah sayang jika tidak dimiliki karena sangat bermanfaat bagi anda yang sedang mempersiapkan diri untuk menjadi kaya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-1201776258064429579?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/1201776258064429579/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=1201776258064429579' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/1201776258064429579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/1201776258064429579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2010/12/cara-cerdas-mengelola-sisa-uang-belanja.html' title='CARA CERDAS MENGELOLA SISA UANG BELANJA'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TR1FPCodJ9I/AAAAAAAAAOo/jul5mHN8khk/s72-c/IMAGE0001.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-4132402433792232726</id><published>2010-10-07T02:22:00.000-07:00</published><updated>2010-10-07T02:29:33.603-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku baru'/><title type='text'>JANGAN MAU JADI SALES MISKIN</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TK2R_zY1p5I/AAAAAAAAAOc/t5dBwTxm4u0/s1600/Foto+buku+jangan+mau+jadi+sales+miskin.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 268px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TK2R_zY1p5I/AAAAAAAAAOc/t5dBwTxm4u0/s400/Foto+buku+jangan+mau+jadi+sales+miskin.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525232843165640594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesi salesman apa bisa kaya? Pertanyaan seperti ini seringkali muncul, terutama dari kalangan fresh graduate. Mereka khawatir jika memilih karier sebagai sales adalah akhir segalanya. Namun mereka tidak tahu bahwa ternyata banyak orang yang memilih profesi ini menjadi kaya raya. Kemudian temuan yang paling mengejutkan bahwa salesman kaya raya itu ternyata adalah salesman yang tidak mencapai target. Mereka juga suka memutus pelanggan lama dan terus mencari pelanggan baru.&lt;br /&gt;Salesman kaya raya ternyata adalah salesman yang pandai menghabiskan biaya operasional. Ia juga membenci pada nilai uang tertentu sebagai cara menggelembungkan assetnya. Idenya juga meloncat-loncat karena menurutnya investasi yang dibelinya bisa dibayar dengan komisi penjualannya. Ia menggesek kartu kreditnya bukan demi berhutang, sebaliknya demi penyediaan dana agar menghasilkan uang. Sales kaya termasuk pegawai yang berani berhutang, sebab ia memiliki pemahaman yang baik tentang time value of money. Ia cerdik menggunakan faktor kali dan memiliki cara unik dalam membangun kariernya.&lt;br /&gt;Buku ini adalah buku yang menarik dan penuh inspirasi yang patut dibaca para praktisi penjualan, orang awam yang baru terjun pada penjualan, wirausaha maupun owner usaha atau siapa saja yang berminat dalam penjualan. Lebih unik lagi karena buku ini ditulis secara langsung oleh praktisi yang berpengalaman selama 25 tahun dan mendapatkan banyak “keuntungan secara financial” di sales &amp; marketing.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-4132402433792232726?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/4132402433792232726/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=4132402433792232726' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/4132402433792232726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/4132402433792232726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2010/10/jangan-mau-jadi-sales-miskin.html' title='JANGAN MAU JADI SALES MISKIN'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TK2R_zY1p5I/AAAAAAAAAOc/t5dBwTxm4u0/s72-c/Foto+buku+jangan+mau+jadi+sales+miskin.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-7105653449535543508</id><published>2010-07-31T04:19:00.000-07:00</published><updated>2010-07-31T04:24:33.319-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku baru'/><title type='text'>DISTRIBUTION CHANNEL YANG DILUPAKAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TFQHI6mhR_I/AAAAAAAAANk/LwG_tBWN8x0/s1600/IMAGE0004.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 258px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TFQHI6mhR_I/AAAAAAAAANk/LwG_tBWN8x0/s400/IMAGE0004.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5500028894677387250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;TOKO ANDA INGIN UNTUNG BERLIPAT GANDA?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BACA BUKU INI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Distribution Channel paling akhir pada pemasaran produk adalah pengecer. Sayang para pengecer tersebut akhir-akhir ini, selain mulai banyak bermunculan, tetapi juga banyak yang tutup karena bangkrut. Persoalannya distribution channel ini para pengelolanya kurang memahami management yang baik mengelola toko miliknya, apalagi ditengah maraknya hadirnya ritel modern waralaba seperti Alfamart, Indomart, Cyrcle K, serta lainnya, membuat toko pengecer itu semakin redup sebagai saluran distribusi. Mereka mulai tidak profit dan ditinggalkan oleh konsumen karena tidak mau berbenah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini hadir satu buku yang mengupas tuntas tentang toko pengecer tersebut agar bertahan dengan mendapatkan profit yang maksimal di tengah gempuran ritel modern yang semakin merajalela. Buku sederhana tersebut burjudul " Toko Anda Ingin untung berlipat ganda, baca buku ini!" isinya mengupas antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Perhatikan space toko anda dan berdayakan space tersebut untuk disewakan ke supplier.&lt;br /&gt;2.Perhatikan info-info harga baru sebagai peletik keuntungan berganda.&lt;br /&gt;3.Perhatikan upaya-upaya promosi berbiaya murah agar toko anda dikunjungi konsumen.&lt;br /&gt;4.Perhatikan upaya-upaya kerja sama dengan supplier sebagai sumber pemberi keuntungan.&lt;br /&gt;5.Perhatikan wajah toko agar tetap dikunjungi konsumen.&lt;br /&gt;6.Serta lainnya di kupas tuntas di buku tersebut diatas.&lt;br /&gt;Buku ini selain ditujukan untuk pemilik toko, juga praktisi dari berbagai produk seperti FMCG (fast moving consumer good) serta lainnya yang menggunakan distribution channel ini sebagai rantai pemasaran produk mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gramedia, Tebal halaman 233, Bookpaper, harga Rp 55.000,-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-7105653449535543508?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/7105653449535543508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=7105653449535543508' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/7105653449535543508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/7105653449535543508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2010/07/distribution-channel-yang-dilupakan.html' title='DISTRIBUTION CHANNEL YANG DILUPAKAN'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TFQHI6mhR_I/AAAAAAAAANk/LwG_tBWN8x0/s72-c/IMAGE0004.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-2286898738955118594</id><published>2010-07-22T19:11:00.000-07:00</published><updated>2010-08-09T05:23:23.367-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan'/><title type='text'>WORK SHOP SUKSES MENGELOLA TOKO ECERAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TF_zAfCqqEI/AAAAAAAAAOM/J1wzNoYJCc4/s1600/100_1102.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TF_zAfCqqEI/AAAAAAAAAOM/J1wzNoYJCc4/s400/100_1102.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503384459328268354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TF_zAPKaE5I/AAAAAAAAAOE/Nf43yraxjPM/s1600/100_1073.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TF_zAPKaE5I/AAAAAAAAAOE/Nf43yraxjPM/s400/100_1073.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503384455065768850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TF_y_t85kJI/AAAAAAAAAN8/zvtkHZ7Rq64/s1600/100_1074.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TF_y_t85kJI/AAAAAAAAAN8/zvtkHZ7Rq64/s400/100_1074.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503384446150742162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TF_y_OE55II/AAAAAAAAAN0/_PbTveFhhpc/s1600/100_1078.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TF_y_OE55II/AAAAAAAAAN0/_PbTveFhhpc/s400/100_1078.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503384437594383490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TF_y-8yn9DI/AAAAAAAAANs/T51w1yXCFCg/s1600/100_1099.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TF_y-8yn9DI/AAAAAAAAANs/T51w1yXCFCg/s400/100_1099.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503384432954307634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Toko eceran merupakan saluran distribusi terjauh dari rangkaian logistik barang dagangan produsen. Sedangkan yang disebut dengan toko eceran adalah toko yang menjual barang yang dihasilkan produsen untuk dijual ke pengguna akhir yaitu konsumen. Sedangkan usaha toko eceran memiliki populasi yang terbesar, yang dilatar belakangi oleh kebutuhan produsen dalam memasarkan produk sampai konsumen akhir yang jumlahnya jutaan orang. Sehingga siapapun yang memiliki modal cukup memadai dapat memasuki industri perdagangan eceran dengan mudah. &lt;br /&gt;Kemudahan masuk dalam bisnis ini menimbulkan semakin meningkatnya industri eceran dengan masuknya toko modern berjejaring, sehingga toko eceran yang dikelola dengan cara tradisional terdesak oleh hadirnya toko eceran modern tersebut. &lt;br /&gt;Menghadapi persaingan yang begitu ketat menimbulkan reaksi bagi pemilik toko eceran tradisional sehingga toko eceran tradisional sangat membutuhkan informasi dalam mengimbangi persaingan dengan toko modern berupa : konsep-konsep baru dalam mengelola toko eceran hingga bisa bersaing dengan toko modern. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Materi Yang dibahas:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toko eceran tradisional vs toko modern &lt;br /&gt;Teknik mengelola barang dagangan (merchandising management) &lt;br /&gt;Teknik berhubungan dengan supplier &lt;br /&gt;Rahasia pemasaran produk perusahaan&lt;br /&gt;Teknik mengelola operasi toko &lt;br /&gt;Teknik mengelola layanan toko &lt;br /&gt;Teknik mengelola organisasi dan manajemen toko &lt;br /&gt;Teknik menyusun rencana usaha &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat : Restoran Agis – Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadwal : 4 Agustus 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Durasi : 6 Jam (09.00 – 16.00 WIB)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trainer : Frans M. Royan, SE,MM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Investasi : Rp 500.000,- (10 Orang @ Rp 375.000,-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bonus : 1 exemplar buku untuk 30 pendaftar pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan : Tempat terbatas.&lt;br /&gt;Contak  : 0818521172&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-2286898738955118594?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/2286898738955118594/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=2286898738955118594' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/2286898738955118594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/2286898738955118594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2010/07/work-shop-sukses-mengelola-toko-eceran.html' title='WORK SHOP SUKSES MENGELOLA TOKO ECERAN'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TF_zAfCqqEI/AAAAAAAAAOM/J1wzNoYJCc4/s72-c/100_1102.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-8265771058208977597</id><published>2010-07-22T00:02:00.000-07:00</published><updated>2012-01-22T19:43:30.280-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agenda Training'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Workshop'/><title type='text'>TOKO SEBAGAI RANTAI DISTRIBUSI</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TEgCDIu8JrI/AAAAAAAAANc/DYv454qz6s4/s1600/P1120878.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496645598112917170" src="http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TEgCDIu8JrI/AAAAAAAAANc/DYv454qz6s4/s400/P1120878.JPG" style="cursor: hand; display: block; height: 300px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TEgCCiSDfMI/AAAAAAAAANU/VjWhAkzNqzM/s1600/P1120850.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496645587791215810" src="http://4.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TEgCCiSDfMI/AAAAAAAAANU/VjWhAkzNqzM/s400/P1120850.JPG" style="cursor: hand; display: block; height: 300px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TEgCCQV1hJI/AAAAAAAAANM/5VzOrjpbWOg/s1600/P1120798.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496645582975239314" src="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TEgCCQV1hJI/AAAAAAAAANM/5VzOrjpbWOg/s400/P1120798.JPG" style="cursor: hand; display: block; height: 300px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TEgCCPPTZLI/AAAAAAAAANE/oeIBwdZO6No/s1600/P1120797.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496645582679401650" src="http://2.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TEgCCPPTZLI/AAAAAAAAANE/oeIBwdZO6No/s400/P1120797.JPG" style="cursor: hand; display: block; height: 300px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TEgCB-_NW7I/AAAAAAAAAM8/nqP2XPU6aIQ/s1600/DSCN0162.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496645578316929970" src="http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TEgCB-_NW7I/AAAAAAAAAM8/nqP2XPU6aIQ/s400/DSCN0162.JPG" style="cursor: hand; display: block; height: 300px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada saat ini persaingan pemasaran produk semakin ketat. Rantai distribusi paling akhir yang menjadi sapi perah adalah para Toko pengecer. Di Toko pengecer inilah produsen berusaha semaksimal mungkin memberdayakan, baik selling in dan selling out. Tapi sayang sampai hari ini para Toko pengecer ini, terutama yang masih tradisional hidupnya kembang kempis oleh desakan toko modern yang semakin bertebaran. Sementara toko modern telah memiliki pengetahuan cukup baik mengenai berbagai hal seperti merchandising, visible dan availabale, display, serta berbagai istilah yang mendorong impulse buying. Para pengelola toko pengecer tidak tahu dan sadar kalau apa yang selama ini didorong bahkan setengah dipaksakan agar produk-produk dipajang di etalse dan rak adalah wujud mengatasi perang berkepanjangan dalam memasarkan produk.&lt;br /&gt;Belum lagi layanan yang diberikan para pengecer tradisional, amat berbeda dengan toko modern. Kondisi ruangan, udara dalam ruangan, keharuman ruangan dan suara di dalam ruangan kondisi lebih baik di toko modern. Toko pengecer juga belum memahami bahwa hubungan dengan supplier sangat penting untuk perkembangan toko. Mereka menganggap bisa jualan kalau bisa jual murah. Mereka mengganggap bahwa sekarang ini sudah tidak bisa bersaing dengan para toko modern. banyak sekali keluhan dan keputusasaan mereka yang tercermin dari wajah-wajahnya. Oleh sebab itu ketika Petro Kimia mulai membina mereka dengan memberikan pelatihan agar usaha mereka bisa maju, berkembang dan meraih penjualan yang cukup baik. maka mereka dengan antusias mengikuti pelatihan itu, meskipun durasi latihan 6 jam sehari selama 3 hari, dari mereka tetap semangat. SEKARANG PERTANYAANNYA, SIAPA YANG MAU PERDULI TERHADAP PENGEMBANGAN TOKO ECERAN MEREKA. MANA PRODUSEN DAN SUPPLIER YANG MEMASOK TOKO PENGECER TERSEBUT. TIDAKAH TERSENTUH HATINYA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SKILL MEREKA AGAR BISA TETAP MENJADI RANTAI DISTRIBUSI YANG PALING AKHIR.&lt;br /&gt;KAMI MENGUNDANG PERUSAHAAN-PERUSAHAAN SEPERTI : UNILEVER, WING SURYA, HM. SAMPOERNA, DANONE, KRAF, GARUDA FOOD, P&amp;amp;G, PT. SOFTEX INDONESIA, SERTA PERUSAHAAN LAINNYA UNTUK BANTU MEREKA AGAR MEREKA TETAP SURVIVE DI TENGAH GELOMBANG PERSAINGAN YANG BEGITU DAHSYAT!!!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-8265771058208977597?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/8265771058208977597/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=8265771058208977597' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/8265771058208977597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/8265771058208977597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2010/07/toko-sebagai-rantai-distribusi.html' title='TOKO SEBAGAI RANTAI DISTRIBUSI'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/TEgCDIu8JrI/AAAAAAAAANc/DYv454qz6s4/s72-c/P1120878.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-1983520594935074260</id><published>2010-05-10T06:13:00.000-07:00</published><updated>2012-01-22T19:44:12.024-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agenda Training'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Workshop'/><title type='text'>IN HOUSE TRAINING DI PT. UNZA VITALIS</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S-gIC7WLBXI/AAAAAAAAAMw/kUHRk72kkmo/s1600/100_0907.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5469630593824916850" src="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S-gIC7WLBXI/AAAAAAAAAMw/kUHRk72kkmo/s400/100_0907.jpg" style="cursor: hand; display: block; height: 300px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S-gICMo18XI/AAAAAAAAAMo/HRSGhSjTRAg/s1600/100_0904.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5469630581286760818" src="http://4.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S-gICMo18XI/AAAAAAAAAMo/HRSGhSjTRAg/s400/100_0904.jpg" style="cursor: hand; display: block; height: 300px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S-gIBtu4-RI/AAAAAAAAAMg/OlNBAqzY8HA/s1600/100_0900.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5469630572990626066" src="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S-gIBtu4-RI/AAAAAAAAAMg/OlNBAqzY8HA/s400/100_0900.jpg" style="cursor: hand; display: block; height: 300px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S-gIA1-96aI/AAAAAAAAAMY/sdZ8qR9yuH8/s1600/100_0898.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5469630558025673122" src="http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S-gIA1-96aI/AAAAAAAAAMY/sdZ8qR9yuH8/s400/100_0898.jpg" style="cursor: hand; display: block; height: 300px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesuksesan sebuah Perusahaan ternyata mengelola proses dengan benar sangat menentukan keberhasilan. Sering perusahaan melupakan ini, bahkan perusahaan lebih banyak menuntut hasil dibanding berbenah dalam proses. Saya ucapkan selamat pada PT. Unza Vitalis yang telah mengelola prosesnya dengan baik. Bukti nyata Per...usahaan ini adalah berbenah pada team sales Forcenya dengan selenggarakan pelatihan Distriubutorship management pada Konvensi Nasional yang di Hadiri 200 orang. Selamat Mr Tjoa Hock Wie &amp;amp; team.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-1983520594935074260?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/1983520594935074260/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=1983520594935074260' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/1983520594935074260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/1983520594935074260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2010/05/in-house-training-di-pt-unza-vitalis.html' title='IN HOUSE TRAINING DI PT. UNZA VITALIS'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S-gIC7WLBXI/AAAAAAAAAMw/kUHRk72kkmo/s72-c/100_0907.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-7405259158944123748</id><published>2010-03-04T17:36:00.000-08:00</published><updated>2011-11-21T20:32:06.422-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seminar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agenda Training'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Workshop'/><title type='text'>AGENDA IN HOUSE TRAINING, WORKSHOP &amp; SEMINAR</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;AGENDA PUBLIC SEMINAR/WORKSHOP BULAN DESEMBER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA &lt;br /&gt;Topik : Distributorship management&lt;br /&gt;Tempat : Hotel Ibis - Jakarta&lt;br /&gt;Jadwal : 10 Desember 2011&lt;br /&gt;Durasi : 6 Jam ( 09.00 - 17.00 WIB)&lt;br /&gt;Pembicara : Frans M. Royan, SE, MM&lt;br /&gt;Investasi : Rp1.750.000.-&lt;br /&gt;Early bird : Rp 1.500.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BANDUNG &lt;br /&gt;Topik : Distributorship management untuk Bisnis Pulsa&lt;br /&gt;Tempat : Hotel Aston -Bandung&lt;br /&gt;Jadwal : 17 Desember 2011&lt;br /&gt;Durasi : 6 Jam ( 09.00 - 17.00 WIB)&lt;br /&gt;Pembicara : Frans M. Royan, SE, MM&lt;br /&gt;Investasi : Rp1.750.000.-&lt;br /&gt;Early bird : Rp 1.500.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AGENDA IN HOUSE TRAINING "YOUNG THE PROFESIONAL DEVELOPMENT PROGRAM"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topik  : Retail Management&lt;br /&gt;Tempat : SSC Togamas Petra - Pucang Anom Surabaya&lt;br /&gt;Jadwal : Maret- April (16 x pertemuan)&lt;br /&gt;Durasi : 2 Jam (09.00-11.00 WIB)&lt;br /&gt;Trainer: Frans M. Royan, SE,MM, Jenu Widjaja Tanjung, SE,MM,CPM (Asia),&lt;br /&gt;Roy Kurniawan,ST,MM,CPM (Asia), Intarlegabudi,SE&lt;br /&gt;Investasi: Rp 1.500.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topik  : Sales management&lt;br /&gt;Tempat : SSC Togamas Petra - Pucang Anom Surabaya&lt;br /&gt;Tanggal: Maret - April ( 16 x pertemuan)&lt;br /&gt;Durasi : 2 Jam (09.00-11.00 WIB)&lt;br /&gt;Trainer: Frans M. Royan, SE,MM, Jenu Widjaja Tanjung, SE,MM,CPM (Asia),&lt;br /&gt;Roy Kurniawan,ST,MM,CPM (Asia), Intarlegabudi,SE, Drs.Syachrani Said.&lt;br /&gt;Investasi: Rp 1.500.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AGENDA " PROFESSIONAL DEVELOPMENT PROGRAM" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topik  : Partnership Professional selling&lt;br /&gt;Tempat : SSC Togamas Petra - Pucang Anom Surabaya&lt;br /&gt;Tanggal: Maret - April ( 8 x pertemuan)&lt;br /&gt;Durasi : 2 Jam ( Jumat &amp;amp; Sabtu - 13.00-15.00 WIB)&lt;br /&gt;Trainer: Frans M. Royan, SE,MM, Jenu Widjaja Tanjung, SE,MM,CPM (Asia),&lt;br /&gt;Roy Kurniawan,ST,MM,CPM (Asia), Intarlegabudi,SE, Drs.Syachrani Said.&lt;br /&gt;Investasi: Rp 600.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topik  : Sales Supervisory Effectivly&lt;br /&gt;Tempat : SSC Togamas Petra - Pucang Anom Surabaya&lt;br /&gt;Tanggal: Maret - April ( 8 x pertemuan)&lt;br /&gt;Durasi : 2 Jam ( Selasa &amp;amp; Kamis - 18.30-20.30 WIB)&lt;br /&gt;Trainer: Frans M. Royan, SE,MM, Jenu Widjaja Tanjung, SE,MM,CPM (Asia),&lt;br /&gt;Roy Kurniawan,ST,MM,CPM (Asia), Intarlegabudi,SE, Drs.Syachrani Said.&lt;br /&gt;Investasi: Rp 800.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buruan daftar isi kelas maksimum : 20 Orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungi : Frans ( 0818521172), Bintari (081553310652)------------------------&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-7405259158944123748?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/7405259158944123748/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=7405259158944123748' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/7405259158944123748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/7405259158944123748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2010/03/agenda-in-house-training-workshop.html' title='AGENDA IN HOUSE TRAINING, WORKSHOP &amp; SEMINAR'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-9113672277708994631</id><published>2010-02-26T17:49:00.000-08:00</published><updated>2010-02-26T17:57:45.493-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku baru'/><title type='text'>TETAP KAYA DIMASA SULIT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S4h7B2YwkDI/AAAAAAAAAMQ/yArwzYMbNpE/s1600-h/IMAGE0001.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 266px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S4h7B2YwkDI/AAAAAAAAAMQ/yArwzYMbNpE/s400/IMAGE0001.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5442735421386690610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hidup tetap kaya adalah idaman semua orang, terutama di masa sulit dan krisis. Tetapi tetap kaya yang bagaimana? Apakah tetap kaya dengan perasaan was-was? Apakah tetap kaya tanpa memperdulikan orang lain? Atau tetap kaya tetapi tetap sehat, sejahterah dan dapat membantu orang lain. Tentu orang akan memilih yang terakhir. Namun sayang banyak orang gagal sampai ke sana, sebab mereka memiliki empat sebab kegagalan umum, yaitu : tidak menabung, boros, berada pada pekerjaan sama meski kontribusi keuangannya minim dan malas mencari sumber penghasilan baru. &lt;br /&gt; Itu sebagian rahasia yang baru terungkap. Rahasia lain lebih mengejutkan lagi. Orang kaya meski memiliki uang, ia masih berhutang dan pintar mengelola cicilannya agar tidak macet. Kalau memiliki kartu kredit, kartu kreditnya tidak hanya sebagai penyedia dana, tetapi menjadi sumber pemberi dana. Orang tetap kaya adalah orang yang mau dan mampu mencari sumber penghasilan baru melalui bakat dan hobbinya. Selain itu ia lihai dalam berinvestasi, dan ia tahu dimana ia bisa mengembangkan uangnya. Orang tetap kaya itu sama seperti seorang penjaga alam. &lt;br /&gt;Rahasia untuk tetap kaya sebenarnya tidak itu saja, siklus karier yang sempurna juga membuatnya kaya. Akan tetapi, jika ia berhasil dalam karier dan mengabaikan untuk menjaga uang, dan mengembangkan uang agar bekerja untuknya, maka siklus karier yang sempurna bagaimanapun akan sia-sia. Apa siklus karier itu, dan bagaimana meraihnya? Setelah itu ternyata orang kaya memiliki habitus yang tidak dimiliki orang pada umumnya. Apa habitus itu? Buku ini akan memaparkannya.&lt;br /&gt;  Buku ini sangat menarik karena menggunakan contoh-contoh kehidupan sehari-hari yang mudah dicerna dan mudah dipraktekan agar orang tetap kaya. Oleh sebab itu jangan sia-siakan untuk memiliki buku yang berharga ini agar anda tetap kaya, sehat, sejahtera dan dapat membantu orang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-9113672277708994631?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/9113672277708994631/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=9113672277708994631' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/9113672277708994631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/9113672277708994631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2010/02/tetap-kaya-dimasa-sulit.html' title='TETAP KAYA DIMASA SULIT'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S4h7B2YwkDI/AAAAAAAAAMQ/yArwzYMbNpE/s72-c/IMAGE0001.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-3819398143079242310</id><published>2010-02-26T17:36:00.000-08:00</published><updated>2010-02-26T17:59:17.606-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Layanan'/><title type='text'>LAYANAN IN HOUSE TRAINING (MATERI &amp; FEE)</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MATERI SEMINAR &amp; WORKSHOP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topik materi seminar:&lt;br /&gt;1. Account Receivable Sales Force&lt;br /&gt;2. The Secret of Sales Majic&lt;br /&gt;3. Creating Effective Sales Force Team&lt;br /&gt;4. Negotiation in Consultative selling&lt;br /&gt;5. Market Intelligence&lt;br /&gt;6. Sun Tzu – Creating Distribution Strategy&lt;br /&gt;7. Smart Launching New Product&lt;br /&gt;8. Sales Force Territory Management&lt;br /&gt;9. Boosting Sales Promotion Girl Performance&lt;br /&gt;10. Time table for marketing plan&lt;br /&gt;11. Distributorship management&lt;br /&gt;12. Cluster Strategi (Bagaimana berpromosi secara efektif)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;LAMPIRAN TOPIK SEMINAR &amp; WORKSHOP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Account Receivable Sales Force”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penjualan produk yang berhasil di pasar belum tentu berhasil secara keuangan. Bahkan para marketer seringkali melupakan bagian ini. Beberapa sebabnya antara lain adalah adanya pengelolaan keuangan penjualan yang buruk, tidak ada aturan main yang jelas mengenai jangka waktu pembayaran yang dibuat sales force dan penyelesaian piutang serta sangsi dan tanggung jawab sales force, kurang kontrol dan adanya penyelewengan yang dilakukan oleh sales force maupun pelanggan.  Apalagi di masa sulit ini, para pelanggan yang mengandalkan perputaran uang dari supplier mengalami kesulitan bayar pada distributor/ principal. Apa yang harus dilakukan oleh pemilik usaha? Salah satu jalan adalah memperketat pemberian kredit dan meningkatkan kemampuan para sales force/collector untuk melakukan penagihan.&lt;br /&gt;Pada materi ini peserta diajarkan:&lt;br /&gt;1. Bagaimana melakukan pencatatan transaksi penjualan dengan benar.&lt;br /&gt;2. Membuat file fisik piutang penjualan secara akurat.&lt;br /&gt;3. Menetapkan strategi pengelolaan piutang menggunakan rute perjalanan.&lt;br /&gt;4. Melakukan negosiasi dan mengetahui isyarat bahasa tubuh pelanggan yang berbohong.&lt;br /&gt;5. Memasukan piutang penjualan sebagai performance indicator dan insentif salesman.&lt;br /&gt;6. Melakukan audit piutang penjualan di kantor dan di lapangan.&lt;br /&gt;7. Bagaimana menetapkan aturan main serta tanggung jawab sales force terhadap piutang penjualan bad debt.&lt;br /&gt;8. Mengatasi sampai tuntas piutang penjualan bermasalah dan bagaimana menetapkan status piutang penjualan sebagai piutang bed debt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terget Peserta : Sales Supervisor, Sales manager, Account manager, Salesman &amp;  Collector.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Durasi  : 6 Jam&lt;br /&gt;Fee   : Rp 15.000.000,-&lt;br /&gt;Luar kota  : plus biaya accomodasi &amp; transportasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“The Secret of Sales Majic”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saat ini menjual tidak mudah lagi, apalagi banyak pilihan produk yang ditawarkan sehingga ketika konsumen hendak membeli akhirnya dibatalkan karena tidak bisa membuat keputusan. Setelah proses selling berjalan dengan baik, namun salesman tidak bisa melakukan closing. Kendala utama adalah salesman tidak bisa melihat dengan jeli kebutuhan dan keinginan pelanggan melalui gerakan isyarat (bahasa tubuhnya). Kegagalan ini sering terjadi dan salesman tidak menyadari, ia mengira bahwa keberhasilan seorang sales force menjual adalah pintar berbicara. Tapi kenyataannya tidak, sebaliknya sales force yang berhasil ternyata bukan hanya pintar berbicara tetapi pintar menyimak apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh pelanggan. Salah satu indikator yang sering membantu keberhasilan sales force adalah mengetahui signal dari gerakan isyarat konsumen.&lt;br /&gt;Pada materi ini peserta diajarkan:&lt;br /&gt;1. Bagaimana mengetahui pikiran konsumen melalui gerakan telapak tangan, isyarat mata, gerakan dengan alat bantu, dan anggota tubuh lainnya. &lt;br /&gt;2. Memahami arti berbagai gerakan tubuh salesman bisa: menghemat waktu, berbicara yang tidak perlu, tepat pada sasaran, meraih omzet terbanyak dengan cepat, membantu mengambil keputusan dengan cepat, menyediakan produk dengan tepat, sebagai pengenalan dan jalan pembuka, meningkatkan jumlah kunjungan, meninggalkan konsumen tanpa sakit hati dan menutup penjualan win-win solution. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target peserta : Sales Supervisor, Salesman, Merchandiser, Sales promotion girl, customer service, pelayan toko/ customer service.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Durasi  : 4 Jam&lt;br /&gt;Fee  : Rp 15.000.000,-&lt;br /&gt;Luar kota  : plus biaya accomodasi &amp; transportasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Creating Effective Sales Force Team”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada kondisi persaingan yang semakin ketat, kini perusahaan tidak hanya dituntut untuk memproduksi produk yang bermutu bagus, memiliki harga bersaing dan memiliki kesanggupan berpromosi. Tetapi peran distribusi saat ini memiliki arti yang sangat besar dalam memasarkan produk. Oleh karenanya perusahaan mau tidak mau harus berhubungan dengan tenaga penjualan yang harus dirancang dengan benar, efisien dan efektif. Bagaimana cara merancang sales force agar efektif dan efisien? Tentunya diperlukan pengetahuan dan kecakapan dalam penyeleksian awal, melatihnya dan memetakan area distribusi agar dapat dikerjakan secara maksimal oleh sales force. &lt;br /&gt;Pada materi ini peserta diajarkan:&lt;br /&gt;1. Bagaimana membuat rencana awal merancang sales force efektif, mengorganisasi, menyusun dan menggerakan sales force.&lt;br /&gt;2. Teknik implementasi sales force yang efektif yang berhubungan dengan negosiasi.&lt;br /&gt;3. Merancang remunerasi dan insentif sales force secara efektif.&lt;br /&gt;4. Pengendalian sales force secara efektif.&lt;br /&gt;5. Evaluasi kinerja sales force.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target peserta : Sales manager, sales supervisor, calon sales supervisor, operation manager distributor dan Owner distributor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Durasi : 6 Jam&lt;br /&gt;Fee: Rp 15.000.000,-&lt;br /&gt;Luar kota : plus biaya accomodasi &amp; transportasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Negotiation in Consultative selling”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada materi consultative selling kemampuan jual salesman dilihat dari seberapa kreatif ia sebagai seorang salesman dalam menjual produknya. Ia tidak hanya sekedar mengejar pada tujuan penutupan penjualan, tetapi ia lebih berperan sebagai seorang konsultan sehingga pelanggan merasa menemukan solusi terhadap ide-ide yang diberikan oleh sales force. Misalnya ketika perusahaan mengalami kesulitan mendapatkan bahan baku tertentu, salesman mencoba membantu memecahkan masalah memberikan saran dan ide-ide yang menarik pada customer dengan cara merefrensikan pada relasi lainnya. Salesman akan melakukan negosiasi dengan menggunakan konsesi-konsesi mutakhir yang tidak diajarkan dalam pembelajaran lainnya.  &lt;br /&gt;Pada materi ini peserta diajarkan:&lt;br /&gt;1. Bagaimana berkomunikasi secara efektif dengan customer&lt;br /&gt;2. Bagaimana  membentuk sikap mental sales force dalam consultaive selling.&lt;br /&gt;3. Proses penting apa saja dalam consultative selling.&lt;br /&gt;4. Pemanfaatan management waktu dan tool kit modern: fax, email serta telephon, dalam melakukan negosiasi.&lt;br /&gt;5. Belajar konsesi melalui gambit awal, tengah serta akhir yang merupakan seni  negosiasi mutakhir masa kini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target peserta : Sales Manager, sales supervisor, salesman, collector &amp; customer service. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Durasi   : 4 Jam&lt;br /&gt;Fee  : Rp 15.000.000,-&lt;br /&gt;Luar kota  : plus biaya accomodasi &amp; transportasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Market Intelligence”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hasil survey dari The New Century Group (NLG), mengatakan bahwa hanya seperempat dari organisasi di Asia selatan (termasuk Indonesia) yang menggunakan solusi market intelligence. Bagian ini seringkali dianggap belum saatnya untuk digunakan, meskipun sebenarnya pelaku market intelligence bisa dari orang-orang kita. Jika di perusahaan swasta misalnya salesman, SPG dan MD. Oleh sebab itu jangan lupakan bagian ini, tanpa market intelligence perusahaan tidak bisa mengambil keputusan yang tepat. Market intelligence yang dikelola lebih awal adalah cara menyelamatkan perusahaan dari desakan pesaing maupun kehancuran perusahaan.&lt;br /&gt;Pada materi ini peserta diajarkan:&lt;br /&gt;1. Berbagai manfaat penting kegiatan market intelligence.&lt;br /&gt;2. Bagaimana cara menghindari market intelligence pesaing dan memproteksi rahasia penting perusahaan.&lt;br /&gt;3. Mengelola informasi market intelligence menjadi bahan pertimbangan strategi perusahaan yang baru.&lt;br /&gt;4. Mengelola informasi market intelligence menjadi program unggulan perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target peserta : Marketing manager, Supervisor marketing, Sales Manager, sales supervisor. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Durasi   : 4 Jam&lt;br /&gt;Fee  : Rp 15.000.000,-&lt;br /&gt;Luar kota  : plus biaya accomodasi &amp; transportasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Sun Tzu – Creating Distribution Strategy”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pendistribusian produk kerap kali menjadi masalah serius yang dihadapi oleh banyak perusahaan. Tidak sedikit yang mengalami kerugian akibat hilangnya peluang penjualan, gara-gara produk tersebut tidak terdistribusikan secara baik dan optimal. Iklan dan promosi sudah digenjot habis dengan biaya yang tidak sedikit, namun penjualan tersendat karena produk tidak tersedia di pasar dan konsumen sulit mendapatkannya. Distribusi merupakan salah satu kunci keberhasilan penjualan produk, distributor dan principalpun masih kesulitan mendapatkan strategi agar produknya dapat diperoleh dengan mudah dan cepat oleh konsumennya di manapun. Strategi andalan pilihan satu-satunya adalah menggunakan strategi perang Sun Tzu. Sun Tzu adalah panglima perang yang hidup 2000 tahun lalu tetapi sampai kini strategi perangnya masih relevan dengan perang pemasaran masa kini. Strategi perang Sun Tzu mirip sekali dengan aplikasi strategi distribusi, oleh sebab itu ketahuilah rahasianya bagaimana Sun Tzu memenangkan seribu pertempuran tanpa harus berperang. &lt;br /&gt;Pada materi ini peserta diajarkan:&lt;br /&gt;1. Bagaimana merencanakan distribusi lengkap dengan strategi dan taktiknya.&lt;br /&gt;2. Bagaimana menggerakan peperangan saat produk di lempar ke pasar.&lt;br /&gt;3. Melakukan tipu muslihat penyerbuan, taktik pagelaran, menggerakan pasukan (armada penjualan).&lt;br /&gt;4. Mengetahui titik lemah dan kuat pesaing, mengenali macam-macam daerah sasaran distribusi sesuai filosofi Sun Tzu.&lt;br /&gt;5. Bagaimana menggunakan mata-mata pemasaran khususnya pada distribusi produk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target Peserta : Marketing manager, Sales Manager, Supervisor marketing, Sales supervisor.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Durasi   : 6 Jam&lt;br /&gt;Fee  : Rp 25.000.000,- &lt;br /&gt;Luar kota  : plus biaya accomodasi &amp; transportasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Smart Launching New Product”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hasil survey salah satu lembaga riset di Amerika, ternyata dari merek-merek yang diluncurkan pertama kali, sebesar 95% gagal di pasar! Sedangkan Philip Kotler mengatakan : ” Saya kecewa sekaligus terkejut karena ada begitu banyaknya produk baru yang gagal dipasaran. Jumlah ini terus meningkat. Rata-rata sekitar 80% dari produk consumer good baru gagal, dan 30% dari penawaran business to business baru mengalami kegagalan.” Apa yang menyebabkan kegagalan itu? Ternyata sebabnya adalah kesalahan-kesalahan kecil yang tidak diantisipasi bahkan dianggap remeh sekali, misalnya fitur produk tidak komunikatif, baik contex dan content-nya. Kesalahan dalam memposisikan produk, pemberian harga, cara mempromosikan maupun dalam pendistribusian produknya, juga  tidak mengetahui pentingnya untuk mengerti, melayani dan memuaskan kebutuhan pelanggan. Untuk itu agar produk baru yang lounching pertama kali tidak gagal ikuti seminar ini. &lt;br /&gt;Pada materi ini peserta diajarkan:&lt;br /&gt;1. Bagaimana mendapatkan ide produk baru.&lt;br /&gt;2. Bagaimana menciptakan kemasan yang menjual. &lt;br /&gt;3. Apa yang harus dilakukan sebelum memasarkan produk.&lt;br /&gt;4. Bagaimana strategi mengembangkan brand baru.&lt;br /&gt;5. Bagaimana melakukan Segmentasi, targeting dan positioning.&lt;br /&gt;6. Bagaimana menetapkan harga, melakukan promosi, bagaimana membangun channel of distribution.&lt;br /&gt;7. Bagaimana melakukan persiapan lounching. &lt;br /&gt;8. Bagaimana melakukan selling in dan menciptakan selling out.&lt;br /&gt;9. Bagaimana menciptakan kepuasan pelanggan. &lt;br /&gt;10. Bagaimana melakukan evaluasi serta mempertahankan produk yang sukses agar tetap bertahan di pasar.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target peserta : Marketing Manager, Sales manager, Brand manager, Product manager, Sales supervisor dan Marketing supervisor.&lt;br /&gt;Durasi   : 12 Jam&lt;br /&gt;Fee  : Rp 40.000.000,- &lt;br /&gt;Luar kota  : plus biaya accomodasi &amp; transportasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Sales Force Territory Management”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selama ini dalam meningkatkan penjualan, pembelajaran yang paling sering ditekankan oleh pengusaha adalah personal selling skill salesman. Setinggi apapun personal selling skill salesman tidak akan berguna jika tidak menguasai wilayah penjualan. Sebaliknya jika personal selling skill salesman tinggi dan menguasai wilayah penjualannya, maka skill salesman semakin komplit. Terutama disaat-saat sulit seperti sekarang ini, sebab salesman perlu terus menambah jumlah pelanggan di wilayah penjualannya. Sales territory tidak kalah pentingnya dengan personal selling skill salesman, oleh sebab itu salesman tidak boleh mengabaikan ilmu wilayah penjualan ini. Pengelolaan wilayah penjualan yang efektif dapat menimbulkan rutinitas kunjungan, sehingga dapat membantu pelanggan memprediksikan pembelian dan pembayarannya.&lt;br /&gt;Pada materi ini peserta diajarkan:&lt;br /&gt;1. Membahas berbagai hal mengenai sales territory management dan philosopy-nya&lt;br /&gt;2. Manfaat sales territory management&lt;br /&gt;3. Berbagai elemen sales territory management&lt;br /&gt;4. Strategy mengelola wilayah penjualan&lt;br /&gt;5. Bagaimana mendesain rute kunjungan yang efektif.&lt;br /&gt;6. Mengukur efektifitas rute kunjungan dan manfaat rute kunjungan.&lt;br /&gt;7. Konsep SCP (spreading, coverage &amp; penetration).&lt;br /&gt;8. Sales territory terhadap sales proses, sales territory terhadap pengelolaan account receivable, sales territory terhadap metode delivery blocking,&lt;br /&gt;9. Bagaimana melakukan controling sales territory. &lt;br /&gt;Target peserta : Sales manager, Sales supervisor, Merchandiser, Salesman dan collector.&lt;br /&gt;Durasi   : 4 Jam&lt;br /&gt;Fee  : Rp 15.000.000,-&lt;br /&gt;Luar kota  : plus biaya accomodasi &amp; transportasi.&lt;br /&gt;“Boosting Sales Promotion Girl Performance”&lt;br /&gt;Kondisi pemasaran produk sekarang ini sudah tidak kompetitif lagi, tetapi sudah hyperkompetitif sehingga kedudukan produk di rak modern market terancam oleh aktivitas Sales Promotion Girl (SPG) pesaing. Kini, keberadaan SPG selain mengedukasi konsumen, ternyata membantu dalam proses selling, yaitu memproses PO (purchase oder) dan dikirimkan ke salesman. Selain itu SPG juga dibutuhkan karena terbatasnya space di store-store potensial, maka selain berpromosi ia juga mengelola rak hingga menimbulkan impulse buying. Namun sayangnya keberadaan SPG di store, direct selling atau di acara event masih belum dipercaya menunjang penjualan. Apa yang harus dilakukan oleh pemasar? Salah satunya adalah meningkatkan performance SPG. &lt;br /&gt;Pada materi ini peserta diajarkan:&lt;br /&gt;1. Bagaimana merekrut SPG dengan benar agar turn over tidak tinggi.&lt;br /&gt;2. Menentukan Job description dan pola kerja dengan benar.&lt;br /&gt;3. Menentukan tali komando dengan benar, membuat strategi dan rencana penempatan SPG.&lt;br /&gt;4. Material pendukung apa saja yang seharusnya diberikan kepada SPG. &lt;br /&gt;5. Bagaimana mengajar strategi merchandising yang benar.&lt;br /&gt;6. Pelatihan apa saja yang diberikan pada SPG.&lt;br /&gt;7. Menghitung dan menemukan indicator performance dan mengevaluasinya.&lt;br /&gt;8. Laporan apa saja yang diperlukan oleh seorang SPG.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target Peserta: Manager promosi, Manager advertising, Event organizer manager, Agency (outsourching) manager, Sales manager, Marketing manager, Sales supervisor, Supervisor marketing, Salesman, Merchandiser dan SPG. &lt;br /&gt;Durasi   : 4 Jam&lt;br /&gt;Fee  : Rp 15.000.000,-&lt;br /&gt;Luar kota  : plus biaya accomodasi &amp; transportasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Distributorship management”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kalau salesman sudah pintar, maka distributor juga harus lebih pintar. Jangan sampai penjualan salesman over target tetapi akhirnya membuat bangkrut distributor anda. Sukses pemasaran suatu produk selain terletak pada banyaknya produk yang dibuat produsen, sebenarnya terletak juga di pundak distributor, bagaimana distributor bisa menjualnya, di saat daya beli konsumen menurun sekalipun. Distributor bisa exis bersama principal berpuluh-puluh tahun, kuncinya karena distributor bisa menerjemahkan kemauan principal. Tidaklah mudah mengikuti kemauan principal kalau distributor tidak  memiliki manajemen yang baik. &lt;br /&gt;Distributor seringkali berangkat dari trader (pemilik toko) sehingga dalam kerjasama dengan principal, distributor menganut manajemen toko, untuk meningkatkan penjualan tentunya principal menginginkan manajemen distributor menjadi lebih baik. Principal berusaha membantu memperbaiki distributor trader menjadi distributor profesional. Inilah tantangan principal dan sekaligus peluang bagi trader (pemilik toko) untuk mengembangkan distributornya menjadi lebih baik. &lt;br /&gt;Seminar bagaimana mengelola distributor dengan baik adalah seminar yang memberikan inspirasi baru agar distributor terus meningkatkan kinerjanya seiring dengan semakin unggulnya manajemen principal. Jika distributor tidak mau mengikuti sepak terjang principal, maka solusi terakhir akan diambil oleh principal, yaitu melepas distributor digantikan dengan distributor lain yang lebih baik. Kepentingan untuk terus membenahi diri sudah tidak bisa ditunda lagi oleh distributor, karena itu tidak ada gunanya lagi menunda, sebab tanpa menunda tentunya masa depan distributor akan semakin cerah.   &lt;br /&gt;Pada materi ini peserta diajarkan:&lt;br /&gt;1. Konsep distribusi dan pemasaran produk distributor.&lt;br /&gt;2. Manajemen piutang penjualan.&lt;br /&gt;3. Audit distributor dan management rute kunjungan.&lt;br /&gt;4. Management performance sales force.&lt;br /&gt;5. Cara menghitung remunerasi sales force. &lt;br /&gt;6. Sistem account receivable, order dan billing sales force.&lt;br /&gt;7. Sewa gudang Vs activity base costing.&lt;br /&gt;8. Strategi distributor kelola pelanggan dan delivery order system. &lt;br /&gt;9. Key performance indicator distribusi distributor.&lt;br /&gt;10. Format-format : OOB, SPO dan LP3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target peserta: Marketing manager, Sales manager, sales supervisor, owner distributor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Durasi   : 12 Jam&lt;br /&gt;Fee  : Rp 40.000.000,- &lt;br /&gt;Luar kota  : plus biaya accomodasi &amp; transportasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;“Cluster Strategi ( Strategi promosi effektif)”&lt;br /&gt;Jika dana pas-pasan, bagaimana caranya agar pemasar dapat berpromosi? Putar Otak! Ya, ini salah satu yang harus dilakukan, mengingat mahalnya biaya promosi. Seperti iklan telivisi untuk muncul 30 detik tarifnya 7 – 8 juta/spot di tahun 2005. Majalah Tempo tarifnya sekitar 23,5 juta satu halaman berwarna. Surat kabar Kompas satu halaman penuh bergambar tarifnya 500 jutaan. Tetapi tunggu dulu, untuk mengatasi hal ini ada solusi yang jitu. Yaitu sarana promosi murah-meriah dan mengena dalam jangka pendek.1) Trade sales promotion.2) Consumer sales promotion. 3) Sales force promotion. Namun Sayang sales promotion tersebut memiliki kelemahan, sebab mudah sekali diduplikasi oleh pesaing. Tetapi pemasar jangan kecewa dahulu, kondisi ini bisa disiasati dengan suatu strategi. Salah satunya adalah strategi Cluster yang terbukti sangat ampuh, terutama jika digunakan secara cepat dan tepat. Strategi Cluster ini sudah diaplikasikan oleh beberapa perusahaan dan terbukti sangat berhasil.&lt;br /&gt;Pada materi ini peserta diajarkan:&lt;br /&gt;1. Prinsip strategi lorong tikus, Sun Tzu ahli strategi perang Cina klasik.&lt;br /&gt;2. Berbagai bentuk sales promotion.&lt;br /&gt;3. Sales promotion berdasar Cluster strategi. &lt;br /&gt;4. Mekanisme strategi Cluster dan aplikasi strategi Cluster melalui beberapa kasus.&lt;br /&gt;5. Konsep pembuatan program komputer sales promotion. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target peserta: Marketing manager, sales manager, sales supervisor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Durasi   : 4 Jam&lt;br /&gt;Fee  : Rp 15.000.000,-&lt;br /&gt;Luar kota  : plus biaya accomodasi &amp; transportasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Time table for marketing plan”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Saat ini dalam memasarkan produk dan jasa, persaingannya semakin ketat sehingga diperlukan konsep strategi marketing yang jitu. Maka dibuatlah marketing plan. Tetapi dalam kenyataannya marketing plan yang dibuat dengan baik juga tidak membawa hasil bagi perusahaan. Hal ini disebabkan marketing plan yang dibuat tidak pernah dipraktekan. Atau marketing plan yang disusun harus disesuaikan dengan perubahan-perubahan internal dan external perusahaan. Perubahan internal perusahaan bisa karena keterlambatan divisi lain dalam melakukan aktivitasnya, misalnya dalam penyediaan dana, pencarian supplier bahan baku, hak paten, riset pasar, analisa pesaing, survey harga, pencarian media promosi, biro iklan, pencarian distributor etc. Sedangkan external perusahaan adalah hadirnya produk pesaing, masuknya produk baru ke distributor partner kerja principal, program promosi yang sama dilakukan oleh pesaing, program cut price yang dilakukan oleh pesaing, serta aktivitas pemasaran yang lain yang sifatnya mendahului. &lt;br /&gt;Selain itu marketing plan tidak dibuat sistematis dan detail, serta tidak adanya alat yang dapat digunakan untuk mengontrol kapan aktivitas marketing diawali, diakhiri dan dievaluasi sehingga perubahan internal dan external dapat diminimalisasi. Apa solusi yang tepat agar marketing plan yang dibuat dapat diimplementasikan dengan maksimal? Salah satunya adalah pembuatan “time table” yang berisikan aktivitas-aktivitas sesuai marketing plan secara detail dari hari ke hari serta kapan aktivitas tersebut diawali, diakhiri dan dievaluasi. &lt;br /&gt;Pada materi ini peserta diajarkan:&lt;br /&gt;1. Bagaimana membuat time table marketing plan yang berisi detail rencana kerja.&lt;br /&gt;2. Bagaimana menetapkan deadline dan menjadikan time table sebagai alat koordinasi.&lt;br /&gt;3. Apa manfaat dan penggunaan management waktu melalui time table. Lewat time table dapat memunculkan kompetisi intern.&lt;br /&gt;4. Bagaimana melakukan evaluasi kinerja divisi marketing lewat time table.&lt;br /&gt;Contoh-contoh time table dan lampiran work plan suatu perusahaan yang terimplementasi berkat time table. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target peserta: Marketing manager, sales manager, sales supervisor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Durasi   : 3 Jam&lt;br /&gt;Fee  : Rp 15.000.000,-&lt;br /&gt;Luar kota  : plus biaya accomodasi &amp; transportasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-3819398143079242310?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/3819398143079242310/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=3819398143079242310' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/3819398143079242310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/3819398143079242310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2010/02/layanan-in-house-training-materi-fee.html' title='LAYANAN IN HOUSE TRAINING (MATERI &amp; FEE)'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-7890836376955704051</id><published>2010-02-26T17:21:00.000-08:00</published><updated>2010-02-26T17:59:53.856-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Layanan'/><title type='text'>LAYANAN PESAN BUKU FRANS M.ROYAN</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;No Judul Buku                         Penerbit Harga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1 Cluster Strategy (Promosi)         Gramedia  Rp 35.000,-&lt;br /&gt;2 Sun Tzu Creating Distribution Strategy Gramedia Rp 57.500,-&lt;br /&gt;3 Distributorship Management         Gramedia Rp 70.000,-&lt;br /&gt;4 The Smart Marketer in Café         Gramedia Rp 25.000,-&lt;br /&gt;5 Grosir Keliling                         Elexmedia Rp 31.800,-&lt;br /&gt;6 Marketing Selebritis                 Elexmedia Rp 24.800,-&lt;br /&gt;7 Negotiation In consultative selling Elexmedia Rp 32.800,-&lt;br /&gt;8 Market Intelligence                 Elexmedia Rp 28.800,-&lt;br /&gt;9 Smart Launching New Product         Elexmedia  Rp 46.800,-&lt;br /&gt;10 Getting Rich as A marketer         Elexmedia Rp 37.800,-&lt;br /&gt;11 Account Receivable Sales Force         Elexmedia Rp 39.800,-&lt;br /&gt;12 Boosting SPG Performance         Elexmedia Rp 29.800,-&lt;br /&gt;13 Tetap Kaya Di masa Sulit         Elexmedia Rp 34.800,-&lt;br /&gt;14 Creating Effective Sales Force         Andi         Rp 27.500,-&lt;br /&gt;15 Double Impact  Internet Marketing Andi         Rp 15.000,-&lt;br /&gt;16 Sukses Menjual Kenalilah Konsumen Andi         Rp 24,500,-&lt;br /&gt;17 Time Table For Marketing Plan         Andi         Rp 22.000,-&lt;br /&gt;18 Winning in the Battle With distribution Andi         Rp 29.900,-&lt;br /&gt;19 Membuka Toko Alternatif Usaha Mandiri Effar         Rp 36.000,-&lt;br /&gt;20 Waktu Luang menghasilkan Uang         Effar         Rp 38.000,-&lt;br /&gt;21 Kiat sukses kelola Supermarket,MM,TOKO Effar         Rp 76.000,-&lt;br /&gt;22 Easy Marketing                         Effar         Rp 45.000,-&lt;br /&gt;23 Cara Mudah Menulis buku best seller Masmedia Rp 45.000,-&lt;br /&gt;24 Mey Sin, Novel Peristiwa Mei 1998 JP Book         Rp 50.000,-&lt;br /&gt;25 Sales professional ala Sun Tzu (Edit) Kanisius &lt;br /&gt;26 Menyingkap Tabir Sales Kaya (Edit) Andi &lt;br /&gt;27 Siapa Bilang Menjual itu Sulit (Edit) JP Book &lt;br /&gt;28 Sales Territory Management (Edit) Andi &lt;br /&gt;29 The Power Of Data base Customer (Edit) Andi &lt;br /&gt;30 Cara Cerdas Kelola Uang Belanja ( Edit) Elexmedia &lt;br /&gt;31 Sukses menjadi pemasok ritel Modern (Edit)Effar &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Edit = Proses di penerbit, belum keluar harga.&lt;br /&gt;Pemesan Luar kota tambah Ongkos kirim.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-7890836376955704051?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/7890836376955704051/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=7890836376955704051' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/7890836376955704051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/7890836376955704051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2010/02/layanan-pesan-buku-frans-mroyan.html' title='LAYANAN PESAN BUKU FRANS M.ROYAN'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-6801777595733527470</id><published>2010-02-26T16:55:00.000-08:00</published><updated>2010-02-26T18:03:20.397-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan'/><title type='text'>SEMINAR DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT PT. KRAKATAU STEEL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S4hymwsw0AI/AAAAAAAAAMI/ZNbFA72mxfQ/s1600-h/100_0873.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S4hymwsw0AI/AAAAAAAAAMI/ZNbFA72mxfQ/s400/100_0873.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5442726159910490114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S4hymTptJ8I/AAAAAAAAAMA/YXt35fzObHk/s1600-h/100_0870.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S4hymTptJ8I/AAAAAAAAAMA/YXt35fzObHk/s400/100_0870.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5442726152113039298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Era AFTA sudah masuk, sehingga perusahaan kelas dunia dari China, Korea, Taiwan &amp; Amerika memiliki peluang masuk ke Indonesia, tentunya kehadiran mereka membuat sesak persaiangan di Indonesia. Salah satu perusahaan yang telah menyiapkan sejak dini perbaikan di intern perusahaan untuk menyongsong persaingan semakin sengit tersebut adalah PT. Krakatau Steel (Persero). Perusahaan Baja Nasional terkemuka di Indonesia ini penuh semangat untuk study banding mengenai Strategy Distribusi produk consumer good, terutama dalam penggunaan distributor sebagai rantai distribusi produk-produk dari perusahaan induk maupun anak perusahaan di bawahnya. Seminar berdurasi 3 jam memberikan inspirasi-inspirasi baru bagi mereka, apalagi kapasitas produksi tahun ini semakin ditingkatkan untuk memperbesar market share pasar di Indonesia. Salam sukses PT. Krakatau Steel.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-6801777595733527470?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/6801777595733527470/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=6801777595733527470' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/6801777595733527470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/6801777595733527470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2010/02/seminar-distributorship-management-pt.html' title='SEMINAR DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT PT. KRAKATAU STEEL'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S4hymwsw0AI/AAAAAAAAAMI/ZNbFA72mxfQ/s72-c/100_0873.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-354585438738329157</id><published>2010-02-21T18:32:00.000-08:00</published><updated>2010-02-26T18:01:33.933-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan'/><title type='text'>MARKETING AWARD AXIOO COMPETITION 2009</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S4HvrkyV_4I/AAAAAAAAALw/hEbOShN2x0E/s1600-h/100_0843.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S4HvrkyV_4I/AAAAAAAAALw/hEbOShN2x0E/s400/100_0843.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5440893356728516482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Grand Final Marketing Award Axioo Competition akan diadakan 28 Februari 2010. Tugas saya sebagai ketua Juri 2009 Bandung, Jakarta &amp; Makassar(Ujung Pandang)sudah selesai. Selamat ya bagi pemenang regional yang capai grand final di Jakarta. Semoga yang terplih bisa mendapatkan best of the best Februari 2010.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-354585438738329157?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/354585438738329157/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=354585438738329157' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/354585438738329157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/354585438738329157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2010/02/marketing-award-axioo-competition-2009.html' title='MARKETING AWARD AXIOO COMPETITION 2009'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S4HvrkyV_4I/AAAAAAAAALw/hEbOShN2x0E/s72-c/100_0843.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-5182707097722848037</id><published>2010-02-21T18:03:00.000-08:00</published><updated>2010-02-26T18:02:05.429-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan'/><title type='text'>Workshop PT. Sinar Meadow International Jakarta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S4HsTFcw_-I/AAAAAAAAALo/Q2-Bldr_Vyw/s1600-h/100_0831.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S4HsTFcw_-I/AAAAAAAAALo/Q2-Bldr_Vyw/s400/100_0831.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5440889637464768482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S4Hqju2piZI/AAAAAAAAALg/seN_eKjF54w/s1600-h/100_0833.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S4Hqju2piZI/AAAAAAAAALg/seN_eKjF54w/s400/100_0833.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5440887724433836434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S4Hqix0ToSI/AAAAAAAAALY/j-tiNMWFWL8/s1600-h/100_0829.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S4Hqix0ToSI/AAAAAAAAALY/j-tiNMWFWL8/s400/100_0829.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5440887708049449250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Workshop " Distributorship management best practise" adalah salah satu pilihan bagi perusahaan yang sekarang ini dalam pendistribusian produknya menggunakan konsep "Multy distributor". Serta tidak bisa dielakan lagi kebutuhan peningkatan SDM dalam mengelola distributor dengan baik sangat dibutuhkan demi menyongsong era kompetisi yang tidak superkompetitif tetaopi sudah hiperkompetitif.Selamat berjuang &amp; sukses rekan-rekan PT. Sinar Meadow International. Go sukses!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-5182707097722848037?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/5182707097722848037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=5182707097722848037' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/5182707097722848037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/5182707097722848037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2010/02/workshop-pt-sinar-meadow-international.html' title='Workshop PT. Sinar Meadow International Jakarta'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S4HsTFcw_-I/AAAAAAAAALo/Q2-Bldr_Vyw/s72-c/100_0831.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-4875797408257135839</id><published>2010-02-21T17:55:00.000-08:00</published><updated>2010-02-26T18:02:40.082-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan'/><title type='text'>Seminar Program CRM Yamaha "Kiat sukses menambah penghasilan tambahan"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S4HlKgyIdcI/AAAAAAAAALQ/KOT_gP_OIFM/s1600-h/P1150332.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S4HlKgyIdcI/AAAAAAAAALQ/KOT_gP_OIFM/s400/P1150332.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5440881793601926594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seminar program CRM Yamaha cukup menggugah. Disaat sulit begini masih juga ada perusahaan yang memikirkan konsumennya untuk tetap exis. Jadi tidak melulu jualan kepada konsumen saja dan perusahaan mendapatkan untung, tapi perusahaan juga memikirkan bagaimana konsumennya juga bisa hidup. Antara lain juga bisa membayar kewajibannya. Program ini adalah program win-win solution yang masih tak banyak dipikirkan oleh perusahaan lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-4875797408257135839?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/4875797408257135839/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=4875797408257135839' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/4875797408257135839'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/4875797408257135839'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2010/02/seminar-program-crm-yamaha-kiat-sukses.html' title='Seminar Program CRM Yamaha &quot;Kiat sukses menambah penghasilan tambahan&quot;'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/S4HlKgyIdcI/AAAAAAAAALQ/KOT_gP_OIFM/s72-c/P1150332.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-6232176866045605311</id><published>2010-02-03T18:49:00.000-08:00</published><updated>2010-02-26T18:04:02.336-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>TARIF MURAH BAWA BERKAH</title><content type='html'>INDONESIA adalah pasar yang potensial bagi produk industri, tak terkecuali telekomunikasi. Pasar ini dibidik oleh banyak pelaku usaha atau entrepreneur. Populasi penduduk yang mencapai 225 juta jiwa merupakan salah satu indikator yang logis. Estimasinya, jika mampu merebut pasar sepuluh persen saja dari jumlah tersebut dikalikan nilai produk yang terjual, maka itu berarti profit yang amat menggiurkan.&lt;br /&gt;      Kini geliat teknologi informasi dan telekomunikasi demikian merebak dan men-cengangkan, mengalir tak terbendung. Sungguh fenomenal, perangkat telekomunikasi yang disebut telepon seluler telah dikantongi oleh semua kalangan, sehingga kemana pun pemakainya itu pergi masih dapat berkomunikasi dengan mengaktifkan alat bantu yang super praktis tersebut.&lt;br /&gt;      Memiliki telepon seluler atau handphone (HP), dengan berbagai variasi bentuk dan keunggulan sesuai  minat pemiliknya, pada awalnya  merupakan bagian dari gaya hidup yang dominan (gengsi). Masalahnya hanya kalangan tertentu saja yang mempunyai dan menggunakannya. Terlebih lagi, tarif percakapan dan layanan pesan pendek SMS pada saat itu tergolong mahal. Tapi kini HP sudah jadi kebutuhan untuk menunjang kelancaran segala aktivitas, dan dimiliki hampir semua orang. Mulai dari penjaja asongan sampai pengusaha kenamaan, komunitas siswa hingga mahasiswa, tua-muda, kaya-miskin, orang desa-orang kota, dan seterusnya. Para pebisnis, misalnya, bisa secara praktis saling kontak dengan relasi atau rekanannya melalui telepon seluler guna melancarkan dan meningkatkan usahanya.&lt;br /&gt;      Maka, tak mengherankan kalau Indonesia dengan penduduknya yang padat itu, menjadi rebutan pasar produk seluler dan perangkat penunjangnya. Ratusan juta telepon seluler digunakan, pabrikan HP saling berebut pasar, kemudian provider (operator) penyedia sarana jaringan saling berkompetisi.&lt;br /&gt;      Menjadi mafhum, perang tarif produk HP maupun operator kian menjadi-jadi dan “gila-gilaan”. Dampaknya harga HP serta tarif percakapan dan SMS semakin murah, sehingga masyarakat di kalangan bawah pun bisa berkomunikasi jarak jauh melalui HP itu. Jelas, ini merupakan dampak positif bagi masyarakat luas.&lt;br /&gt;      Meskipun masih dirundung situasi ekonomi yang tak menentu, aktivitas telekomunikasi telepon seluler terus meningkat saja. Jadi, pengguna HP tidak memusingkan situasi ekonomi itu lagi berjalan seperti apa, yang penting komunikasi dengan siapa pun, pihak mana pun, dan kapan pun tetap jalan. Ternyata justru melalui sarana komunikasi inilah bisa mendongkrak kualitas aktivitas di berbagai bidang – seperti bisnis, jasa, pendidikan, perekonomian, dan sebagainya. Pendeknya, hampir semua bidang bisa secara efektif ditingkatkan dengan penunjang komunikasi seluler, sehingga langsung atau tidak langsung membawa dampak kehidupan yang lebih bergairah dan berkualitas.&lt;br /&gt;      Bagaimana tidak? Efektivitas komunikasi jarak jauh ratusan hingga ribuan kilometer cukup dengan biaya yang murah, tanpa harus bertatap langsung atau bersemuka (dengan komunikan) yang posisinya jauh itu, dan tentunya jika bersemuka akan menghabiskan banyak biaya, waktu yang lama, serta jangkauan jarak yang nun jauh di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Namun demikian, tarif murah dalam berkomunikasi tanpa dilengkapi fasilitas atau kemudahan seperti jangkauan luas, sinyal kuat,  suara jelas, nyaman, nyambung terus, maka tarif murah tersebut hanya merupakan isapan jempol belaka. Percuma saja, murah tapi tidak lancar. Jika slogan murah dan lancar terealisasi dalam penggunaannya, barulah benar-benar membawa berkah bagi masyarakat luas, terutama masyarakat kelas bawah.&lt;br /&gt;      Industri informasi dan telekuminkasi memang menjadi idola bagi para entrepreneur di bidang tersebut, meski tak sedikit kendala. Produk seluler terus bersaing, saling berebut pasar. Pemain-pemain lama masih mendominasi, sementara pemain-pemain baru terus membidik dan membayang-bayangi. Di sisi lain, daya beli masyarakat belum pulih, rata-rata average revenue per user merosot, belum lagi sekitar 70-90 persen kartu perdana yang terjual tidak diisi ulang alias dibuang (hangus). Artinya, hanya 10 sampai dengan 30 orang dari 100 orang, yang berlanjut mengisi ulang pulsa pada kartu perdananya itu.&lt;br /&gt;      Dalam iklim persaingan bisnis yang makin ketat, provider XL tetap pada komitmennya memberikan layanan terbaik bagi pelanggannya (yang berkualitas), yakni mereka yang aktif menggunakan telepon seluler dengan operator XL tersebut. Bukan pengguna yang hanya menghabiskan pulsa kartu perdananya, habis itu buang. Dengan semboyan  XL nyambung terus, provider XL bertekad  memberi kenyamanan pelang-gannya itu dengan tarif termurah, nyambung terus tak putus-putus, sehingga melancarkan komunikasi seluler bagi semua lapisan masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat kelas bawah sekalipun.&lt;br /&gt;      Kita sadar, bahwa teknologi informasi dan telekomunikasi amat penting dan memang sangat dibutuhkan serta menjadi bagian dari denyut kehidupan. Apa jadinya, jika hari gini nggak punya HP untuk berkomunikasi? Kita akan ketinggalan zaman, stagnan, statis, dan pasif. Namun, di balik itu kita mesti arif dalam menyikapi bergulirnya abad informasi dan telekomunikasi ini, sehingga kita tidak tergerus arus globalisasi era informasi dan telekomunikasi itu sendiri.    &lt;br /&gt;Oleh: Imron Samsuharto (Editor Senior Penerbit Effar &amp; Dahara Prize)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-6232176866045605311?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/6232176866045605311/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=6232176866045605311' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/6232176866045605311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/6232176866045605311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2010/02/tarif-murah-bawa-berkah.html' title='TARIF MURAH BAWA BERKAH'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-4595210300711312051</id><published>2009-12-15T01:56:00.000-08:00</published><updated>2010-02-26T18:04:37.130-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku baru'/><title type='text'>DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SydilWMBxTI/AAAAAAAAALI/WS85d7X9csg/s1600-h/IMAGE0002.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 102px; height: 160px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SydilWMBxTI/AAAAAAAAALI/WS85d7X9csg/s400/IMAGE0002.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5415405470687020338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kalau salesman sudah pintar, maka distributor juga harus lebih pintar. Jangan sampai penjualan salesman over target tetapi akhirnya membuat bangkrut distributor anda. Sukses pemasaran suatu produk selain terletak pada banyaknya produk yang dibuat produsen, sebenarnya terletak juga di pundak distributor, bagaimana distributor bisa menjualnya, di saat daya beli konsumen menurun sekalipun. Distributor bisa exis bersama principal berpuluh-puluh tahun, kuncinya karena distributor bisa menerjemahkan kemauan principal. Tidaklah mudah mengikuti kemauan principal kalau distributor tidak  memiliki manajemen yang baik. &lt;br /&gt;Distributor seringkali berangkat dari trader (pemilik toko) sehingga dalam kerjasama dengan principal, distributor menganut manajemen toko, untuk meningkatkan penjualan tentunya principal menginginkan manajemen distributor menjadi lebih baik. Principal berusaha membantu memperbaiki distributor trader menjadi distributor profesional. Inilah tantangan principal dan sekaligus peluang bagi trader (pemilik toko) untuk mengembangkan distributornya menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;Buku ini adalah buku yang komplit yang membahas bagaimana mengelola dan memberdayakan distributor secara efektif. Buku ini akan menjadi panduan praktis para marketing manager, sales manager, sales supervisor yang berada dibawah payung principal maupun para sales manager, sales supervisor dan salesman di bawah payung distributor. Selain itu buku ini akan berguna bagi owner distributor, pemilik toko (calon distributor), investor dan peminat buku-buku pemasaran, sebab buku ini berisi prospek bisnis distributor, strategi mendapatkan principal, konsep pemasaran dan strategi distribusi, management piutang penjualan, audit distributor, manajemen rute kunjungan, manajemen performance sales force, system remunerasi sales force, delivery order system, Menghitung sewa gudang per unit produk berdasarkan activity based costing, menetapkan key performance indicator distribusi distributor, strategi distributor mengelola pelanggan sampai dengan S.O.P (standard operating procedures) distributor dibahas di buku ini.Penerbit Gramedia Pustaka Utama, 420 hal, Harga Rp 70.000,- Tersedia diseluruh Toko buku Gramedia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-4595210300711312051?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/4595210300711312051/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=4595210300711312051' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/4595210300711312051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/4595210300711312051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2009/12/distributorship-management.html' title='DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SydilWMBxTI/AAAAAAAAALI/WS85d7X9csg/s72-c/IMAGE0002.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-6061765828660958512</id><published>2009-08-10T20:18:00.000-07:00</published><updated>2009-08-10T20:28:00.996-07:00</updated><title type='text'>ANDA INGIN MENULIS BUKU BEST SELLER? INI BUKUNYA!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SoDk1NM69QI/AAAAAAAAAKI/FyLZlc4oJY0/s1600-h/FOTO+CARA+MUDAH+MENULIS.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 175px; height: 245px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SoDk1NM69QI/AAAAAAAAAKI/FyLZlc4oJY0/s320/FOTO+CARA+MUDAH+MENULIS.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368542358553687298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CTOSHIBA%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:827787004; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1298187704 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 	{mso-level-tab-stop:.25in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.25in; 	text-indent:-.25in;} @list l1 	{mso-list-id:2139059979; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1379674370 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l1:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:.25in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.25in; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Symbol;} ol 	{margin-bottom:0in;} ul 	{margin-bottom:0in;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mengapa memilih profesi sebagai penulis? Pertanyaan ini seringkali membuat orang bertanya-tanya. Apalagi bagi yang belum mengenal seluk beluk profesi tulis menulis secara dalam, berbeda dengan yang sudah memahaminya. Ia pasti mengetahui berbagai peluang seperti : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7pt;"  &gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Banyaknya penerbit yang akan menampung karya-karyanya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7pt;"  &gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Adanya peluang pasar yang menggiurkan karena APBN untuk pendidikan yang tidak tanggung-tanggung yaitu sebesar 20%.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7pt;"  &gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kegiatan menulis bisa flexi-time sebab bisa dilakukan dimana saja baik di rumah, diperjalanan atau di kantor.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7pt;"  &gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Target penerbit akan buku baru juga kian tahun kian meningkat dan kesempatan mendapatkan penghasilan luar biasa bisa dibuktikan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Buku  ”Cara mudah menulis buku best seller?” sangat menarik karena membahas antara lain: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7pt;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Bagaimana mengawali menulis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7pt;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Bagaimana mendesain naskah 100 halaman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7pt;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Bagaimana membuat kerangka menggunakan Mind Map &amp;amp; tabel benda acak &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7pt;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Bagaimana memvariasi naskah dengan Table Leonardo Davinci. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7pt;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Bagaimana memilih judul dan sub judul buku best seller.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7pt;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Bagaimana memasarkan naskah dan menerbitkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;buku best seller.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:24pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-6061765828660958512?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/6061765828660958512/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=6061765828660958512' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/6061765828660958512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/6061765828660958512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2009/08/anda-ingin-menulis-buku-best-seller-ini.html' title='ANDA INGIN MENULIS BUKU BEST SELLER? INI BUKUNYA!'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SoDk1NM69QI/AAAAAAAAAKI/FyLZlc4oJY0/s72-c/FOTO+CARA+MUDAH+MENULIS.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-4411929094596177247</id><published>2009-06-14T23:02:00.000-07:00</published><updated>2010-02-26T18:06:57.394-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku baru'/><title type='text'>BUKU BARU "EASY MARKETING"</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SjXlO8lWLtI/AAAAAAAAAJw/aJ8NcMYSxR4/s1600-h/FOTO+Easy+Marketing.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347432177516031698" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 191px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SjXlO8lWLtI/AAAAAAAAAJw/aJ8NcMYSxR4/s320/FOTO+Easy+Marketing.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;U UKM atau Usaha kecil dan menengah, kini banyak menjadi perhatian para pebisnis karena terbukti dan teruji tidak mudah dilindas badai krisis. Menjelang era reformasi yang ditandai dengan krisis moneter, ada data yang menarik. Diantara 225 ribu UKM, 64% bertahan omzetnya, 32% menurun, dan 4% gulung tikar. Sementara banyak perusahaan besar justru bertumbangan. Logislah kalau UKM banyak dilirik sebagai alternatif usaha. Terlebih lagi dalam kondisi krisis global seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;Problem terpelik guna mempertahankan, bahkan menaikan omzet UKM, adalah masalah penjualan. Memproduksi tapi tidak mampu menjual, pastilah timpang serta mengganggu cash flow (arus keuangan). Lantas apa solusinya? Mendesain ulang pemasaran produk adalah kuncinya, disamping mendesain pengelolaan piutang pasar guna meraih kemampulabaan menuju perusahaan besar.&lt;br /&gt;Buku yang mengupas seputar masalah usaha kecil dan menengah, ini teramat sayang untuk dilewatkan bagi pelaku UKM, mereka yang tengah merintis UKM, atau yang lagi mengembangkan UKM menjadi perusahaan besar. Penting pula menjadi refrensi mahasiswa dan dosen bidang manajemen, praktisi bisnis, serta pengamat dunia bisnis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-4411929094596177247?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/4411929094596177247/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=4411929094596177247' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/4411929094596177247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/4411929094596177247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2009/06/buku-baru-easy-marketing.html' title='BUKU BARU &quot;EASY MARKETING&quot;'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SjXlO8lWLtI/AAAAAAAAAJw/aJ8NcMYSxR4/s72-c/FOTO+Easy+Marketing.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-9058216162742858095</id><published>2009-02-28T06:33:00.000-08:00</published><updated>2009-02-28T06:51:36.219-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku baru'/><title type='text'>BUKU BARU "GRESS"BOOSTING SALES PROMOTION GIRL PERFORMANCE</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SalMWFySfXI/AAAAAAAAAJc/qrtfBQ16wSM/s1600-h/GAMBAR+BOOSTING+SPG+PERFORMANCE.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307857578226777458" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 203px; CURSOR: hand; HEIGHT: 306px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SalMWFySfXI/AAAAAAAAAJc/qrtfBQ16wSM/s320/GAMBAR+BOOSTING+SPG+PERFORMANCE.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kondisi pemasaran produk sekarang ini sudah tidak kompetitif lagi, tetapi sudah hyperkompetitif sehingga kedudukan produk di rak modern market terancam oleh aktivitas Sales Promotion Girl (SPG) pesaing. Kini, keberadaan SPG selain mengedukasi konsumen, ternyata membantu dalam proses selling, yaitu memproses PO (purchase oder) dan dikirimkan ke salesman. Selain itu SPG juga dibutuhkan karena terbatasnya space di store-store potensial, maka selain berpromosi ia juga mengelola rak hingga menimbulkan impulse buying.&lt;br /&gt;Namun sayangnya keberadaan SPG di store, direct selling atau di acara event masih belum dipercaya menunjang penjualan. Apa yang harus dilakukan oleh pemasar? Salah satunya adalah meningkatkan performance SPG. Buku ini akan membantu banyak pembaca, karena berisi langkah-langkah bagaimana meningkatkan performance SPG, seperti : Rekrut SPG dengan benar agar turn over tidak tinggi, tentukan Job description dan pola kerja dengan benar, tentukan tali komando dengan benar, membuat strategi dan rencana penempatan SPG, memberikan material pendukung seperti point of sales, strategi merchandising, pengetahuan dan training yang harus diberikan, menemukan indicator performance dan mengevaluasinya, serta membahas laporan serta format apa saja yang di butuhkan SPG.&lt;br /&gt;Buku ini sangat penting dibaca calon pekerja di bidang promosi, Creatif Director, Manager advertising, Event organizer manager, Agency (outsourching) manager, Sales manager, Marketing manager, Sales supervisor, Supervisor marketing, Salesman, Merchandiser dan SPG. Serta Dosen dan Mahasiswa dalam menambah kelengkapan literatur pelajaran pemasaran. *** &lt;strong&gt;137 Hal. Penerbit Elexmedia Kompuntindo. Rp 29.800,-.&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;Bagi yang di kota-kota tidak ada toko buku Gramedia bisa pesan langsung. Hub 0818521172.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-9058216162742858095?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/9058216162742858095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=9058216162742858095' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/9058216162742858095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/9058216162742858095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2009/02/boosting-sales-promotion-girl.html' title='BUKU BARU &quot;GRESS&quot;BOOSTING SALES PROMOTION GIRL PERFORMANCE'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SalMWFySfXI/AAAAAAAAAJc/qrtfBQ16wSM/s72-c/GAMBAR+BOOSTING+SPG+PERFORMANCE.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-7814345828747424455</id><published>2009-02-27T00:29:00.000-08:00</published><updated>2009-02-28T06:32:57.759-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku baru'/><title type='text'>ACCOUNT RECEIVABLE SALES FORCE</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SaelGOuj4FI/AAAAAAAAAJU/XJBpOec6evk/s1600-h/ACCOUNT+RECEIVABLE+SALES+FORCE.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307392212330602578" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 154px; CURSOR: hand; HEIGHT: 254px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SaelGOuj4FI/AAAAAAAAAJU/XJBpOec6evk/s320/ACCOUNT+RECEIVABLE+SALES+FORCE.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Penjualan produk yang berhasil di pasar belum tentu berhasil secara keuangan. Bahkan banyak sekali marketer melupakan bagian ini. Mengapa bisa terjadi demikian? Beberapa sebabnya adalah adanya pengelolaan keuangan penjualan yang buruk, tidak ada aturan main yang jelas mengenai jangka waktu pembayaran dan penyelesaian piutang serta sangsi dan tanggung jawab sales force, kurang kontrol dan adanya penyelewengan yang dilakukan oleh sales force maupun pelanggan. Apa yang harus dilakukan perusahaan?&lt;br /&gt;Pada buku ajaib ini akan ditemukan rahasia-rahasia bagaimana mengelola piutang penjualan dengan baik dan benar, antara lain: melakukan pencatatan transaksi penjualan dengan benar, melakukan standar diskon dan return, membuat file fisik piutang penjualan secara akurat, menetapkan strategi pengelolaan piutang menggunakan rute perjalanan, melakukan negosiasi dan mengetahui isyarat bahasa tubuh pelanggan yang berbohong, memasukan piutang penjualan sebagai indikator performance dan insentif salesman, melakukan audit piutang penjualan di kantor dan di lapangan, bagaimana menetapkan aturan main serta tanggung jawab sales force terhadap piutang penjualan bad debt sampai dengan melakukan shock terapi terhadap perilaku menyimpang SDM penjualan, mengatasi sampai tuntas piutang penjualan bermasalah dan bagaimana menetapkan status piutang penjualan sebagai piutang bed debt.&lt;br /&gt;Buku ini sangat cocok bagi salesman, collector, sales manager, owner distributor dan supplier, marketer pada umumnya, para dosen dan mahasiswa yang mendalami piutang penjualan sebagai bagian yang berkaitan dengan kegiatan pemasaran produk. *** &lt;strong&gt;Tebal buku 190 halaman.&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;Terbitan Elexmedia Kompuntindo&lt;/strong&gt;. &lt;strong&gt;HARGA BUKU Rp 39.800,- (Belum termasuk Ongkos kirim) Pesan ke : 0818521172&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;KOMENTAR BUKU " ACCOUNT RECEIVABLE SALES FORCE" DARI PEMBACA&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;" Selamat sore pak Frans, saya mau mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya karena buku yang bapak tulis telah membantu saya dalam distribusi dan manajemen perusahaan. terima kasih." Benny - Medan. Distributor rokok. &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;"Selamat sore pak Frans. Saya sedang menikmati buku Account receivable Sales Force. Buku yang sangat membumi." salam Kenal. William Tanujaya. Tong tji. Semarang.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-7814345828747424455?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/7814345828747424455/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=7814345828747424455' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/7814345828747424455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/7814345828747424455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2009/02/account-receivable-sales-force.html' title='ACCOUNT RECEIVABLE SALES FORCE'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SaelGOuj4FI/AAAAAAAAAJU/XJBpOec6evk/s72-c/ACCOUNT+RECEIVABLE+SALES+FORCE.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-4019985577569735888</id><published>2009-02-27T00:27:00.000-08:00</published><updated>2009-02-27T00:28:16.877-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>MALL MARKETING</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sekarang ini di berbagai kota besar telah bermunculan Mall. Misalnya di Surabaya, Jakarta, Bandung, Palembang, Makasar, Denpasar atau kota besar lainnya. Selain kota Surabaya dan Jakarta, kemunculan Mall akan disambut dengan antusias oleh warga kota karena baru satu atau dua Mall saja sudah menggairahkan pengunjung. Namun berbeda dengan kota Surabaya dan Jakarta yang sudah banyak Mall-nya? Persoalan ini tentunya akan menjadi dilema. Mall yang muncul belakangan sesuai surveinya belum tentu seramai Mall yang sudah exis, sehingga banyak sekali tenant dan investor yang mengeluh, terutama jika sempoa-nya menjurus pada ROI (Return on investment). Selain  itu Mall lama juga akan mengalami problem jika ada Mall lain yang lebih menarik dan lokasinya berdekatan, sehingga sesuai dengan surveinya, Mall yang pertama kali berdiri juga mengalami problem dengan berkurangnya pengunjung.&lt;br /&gt;Menghadapi situasi dan kondisi seperti ini akhirnya pengelola Mall baru berpikir keras, bagaimana caranya agar Mall yang baru dibangun itu bisa ramai oleh pengunjung. Serta ini tidak mudah apalagi jika Mall yang didirikan stand-stand-nya dibeli oleh 70% investor, dan 30% pedagang. Siapa yang salah? Pedagang sih tanpa didorong-dorong sudah punya kesadaran untuk segera buka usahanya, sementara itu investor? Akan sulit karena mereka tidak berniat berdagang. Mereka hanya berniat untuk invetasi jangka panjang. Kalau begini pihak manajemen Mall harus bekerja ekstra keras untuk membantu para investor mencari penyewa. Tapi kalau Mall-nya sepi juga menjadi masalah karena pengontrak ogah menempati. Seperti lingkaran setan saja, situasi ini menjadi pelik bagi pihak manajemen pengelola Mall.&lt;br /&gt;Apa yang mesti dilakukan oleh pihak marketing Mall kalau sudah seperti ini? Belajar dari pengelola Mall lain adalah salah satu upaya yang bisa dilakukan. Seperti mulai melakukan list terhadap stand investor dan kemudian menawarkan pada para pedagang di mall lain yang akan membuka cabang. Selain cara ini ditempuh, pemasar Mall juga mulai menggandeng para asosiasi baik asosiasi pedagang Hand phone, pedagang kerajinan, pedagang garment dan asesories serta lainnya agar bisa menempati satand-satand kosong di lantai-lantai Mall. Menggandeng berbagai event organizer, bekerja sama dengan berbagai perusahaan, bekerja sama dengan berbagai sekolah mulai Tk sampai dengan universitas, bekerja sama dengan Gereja, serta lembaga-kembaga lain yang semuanya memiliki tujuan agar terjadi kegiatan di Mall, sehingga secara tidak langsung perserta kegiatan bisa beraktivitas sambil belanja.&lt;br /&gt;Kemudian bagaimana dengan pengelola Mall yang lama? Merekapun tidak ketinggalan memunculkan strategi jitunya, dan itu sesuai dengan kemampuan tenaga dalamnya, seperti mengadakan Festival shopping berhadiah dengan cara menggandeng pihak tenant untuk melaksanakan festival itu. Bahkan penyelenggaraan Festival Mall ini dilakukan serentak di seluruh Mall yang ada, misalnya di Surabaya beberapa waktu yang lalu. Mekanismenya setiap tenant akan menerbitkan kupon untuk pembelian semua produk dengan jumlah tertentu, kupon kemudian diundi. Dan yang paling menakjubkan bahwa kupon yang diundi itu akan mendapatkan hadiah yang super menarik seperti mendapatkan hadiah mobil, rumah, sepeda motor maupun barang-barang menarik lainnya.&lt;br /&gt;Management mall juga membuat kejutan-kejutan lain, dengan membuat festival itu tambah menarik, seperti mengundang berbagai perusahaan untuk memunculkan berbagai event yang bisa mengundang kehadiran orang banyak. Misalnya saja perusahaan sepeda motor, perusahaan rokok, makanan dan minuman akan mengadakan berbagai  pertunjukan seperti musik dan mengundang bintang film atau penyanyi, atau demonstrasi disertai dengan musik, serta kegiatan menarik pengunjung lainnya. Selain itu para event organizer hadir dengan berbagai lomba seperti menggambar, fashion show anak-anak, lomba menyanyi, lomba Cak dan Ning Surabaya, None dan Abang Jakarta, dengan disertai pameran dan bazar multi produk dari berbagai perusahaan. Lomba-lomba itu juga dilakukan berbagai sekolah mulai TK sampai dengan universitas, sehingga Mall menjadi sesak selain oleh anak-anak, para remaja dan juga orang tua mereka.&lt;br /&gt;Kalau kembali lagi pada filosofi belanja orang indonesia yaitu refreshing dan sophing, maka para marketer sebaiknya dapat menangkap aktivitas kegiatan yang dilakukan oleh manajemen mall tersebut. Munculnya para pengunjung ke Mall yang besar akan menjadi target market para pemasar. Tentunya para pemasar dapat membidik mereka sebagai konsumen yang tadinya tidak tahu dengan produk perusahaan akhirnya menjadi tahu. Apalagi jika pemasar sudah berlari kencang untuk melakukan bloking disetiap lantai Mall yang mengadakan event, seperti bekerja sama dengan berbagai tenant untuk mencetakan kupon pembelian berlogo brand perusahaan, membuka space produk dengan mendirikan mini kios dan menyebar SPG untuk memperkenalkan produk. Tentunya kegiatan ini sangat menarik dan akan menguntungkan di segi aktivitas promosi dan penjualan.&lt;br /&gt;Kalau sebelumnya team promosi below the line selalu turun kejalanan di berbagai tempat yang dicarinya, kenapa tidak pindah ke Mall. Selain dapat memperkenalkan produk, tentunya brand image produk akan terangkat dengan nama Mall yang menjadi sasaran bidik. Maka tidaklah perlu bersusah paya menciptakan event sendiri, menempel pada event yang ada di Mall, perusahaan yang tadinya harus keluar biaya banyak untuk jalan terus, dengan adanya strategi marketing di berbagai Mall, perusahaan dapat diuntungkan, baik di sisi brand dan di sisi aktivitas promosi dan penjualan. Bagaimana menurut pendapat anda?&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-4019985577569735888?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/4019985577569735888/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=4019985577569735888' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/4019985577569735888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/4019985577569735888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2009/02/mall-marketing.html' title='MALL MARKETING'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-1541482572595763994</id><published>2009-01-09T04:49:00.000-08:00</published><updated>2010-02-26T18:07:48.301-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>KIAT SUKSES BERKARIER DI PEMASARAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdIKczuorI/AAAAAAAAAI0/vYh_DyB0Tfc/s1600-h/IMAGE0008.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289275631738987186" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 154px; CURSOR: hand; HEIGHT: 175px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdIKczuorI/AAAAAAAAAI0/vYh_DyB0Tfc/s320/IMAGE0008.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Sukses di pemasaran selalu diukur dengan seberapa cepat seseorang bisa meraih jabatan tertentu, serta banyaknya finansial dan fasilitas yang didapatnya. Adanya kenaikan jabatan berarti ia telah berhasil menyelesaikan sebuah proyek pemasaran produk, yang selain menantang juga bernilai tinggi. Sedangkan kenaikan jabatan tidak mudah diraih begitu saja, selain membutuhkan bekal pengetahuan dan skill yang cukup, juga membutuhkan waktu, tenaga extra dan hoki (?), juga perlu mengetahui strategi-strateginya.&lt;br /&gt;Untuk lebih suksesnya karier anda, di bawah ini ada beberapa kiat yang bisa dipraktekan. Kiat-kiat tersebut adalah intisari pengalaman nyata beberapa profesional yang telah berhasil dibidangnya dan juga merupakan pengalaman penulis mulai dari salesman door to door sampai posisi sales &amp;amp; marketing director.&lt;br /&gt;#Kiat 1 – Investasi pendidikan/ skill #&lt;br /&gt;Mengapa harus menambah pendidikan atau skill? Pertanyaan ini seringkali terlontar dari mulut beberapa pengikut in house training perusahaan dimana saya menjadi fasilitastornya. Jawaban saya singkat: untuk investasi! Jawaban ini tentunya tidak membuat mereka puas, karena investasi di bidang pendidikan atau skill masih kurang populer. Apalagi yang bertanya adalah golongan pekerja. Mereka saat ini hanya menginginkan uang dan uang sebagai kompensasi pekerjaan mereka. Pemikirannya sederhana, untuk besekolah lagi atau menambah skill tentunya butuh biaya yang tidak sedikit. Selain itu mereka juga tidak memiliki waktu. Nah, sekarang kita bisa simpulkan kenapa banyak sekali dari SDM kita yang tidak mau berpikir tentang investasi pendidikan atau skill. Pertama adalah kendala biaya dan kedua adalah kendala waktu.&lt;br /&gt;Mari kita bahas satu persatu kendala di atas. Marketer ternyata tidak memiliki uang untuk melakukan investasi di bidang pendidikan. Umumnya mereka enggan karena biayanya sangat mahal. S 2 sekarang ini biayanya berkisar kurang lebih 17 juta sampai dengan 50 juta, bervariasi tergantung pada Universitas pilihannya. Apalagi S3 akan membutuhkan biaya kurang lebih 70 sampai dengan 150 juta tergantung Universitas pilihan. Jadi tidak mungkin bagi yang levelnya masih rendah di perusahaan menempuh pendidikan tambahan. Kemudian jika ingin menambah skill, misalnya komputer, bahasa Inggris, mengemudi, atau mendapatkan sertifikat profesi juga dibutuhkan biaya yang tentu saja akan mengganggu cash flow marketer. Ini adalah hambatan di segi keuangan yang harus diketahui terlebih dahulu.&lt;br /&gt;Hambatan marketer kedua seringkali berkisar pada tidak adanya waktu untuk melakukan pendidikan atau menambah skill. Alasannya karena pulangnya dari kantor terlalu malam, tidak ada hari libur seperti hari sabtu. Pekerjaan banyak dan menyita banyak waktu sehingga sulit untuk belajar meskipun nantinya harus menambah pendidikan. Banyak sekali alasan yang kalau dipikir memang bisa dibenarkan. Jadi marketer tidak memiliki waktu untuk menambah pendidikan atau menambah sekillnya.&lt;br /&gt;Sekarang apa hubungannya dengan investasi pengetahuan dan skill tersebut dengan pekerjaan? Menurut saya banyak sekali dan akan berhubungan. Di bawah ini ada kisah yang bisa diambil hikmahnya.&lt;br /&gt;Perusahaan X adalah perusahaan multi nasional dari Perancis, di Indonesia perusahaan ini berkembanng dengan pesatnya. Hingga suatu ketika perusahaan multi nasional Prancis ini dibeli oleh perusahaan Multi nasional Amerika. Apa yang terjadi kemudian? Manajemen diperusahaan itu dirombak total dengan tetap memegang teguh esensi organisasi sebelumnya. Perombakan totalnya yang mencolok adalah menaikan posisi SDM ke posisi yang lebih baik. Mula-mula yang direkrut dan menjadi perioritas pertama adalah orang-orang lama yang berprestasi. Tapi apa yang terjadi kemudian? Ketika telah mengumpulkan orang-orang berprestasi, HRD kemudian menyeleksi sesuai kriteria yang diinginkan antara lain : memiliki ijazah S2, bisa berbahas Inggris, bisa komputer, bisa mengemudi dan memiliki sertifikat seminar pemasaran minimal 6 lembar. Wah, sayang seribu sayang....ternyata orang dalam sendiri yang menjadi perioritas pertama tidak ada yang memenuhi kriteria yang diminta menajemen. Serta terpaksa manajemen mengalihkan rekruitmentnya ke publik. Akhirnya yang dipilih adalah orang luar, yang kebetulan yang dipilih adalah SDM dari perusahaan yang telah keluar dua tahun yang lalu.&lt;br /&gt;Ingin tahu kelanjutannya kisah ini? Baik, sebut saja SDM itu namanya Bonar. Bonar ternyata ketika mengundurkan diri dari perusahaan memiliki sasaran yang tepat. Ia keluar dan memilih perusahaan yang setara dengan perusahaan yang ditinggalkannya. Meskipun dengan gaji sedikit rendah, tetapi menurutnya bisa memiliki kesempatan untuk berkuliah di hari sabtu ( kebetulan di kantor itu sabtu libur) dan minggu untuk mengambil S2-nya. Sebelum mengambil S2 dan bekerja di perusahaan lama, setiap malam setelah pulang kerja, ia sempatkan kursus bahasa Inggris, komputer, mengambil sertifikat profesi bahkan mengikuti beberapa seminar yang berhubungan dengan marketing. Ia juga sempat kursus mengemudi, karena sudah diserahi mobil untuk operasionalnya. Jadi komplitlah apa yang dimilikinya, pengetahuan dan skill yang menurut Bonar di masa mendatang pasti dibutuhkan. Oleh sebab itu ketika ia mendengar ada peluang di perusahaan lamanya untuk menduduki posisi jabatan tertentu, ia mencoba mengajukan lamaran. Dan seperti kisah di atas Bonar di terima di tempat dimana ia pernah bekerja. Tentunya teman-teman lamanya yang dahulu satu level merasa kecurian langkahnya. Mereka benar-benar menyesal mengapa tidak mengikuti gerak langkah Bonar! Bahkan mereka menyesali, kenapa ketika Bonar menambah pengetahuan dan skillnya mereka pada mengejek. Sekarang....waktu ternyata membuktikan kebenarannya!&lt;br /&gt;Kisah di atas bisa diambil hikmahnya, bahwa pendidikan dan skill sangat dibutuhkan tidak saat itu, tetapi kemudian. Oleh sebab itu mengapa saya menjawab bahwa menambah pendidikan dan skill itu adalah sebuah investasi, sebab keuntungannya tidak dapat dipetik saat itu juga melainkan mendatang. Serta mendatangnya kapan, kita tidak tahu. Tetapi semua orang termasuk para marketer jika ingin karier naik tentunya perlu melakukan investasi pendidikan dan skill terus menerus.&lt;br /&gt;Johanes Lim dalam bukunya berjudul ”no pain no gain” juga menyarankan hal yang sama jika ingin sukses dalam karier, paling tidak harus gemar belajar, artinya harus meningkatkan pendidikan dari S1, S2 bahkan S3. Menurutnya jika anda melakukan hal ini sudah dapat dipastikan jenjang karier anda akan naik. Selain itu ia juga mengemukakan sesuatu yang mengejutkan bahwa prilaku dan ambisi poisitif anda akan menimbulkan kekaguman dan simpati dari banyak orang, khususnya pimpinan perusahaan anda, karena menurutnya orang seperti anda termasuk manusia langka.&lt;br /&gt;#Kiat 2 – Networking #&lt;br /&gt;Kiat untuk meningkatkan karier yang kedua adalah networking. Mengapa networking? Baik, akan saya jelaskan satu persatu sebelum menginjak ke jawaban mengapa perlu networking. Di perusahaan tentunya tidaklah mudah untuk naik jabatan, apalagi jika tidak ada pengembangan usaha yang cukup berarti. Jika sudah kondisinya demikian maka pindah ke perusahaan lain adalah cara yang cukup ampuh untuk mendapatkan karier lebih baik. Kalau anda adalah marketer yang bertipe agresif pastilah akan tersiksa dengan kondisi seperti ini, dari pada strees tidak berkarier bagus dan berpanghasilan pas-pasan memang sebaiknya melompat ke perusahaan lain.&lt;br /&gt;Ada satu kisah yang cukup menarik mengenai mengapa seorang perlu melompat dan pindah ke perusahaan lain untuk peningkatan karier? Pada buku ini akan dikisahkan tentang katak yang telah berevolusi bernama Ping, yang ditulis oleh seorang Zentrepeneur kenamaan Amerika bernama Stuart Avery Gold, yang mana kisah katak tersebut sama miripnya dengan kehidupan karier manusia. Inspirasi kisah itu mengapa berhubungan dengan networking? Pertama, jika anda pindah kerja tentunya harus mengetahui situasi dan kondisi perusahaan baru yang akan merekrut anda. Minimal ada yang dikenal di perusahaan itu. Kedua, anda harus siap dengan segala apa yang terjadi di perusahaan. Apa yang dipersiapkan? Tentunya pengetahuan dan skill. Ketiga, jangan heran anda kemudian melihat bahwa perusahaan dimana anda pindah seringkali tidaklah seperti yang anda inginkan. Keempat, anda dituntut untuk menyesuaikan diri, feksibel dan mengikuti budaya baru dan anda dituntut untuk mengendalikan diri. Kelima, yang paling penting adalah ketika anda telah memiliki networking, anda dituntut berani untuk memutuskan apakah mau pindah perusahaan atau tidak, apalagi jika ada kesempatan.&lt;br /&gt;Kalau ditarik benang merah, networking itu sendiri sebenarnya memiliki tujuan untuk mempermudah anda menemukan pekerjaan baru dan menyiapkan mental di perusahaan mana anda bergabung. Networking sendiri kini sudah bukanlah hal baru lagi bagi profesional untuk anjang meningkatkan karier. Apalagi di kota-kota besar, salah satu cara untuk naik karier adalah networking! Maka carilah network seluas-luasnya untuk peningkatan karier anda di masa kini dan mendatang. Nah networking bisa di lakukan pada acara seminar, organisasi bisnis dan marketing club, pada organisasi profesi seperti AMA, IMA atau ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia. Atau organisasi apa saja yang menurut anda merupakan anjang bertemunya para profesional dan owner.&lt;br /&gt;#Kiat 3- Kolaborasi#&lt;br /&gt;Istilah ini tentunya tidak asing ditelingah kita. Kata ini berasal dari bahasa inggris ” Collaborate” yang artinya bekerja sama, menciptakan atau menghasilkan. Banyak sekali hasil dan manfaat kolaborasi jika kita mau menelitinya. Namun apa yang dilakukan ketika kerja sama tentunya hasilnya tidak bisa didapat saat itu juga, meskipun tak jarang langsung terwujud. Konsep ini semacam investasi dalam ber-relasi dengan orang lain. Contohnya bisa kita simak di bawah ini!&lt;br /&gt;Ketika anda mengundurkan diri dari perusahaan lama. Sebaiknya anda berpamitan dengan baik, utarakan apa yang menurut anda bagus, berkesan dan bermanfaat selama berkarier di perusahaan lama tersebut. Hindari apa saja yang menurut anda menyebalkan untuk disampaikan, baik pada rekan kerja, maupun atasan langsung anda. Buat kesan kepergian anda penuh dengan makna. Mengundurkan diri dengan cantik!&lt;br /&gt;Sebenarnya apa manfaat kolaborasi dengan cara seperti ini? Bukankah anda pamit meninggalkan perusahaan itu untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi di perusahaan yang baru? Betul bukan? Kalau begitu anda sedang mengatur karier anda di perusahaan itu untuk masa mendatang. Kalau hubungan anda baik dengan perusahaan lama, dan suatu ketika membutuhkan kandidat dengan jabatannya lebih tinggi dari posisi anda sekarang, anda akan memiliki peluang jika menghendakinya. Nasihat paling ajaib untuk kolaborasi adalah : pamitlah dengan baik jika mengundurkan diri!&lt;br /&gt;Bentuk kolaborasi lainnya adalah membantu teman seprofesi untuk peluang-peluang di tempat lain jika membutuhkan. Bukannya sok pahlawan, kadang kala seorang relasi sedang membutuhkan kandidat yang berpengalaman, expert di bidangnya dan bisa dipercaya. Salah satu jalan adalah merefrensikan seorang teman yang kita kenal. Serta kita juga tak mengharap untuk direfrensikan kepada orang lain, paling tidak orang yang kita bantu untuk mencarikan SDM akan ingat jika mendatang ada proyek baru yang butuh dikerjakan secara team. Nasihat yang paling ampuh berkolaborasi adalah : bantulah teman untuk mencari pekerjaan!&lt;br /&gt;#Kiat 4 – Explore Kemampuan #&lt;br /&gt;Renald Khasali dalam talk show-nya mengenai karier seorang profesional mengatakan, bahwa untuk meningkatkan karier seseorang hendaknya melakukan explore kemampuan. Artinya kompetensi seorang profesional harus diketahui oleh para profesional lain, maupun lembaga lain yang berkaitan dengan profesi orang tersebut. Tujuannya apa? Tentu saja agar orang lain memberikan perhatian dan perioritas. Sebab semakin banyak orang mengetahui kemampuan kita, maka semakin banyak orang melirik dengan personal kita untuk direkrut menjadi profesional di perusahaan atau lembaganya. Maka logis kan jika ada istilah ”tak kenal maka tak sayang!”, tentu saja seperti yang diulas sebelumnya, orang yang dikenal biasanya akan menjadi perioritas utama dari pada yang tidak dikenalnya.&lt;br /&gt;Sekarang bagaimana cara meng-explore kemampuan anda? Pertama, banyak menulis bidang yang kita geluti di majalah, surat kabar atau jurnal-jurnal ilmiah. Kedua, mengikuti ajang award. Ketiga, menjadi pemimpin organisasi. Ketiga poin ini akan sangat membantu anda dalam meningkatkan karier di masa mendatang. Mari kita coba ulas satu persatu. Agar karier meningkat, memang sebaiknya mengumumkan jati diri kita ke publik agar diketahui. Sarana yang ampuh adalah menulis. Hermawan Kartajaya sebelum terkenal seperti sekarang ini kurang lebih 2 tahun menulis di kolom Jawa Pos. Siapa yang mengira kalau tulisan-tulisannya kemudian mengantarnya ia menjadi sang guru marketing yang kemudian dianugerai Award Marketing dari United Kingdom (Inggris).&lt;br /&gt;Selain menulis adalah berani untuk ujuk gigi di depan publik melalui kompetisi atau award tertentu. Majalah marketing seringkali mengumumkan bahkan mengadakan setahun sekali marketing award. Nokia dan Yamaha pernah mengadakan anjang kompetisi bergengsi tersebut. Anjang-anjang tersebut akan membantu kita untuk meng-explore kemampuan kita di depan publik. Nah, jika anda memang memiliki talent yang luar biasa di marketing, kenapa tidak lakukan hal ini. Anda tentunya masih ingat dengan Godo Tjahjono, pemenang marketing award 2 kali berturut-turut, sekarang ini kariernya sedang naik daun sebagai konsultan maupun pembicara seminar. Selain itu sempatkanlah untuk menerima peluang jika ditunjuk untuk memimpin sebuah organisasi, terutama organisasi bisnis, sebab dari organisasi ini kehadiran dan tangan dingin anda akan diperhitungkan. Apalagi jika organisasi yang anda pimpin menjadi besar dan terbaik. Di dalam organisasi inilah anda memiliki kesempatan untuk explore kemampuan anda.&lt;br /&gt;Berkaitan dengan itu Philip Kotler menyebutkan bahwa marketing adalah ilmu dan seni untuk meng-explore, menciptakan, dan membuat nilai tersendiri untuk memuaskan kebutuhan pasar dan menghasilkan keuntungan. Meng-explore diri anda berarti anda harus menciptakan sesuatu yang kreatif dan inovatif untuk keberhasilan produk yang dipasarkan. Semakin berhasil anda dalam pemasaran maka semakin banyak yang melirik anda, bahkan membajaknya.&lt;br /&gt;#Kiat 5 – Berani tantangan #&lt;br /&gt;Seperti yang dilakukan Ping, harus berani pada tantangan. Ia berani keluar dari kolamnya yang mulai kering. Diluar tidak seperti yang ia impikan, ternyata sangat sulit menemukan kolam baru. Nah, untuk naik karier sama seperti Ping harus berani tantangan, termasuk kesulitan-kesulitan baru. Berani tantangan itu berarti : mau pindah tugas, mau menerima jabatan baru, mau merantau ke kota lain, mau rugi untuk sementara, mau sengsara dan mau-mau yang lain.&lt;br /&gt;Biasanya kalau marketer sudah dalam zona aman, akan sulit mengubah pola hidupnya yang mapan. Ia cepat membayangkan hal-hal yang buruk ketimbang hal-hal manis. Oleh sebab itu jika pindah tugas maka serta merta menolak peluang itu, meskipun kariernya naik. Padahal pindah tugas itu belum berarti kondisinya lebih buruk, hanya bayangan-bayangan buruk saja yang sering menghantui seorang yang sudah dalam zona aman.&lt;br /&gt;Marketer sulit menerima jabatan atau tanggung jawab yang lebih besar, merantau ke kota lain dan mau sengsara di tempat baru, meskipun ia mampu survive. Ada satu cerita yang melambangkan bahwa manusia sebenarnya memiliki kemampuan yang luar biasa, tetapi seringkali hanya menggunakan kemampuannya sedikit saja. Seorang kakek yang sedang memulung buah mangga di sebuah halaman, selalu menimbang mangga yang dipungutnya. Setelah ditanyakan kenapa ia selalu membuang mangga yang besar dan memilih yang kecil. Kata kakek itu ” biarlah saya ambil yang kecil saja, dan yang besar untuk orang lain!” kisah ini menginspirasikan bahwa banyak sekali orang yang tidak mau menerima tanggung jawab yang besar meskipun ia sebenarnya memiliki kemampuan. Kiat-kiat di atas disarikan dari buku penulis ke 18 ”Getting Rich as a Marketer”. Salam sukses!(FMR)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-1541482572595763994?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/1541482572595763994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=1541482572595763994' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/1541482572595763994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/1541482572595763994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2009/01/kiat-sukses-berkarier-di-pemasaran.html' title='KIAT SUKSES BERKARIER DI PEMASARAN'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdIKczuorI/AAAAAAAAAI0/vYh_DyB0Tfc/s72-c/IMAGE0008.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-2445780026201056299</id><published>2008-12-15T21:17:00.000-08:00</published><updated>2010-02-26T18:08:26.715-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>LADANG EMAS INDUSTRI TELEKOMUNIKASI</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;     INDONESIA adalah pasar yang besar dan potensial berbagai produk industri. Pasar ini dibidik oleh banyak pelaku usaha, baik dari dalam negeri sendiri maupun dari luar negeri. Salah satu indikatornya adalah populasi penduduk yang berjumlah 225 juta jiwa. Asumsinya jika bisa merebut angka pasar 10 persen saja dari jumlah di atas, dikalikan nilai produk yang terjual, maka itu berarti profit yang menjanjikan.&lt;br /&gt;     Kini perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi begitu merebak, mangalir tak terbendung sesuai kebutuhan dan tuntutan zaman. Kotak ajaib atau biasa disebut televisi, misalnya, telah lama memanjakan kita akan kebutuhan informasi dan hiburan, bahkan masuk ke ruang keluarga maupun pribadi. Lebih fenomenal lagi dibanding televisi adalah telepon seluler, yang bisa dikantongi ke manapun pemakainya pergi tapi masih dapat berkomunikasi dengan hanya memainkan jari-jemari. Memiliki telepon seluler atau handphone (HP) dengan segala variasi bentuk dan keunggulannya, awalnya merupakan bagian dari gaya hidup, masalahnya tidak semua orang mempunyai atau menggunakannya. Tapi kini HP sudah jadi kebutuhan untuk menunjang kelancaran segala aktivitas, bahkan penjaja asongan pun memiliki dan memanfaatkannya. Apalagi mereka yang secara strata sosial-ekonomi berada di atasnya. Para pebisnis pun bisa secara praktis saling kontak dengan relasi atau rekanannya melalui telepon seluler guna melancarkan dan meningkatkan usahanya.&lt;br /&gt;     Maka, tak mengherankan kalau Indonesia dengan penduduknya yang padat itu, menjadi rebutan pasar berbagai produk seluler dan perangkat penunjangnya. Ratusan juta telepon seluler digunakan oleh orang Indonesia. Produk pabrikan HP saling berebut pangsa pasar sampai ke pelosok nusantara, belum lagi operator penyedia jaringan yang terus menerus saling berkompetisi.&lt;br /&gt;     Menjadi logis, perang tarif produk HP maupun operator kian menjadi-jadi dan “gila-gilaan”. Alokasi iklan di media cetak maupun elektronik dengan ruang atau durasi yang signifikan atas nama produk-produk tersebut, menjadi bacaan atau tontonan di depan mata kita setiap hari. Padahal volume iklan tersebut menyita biaya yang sangat besar. Sementara situasi ekonomi global lagi gonjang-ganjing alias resesi. Kontras!&lt;br /&gt;     Kalau sudah bicara resesi yang berarti ekonomi sulit, bisnis repot, omzet anjlok, produk menurun, industri kolaps, PHK (pemutusan hubungan kerja) tak terkendali, maka di mana-mana orang akan mengetatkan dan mengencangkan ikat pinggang. Mereka hanya mengonsumsi barang yang perlu saja, utamanya kebutuhan pangan. Sementara fakta berbicara bahwa dalam era krisis ekonomi ini, 40 juta orang Indonesia termasuk dalam golongan krisis pangan. Dan dari 6,5 miliar penduduk dunia, 963 juta orang berkategori kelaparan. Demikian angka yang dicatat oleh Badan Pangan dan Pertanian Dunia FAO (Food and Agriculture Organisation).&lt;br /&gt;     Kembali ke seputar masalah telekomunikasi. Meskipun masih dirundung resesi global, aktivitas telekomunikasi telepon seluler tahun 2009 diperkirakan terus meningkat. Lihat saja pembangunan BTS (base transceiver station) menjamur tak pernah henti hingga pelosok pedesaan yang terpencil sekalipun. Para pelaku usaha di bidang telekomunikasi umumnya bersikap optimistis, meski pertumbuhan ekonomi 2009 diprediksi kurang menggembirakan. Agaknya optimisme mereka didasarkan pada statistik pertumbuhan dari tahun 2007 sampai dengan 2008. Bakrie Telecom naik 124 persen, XL naik 95 persen, Indosat 61 persen, sedangkan Telkomsel 35 persen. Terlebih lagi 2009 adalah tahun pemilu, baik pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden. Tentu saja pemakaian seluler terkait dengan pergelaran pemilu – seperti kampanye via SMS, hadiah “politik” dengan cara kirim pulsa premium, kuis “politik”, dsb) --, makin menanjak.&lt;br /&gt;     Industri informasi dan telekomunikasi memang menjadi ladang emas bagi para pelaku usaha di bidang tersebut dan yang terkait. Produk seluler terus bersaing saling berebut pasar. Pemain-pemain lama yang disebut sebagai “4 besar” (Nokia, Motorola, Sony Ericsson, Samsung) masih mendominasi, sementara pemain-pemain lain membidik dan membayang-bayangi di belakangnya.&lt;br /&gt;     Namun, kalau kurang waspada dalam perhitungan, bisa-bisa blunder. Selain daya beli menurun, rata-rata ARPU (average revenue per user) pun cenderung merosot hingga 40 ribu rupiah. Masih diperkeruh oleh realita bahwa rata-rata 70-90 persen kartu perdana yang terjual, ternyata tidak diisi ulang alias dibiarkan hangus oleh pembelinya. Artinya dari 100 pengguna kartu perdana, hanya 10-30 orang yang berlanjut mengisi ulang kartunya itu. Ini rugi besar bagi pelaku usaha di bidang seluler.&lt;br /&gt;      Sekarang ada trend yang lagi berkembang terkait dengan usaha informasi dan telekomunikasi. Pengguna internet meningkat cukup tajam. Tahun 2007 saja terdapat sekitar 25 juta orang, dan tahun 2008 meningkat menjadi 32 juta orang. Perkembangan teknologi digital dan internet menghadirkan “genre” media baru, yang memungkinkan kapan pun dan di mana pun orang dapat mengakses informasi yang lebih beragam. Perangkat keras dan perangkat lunaknya menjadi “ladang emas” yang menjanjikan. Sebuah lahan luas prospektif yang perlu digarap para pelaku usaha.&lt;br /&gt;     Di tahun 2009 sebagai tahun pemilu bangsa Indonesia, mestinya para politisi bisa memanfaatkan efektivitas propaganda politiknya lewat internet. Belajarlah pada Barack Obama. Kesuksesan Barack Obama sebagai presiden terpilih Amerika Serikat 2008 pun antara lain karena efektivitas kampanyenya lewat internet. Dengan kecerdasan dan keprofesionalan mengelola situs &lt;a href="http://www.barackobama.com/"&gt;www.barackobama.com&lt;/a&gt;, maka Obama disebut-sebut sebagai the first internet presidency. Fantastis!&lt;br /&gt;     Kita sadar, bahwa teknologi informasi dan telekomunikasi amat penting dan memang sangat dibutuhkan agar kita bisa secara arif menyikapi bergulirnya zaman, tanpa tergilas oleh derasnya globalisasi zaman itu sendiri. (Imron Samsuharto) &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-2445780026201056299?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/2445780026201056299/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=2445780026201056299' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/2445780026201056299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/2445780026201056299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2008/12/ladang-emas-industri-telekomunikasi.html' title='LADANG EMAS INDUSTRI TELEKOMUNIKASI'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-6823410633673098743</id><published>2008-06-05T01:13:00.000-07:00</published><updated>2010-02-26T18:09:14.221-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>BORDER CROSSING</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Di dalam penjualan produk dikenal dengan kegiatan &lt;em&gt;&lt;strong&gt;border crossing.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; Kegiatan ini adalah kegiatan penjualan produk yang melanggar batas wilayah yang telah diatur oleh Principal dalam M.O.U, sehingga wilayah pemasaran distributor yang dikenai aktivitas ini akan banyak dirugikan. Penjualan melanggar batas wilayah yang telah ditentukan seringkali terjadi, terutama pada produk &lt;em&gt;&lt;strong&gt;fast moving&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. Para distributor akan menjual dengan harga dibawah harga pasar sehingga penjualan produk itu bisa melanggar batas wilayah. Banyak perusahaan consumer good yang tertimpa kasus ini, bahkan ada yang disengaja dilakukan strategi ini untuk membuang quota produksi yang melimpah. Strategi border crossing bisa jadi disyahkan saja oleh perusahaan supaya produknya terkesan laku di pasar. Namun efek yang kurang baik adalah mundurnya distributor dalam menyalurkan produk perusahaan, sehingga Principal akan kehilangan dan kesulitan mencari partner baru dalam menyalurkan produknya. Kalau memang sudah tidak bisa dipercaya dalam mengatur wilayah distribusi, maka bargaining power perusahaan menjadi lemah. Kesulitan mencari distributor adalah problem utamanya, maka sebaiknya mengatur dan menindak tegas pelanggar border crossing adalah langkah jitu untuk mengatasi perusak pemasaran produk melalui jalur distribusi distributor. Pesan ini disampaikan oleh Gro Edu education &amp;amp; training.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-6823410633673098743?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/6823410633673098743/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=6823410633673098743' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/6823410633673098743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/6823410633673098743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2008/06/border-crossing.html' title='BORDER CROSSING'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-1127743644815353867</id><published>2008-05-26T20:44:00.000-07:00</published><updated>2010-02-26T18:09:49.436-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>CERMATLAH DENGAN PASWORD REKENING BANK ANDA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Awas!! Anda harus berhati-hati, ternyata kejahatan  yang menunggangi program promosi produk perusahaan juga menungganggi transaksi jual beli properti. Modus operandinya adalah pihak pembeli atau penyewa properti setuju akan harga properti yang disewakan atau dijual. Kemudian pihak pembeli atau penyewa bersedia mentransfer sejumlah uang untuk down payment. Nah, pada tahap ini anda harus hati-hati, pihak pembeli atau penyewa akan melakukan sms kalau sudah ditransfer uangnya. Setelah dicek ternyata uang transfer tidak ada. Otomatis pemilik property yang menjual atau meyewakan menghubungi pihak pembeli atau penyewa. Apa yang terjadi kemudian pihak pembeli atau penyewa meminta isi rekening yang jumlahnya lebih dari satu juta, kalau kurang dari ITU, uang yang ditransfer tidak bisa masuk. Diluar kesadaran pihak pemilik properti akan memberitahukan jumlah saldo rekeningnya, dan celakanya kalau masih tidak sadar akan menyebutkan pasword rekeningnya. Maka...kejahatan itu pasti akan terjadi, pihak pembeli atau penyewa properti anda akan menguras uang anda di rekening bank anda. Awas sekali lagi hati-hatilah. Pesan ini dipersembahkan oleh &lt;strong&gt;Gro edu Training Indonesia.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-1127743644815353867?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/1127743644815353867/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=1127743644815353867' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/1127743644815353867'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/1127743644815353867'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2008/05/cermatlah-dengan-pasword-rekening-bank.html' title='CERMATLAH DENGAN PASWORD REKENING BANK ANDA'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-7379074183562335594</id><published>2008-05-21T01:10:00.000-07:00</published><updated>2010-02-26T18:10:40.199-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>VISIT IN FACTORY</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Tidak semua pabrikan terbuka untuk umum, apalagi mengetahui secara langsung proses produksi. Umumnya mereka takut ketahuan rahasianya, apalagi perusahaan makanan, mereka sengaja menutup-nutupi proses produksinya. Tidak halnya dengan pabrik Sari Roti, produsen makanan yang gerobaknya rajin keliling keluar masuk kampung ini mengijinkan, bahkan mengundang kalangan umum untuk datang ke pabrik melihat proses produksi, dan tidak jarang para pengunjung disuguhi roti untuk dinikmati. Bagi anak-anak sekolah, ibu rumah tangga dan pekerja akan senang datang ke pabrik Sari Roti. Apa sebenarnya yang ada dibalik kegiatan ini, tak lain Sari Roti sengaja memperkenalkan pabriknya sekalian dengan hasil produksinya bagi kalayak ramai. Dari pada beriklan dengan biaya mahal, mendingan mengadakan Visit In Factory. Dengan cara ini orang marketing tidak perlu susah-susah mencari responden dalam membagi sample produknya. Bisa mengundang kalayak ramai sambil makan roti di pabrik adalah sarana beriklan dan sekaligus beramal. Dipersembahkan oleh Gro Edu Education &amp;amp; Training Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-7379074183562335594?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/7379074183562335594/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=7379074183562335594' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/7379074183562335594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/7379074183562335594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2008/05/visit-in-factory.html' title='VISIT IN FACTORY'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-1958512058141374465</id><published>2008-05-01T23:43:00.000-07:00</published><updated>2010-02-26T18:11:29.836-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>HANDLING COMPLAIN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Perlukah Handling complain? Filosofi marketing berbunyi ”satu pelanggan kecewa maka akan ada seribu pelanggan lainnya juga kecewa”. Kalau menyimak filosofi itu, maka jawabnya adalah sangat perlu, sebab tanpa handling komplin yang baik, bisa dipastikan brand image terhadap produk dan jasa perusahaan anda lambat laun akan menurun.&lt;br /&gt;Handling komplin sebenarnya tidaklah sulit selama customer service mengetahui langkah-langkah yang tepat. Langkah langkah itu antara lain:&lt;br /&gt;1.      Dengarlah komplain dari konsumen anda dengan baik dan seksama, sebab dengan mendengarkan komplain konsumen, anda akan membantu pelanggan itu menemukan solusinya atas kesulitan selama menggunakan produk anda.&lt;br /&gt;2.      Catatlah komplain pelanggan anda dengan cermat dan lengkap.&lt;br /&gt;3.      Analisalah kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan, baik oleh bagian produksi, bagian pelaksana maupun customer service itu sendiri.&lt;br /&gt;4.      Lakukanlah perbaikan terus menerus dengan memonitor setiap kemajuan.&lt;br /&gt;5.      Tindaklanjutilah pelanggan anda yang komplain tadi sampai pelanggan anda puas.&lt;br /&gt;6.      Buatlah record atas semua komplain yang terjadi di perusahaan anda.&lt;br /&gt;Langkah-langkah diatas akan sangat ampuh dan membantu perusahaan anda dalam mempertahankan loyalitas pelanggan terhadap produk maupun jasa anda. Pesan ini dipersembahkan oleh Gro-edu education &amp;amp; Training Indonesia.&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-1958512058141374465?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/1958512058141374465/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=1958512058141374465' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/1958512058141374465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/1958512058141374465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2008/05/handling-complain.html' title='HANDLING COMPLAIN'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-919042635175459249</id><published>2008-04-23T21:47:00.000-07:00</published><updated>2010-02-26T18:12:44.387-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>MESIN GESEK BANK PERMATA</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Bank permata beberapa waktu lalu, ketika terdapat program Mesin gesek, semua karyawan tidak perduli, bukan saja orang Marketing back office-pun jadilah, mereka diperintahkan untuk memasarkan mesin geseknya. Setelah dipasarkan dan mendapatkan banyak klien, ternyata bagian penyediaan mesin tidak bisa memenuhi pesanan mesin tersebut. Ada yang terlambat sampai 6 bulan sehingga banyak nasabah marah-marah. Mesin juga tidak dikelola dengan baik, jika terjadi kerusakan maka nasabah kesulitan dalam mengoperasikan. Semua itu bersumber pada tidak seimbangnya antara pemasar yang terdiri dari back office dari semua kantor cabang plus orang marketing, sementara itu mesin dan instruktur penggunaan mesin jumlahnya terbatas. Itulah kehebatan marketing plan Bank Permata menciptakan pasarnya! Sayangnya mereka lupa bahwa ada trouble marketing, yaitu tidak seimbangnya antara demand &amp;amp; supply.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-919042635175459249?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/919042635175459249/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=919042635175459249' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/919042635175459249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/919042635175459249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2008/04/mesin-gesek-bank-permata.html' title='MESIN GESEK BANK PERMATA'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-3511483043428960626</id><published>2008-04-23T21:37:00.000-07:00</published><updated>2010-02-26T18:14:01.682-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>AWAS ADA PENIPUAN MENUMPANG PROGRAM PROMOSI</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Kasus Kopi ABC berhadiah. (Masalah program promosi)&lt;br /&gt;Kopi merek ABC dari Santos Jaya (Kapal Api) dikabarkan telah diganggu oleh oknum tertentu dengan memberikan label berhadiah pada kopi ABC tersebut. Padahal kopi merek ABC tidak mengadakan undian berhadiah. Bentuk hadiah itu adalah stiker yang dipasang di Kopi dengan tulisan bahwa pihak pembeli kopi bubuk tersebut mendapatkan hadiah, dan hadiah bisa diambil dengan cara menebus dengan membayar sejumlah pajak tertentu yaitu antara 10% sampai dengan 15%. Hati-hati dengan penipuan sejenis ini, sebab setelah pajak dibayarkan, hadiah yang akan dikirimkan setelah ditunggu pastilah tidak nongol. Bagi anda yang lengah pastilah akan tertipu oleh oknum tersebut. Yang harus diingat bahwa Program promosi yang dilaksanakan oleh Perusahaan memiliki periode tertentu. Kenyataannya konsumen tidak tahu jika periode undian sudah selesai dilakukan. Mereka kecele, mengira undian itu benar-benar sungguhan. Selidikilah dan jangan keburu membayar sesuai permintaan oknum jika ingin selamat.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-3511483043428960626?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/3511483043428960626/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=3511483043428960626' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/3511483043428960626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/3511483043428960626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2008/04/awas-ada-penipuan-menumpang-program.html' title='AWAS ADA PENIPUAN MENUMPANG PROGRAM PROMOSI'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-5674884480723204484</id><published>2008-04-22T22:02:00.000-07:00</published><updated>2010-02-26T18:15:40.942-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>JANGAN REMEHKAN SPG</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SA7uQImy2JI/AAAAAAAAADw/8CIpQuQkav0/s1600-h/100_0651.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5192349381360277650" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 219px; CURSOR: hand; HEIGHT: 184px" height="240" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SA7uQImy2JI/AAAAAAAAADw/8CIpQuQkav0/s320/100_0651.jpg" width="246" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Kerberhasilan berbagai produk, sampai mendapat Top of Brand maupun superbrand, tidak luput dari buah tangan para SPG (&lt;em&gt;Sales promotion Girl&lt;/em&gt;), oleh sebab itu para petinggi perusahaan, terutama departement marketing, jangan remehkan SPG. Kalau diintip kinerja mereka, maka mereka juga termasuk penentu dalam keberhasilan produk. Bayangkan saja, sebagai wanita mereka rela untuk naik ke tangga, hanya untuk membetulkan dan merapikan produknya agar rapi dan sedap dipandang mata. Selain memajang produk agar timbul &lt;em&gt;impulse buying&lt;/em&gt;, mereka juga seringkali aktif berkeliaran disekitar rak untuk mengejar dan menawarkan produknya kepada konsumen. Itu termasuk pemandangan normal, tetapi kadang kala mereka terlibat perkelahian, sampai jambak menjambak dengan SPG kompetitornya demi mempertahankan raknya yang digeser oleh SPG produk lain tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada kisah yang menarik, ketika Produk susu Anline pertama kali launching dan perusahaan belum memiliki sarana transportasi memadai, SPG-lah yang menjadi korban. Mereka dengan rela naik berjejal-jejal di kabin mobil box demi menawarkan barang ke konsumen langsung di hari sabtu. Tujuannya satu yaitu agar produk Anline bisa dikenali oleh konsumen. Setelah menjadi &lt;em&gt;market leader&lt;/em&gt; di produk susu spesialis tulang, rupanya perusahaan ini tetap mengkaryakan SPG untuk mempertahankan posisi produknya di pasar. Demikian ujar Floriberto Siddharta, mantan marketer di Anline, yang sekarang adalah Sales Director produk sanitary Napkind Kimberly- Clark Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Begitu pula yang dituturkan oleh Eko S. Asmoro, Nasional sales manager PT. Zensei Indonesia, keberhasilan produk baru seperti Popoku ternyata juga diawali dengan cara memberdayakan SPG sebagai ujung tombak dari perusahaan. Penulis setuju dengan hal itu, sebab selama 22 tahun berkecimpung di dunia pemasaran, pemberdayaan SPG adalah hal utama. Meskipun dalam penelitian secara terpisah SPG tidak berhubungan secara langsung pada pertumbuhan penjualan. Tetapi secara bersama-sama dengan salesman, deliveri, pengecer bahkan dengan distributor produk bisa berhasil dengan baik. Kesimpulannya, jangan remehkan SPG jika produk anda ingin bertahan di pasar.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-5674884480723204484?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/5674884480723204484/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=5674884480723204484' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/5674884480723204484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/5674884480723204484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2008/04/jangan-remehkan-spg.html' title='JANGAN REMEHKAN SPG'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SA7uQImy2JI/AAAAAAAAADw/8CIpQuQkav0/s72-c/100_0651.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-6012335641938394381</id><published>2008-04-22T20:59:00.000-07:00</published><updated>2010-03-04T17:23:56.701-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>BAYGON MAT MENGHILANG DARI PASAR</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Berita Baygon Mat menghilang dari pasar bukan BERITA baru lagi. Produk ini justru menghilang dari rak-rak pasar modern justru ketika sedang berprogram, beli 2 pcs dapat tambahan 1 pcs. Hal ini juga diteguhkan oleh survei AC Nielson yang mengatakan bahwa produk ini sejak program, tidak pernah sampai ke tangan end user. Tentu saja problem ini memusingkan pihak manajemen Baygon, sebab harapan besarnya menajemen Baygon adalah dengan adanya program itu, maka produk bisa dipajang di semua rak supermarket, mini market maupun Hypermarket. Celakanya justru sejak program, barang itu menghilang dari rak-rak pasar modern dan ditengarai program ini ada yang menyabot, kalau tidak kompetitor Baygon, bisa jadi adalah para pedagang yang sedang kehausan mendapatkan untung besar. Kesimpulannya, hati-hati dengan program promosi anda dan siapkan segala kemungkinan program anda gagal karena disabot oleh kompetitor maupun customer anda sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-6012335641938394381?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/6012335641938394381/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=6012335641938394381' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/6012335641938394381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/6012335641938394381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2008/04/baygon-mat-menghilang-dari-pasar.html' title='BAYGON MAT MENGHILANG DARI PASAR'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-509960265455724531</id><published>2008-04-22T20:47:00.000-07:00</published><updated>2010-03-04T17:24:48.282-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>STRATEGI BERIKLAN AVIAN MENCAPAI  TOP OF BRAND</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SA7w7omy2KI/AAAAAAAAAD4/psIkFlpwv5o/s1600-h/Slide2.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5192352327707842722" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 276px; CURSOR: hand; HEIGHT: 221px" height="240" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SA7w7omy2KI/AAAAAAAAAD4/psIkFlpwv5o/s320/Slide2.JPG" width="290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Rahasia Avian mencapai Top Of Brand dikemukakan oleh Agung dari RCTI, bahwa untuk mencapai posisi itu, Avian tidak luput dengan strategi beriklannnya. Rumus yang digunakan oleh Avian dalam beriklan adalah ketika menjelang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;peak season&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (penjualan tertinggi) seperti menjelang lebaran, frekuensi tayangan iklan diperbanyak. Sedang ketika tidak dalam kondisi &lt;em&gt;peak season&lt;/em&gt; atau penjualan dalam kondisi flat, iklan yang ditayangkan hanya sesekali saja yaitu untuk mengingatkan kepada konsumen saja kalau ada produk Avian. Intinya dalam setahun Avian tetap beriklan dengan konsisten dan mengatur tayangan iklan disesuaikan dengan kondisi pasar. Selain itu Avian juga melakukan rotasi program promosinya secara berselang seling, baik yang below the line maupun a bove the line-nya. Avian juga melakukan co Branding untuk meningkatkan brand awareness dan kekuatan mereknya. Tidak keliru kalau suatu waktu, kita melihat bill board cat Avian berdampingan dengan Indo Mie, maupun sabun cuci Attack. Semua itu adalah upaya Avian untuk mencapai &lt;em&gt;Top Of brand&lt;/em&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-509960265455724531?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/509960265455724531/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=509960265455724531' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/509960265455724531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/509960265455724531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2008/04/strategi-beriklan-avian-mencapai-top-of.html' title='STRATEGI BERIKLAN AVIAN MENCAPAI  TOP OF BRAND'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SA7w7omy2KI/AAAAAAAAAD4/psIkFlpwv5o/s72-c/Slide2.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-1873167948935202318</id><published>2008-03-28T00:10:00.000-07:00</published><updated>2010-03-04T17:25:31.810-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Skill Plus Marketer Masa Kini</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/R-ybEdRo6DI/AAAAAAAAADQ/hycCppqrz38/s1600-h/Slide2.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182687772076992562" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 155px; CURSOR: hand; HEIGHT: 185px" height="275" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/R-ybEdRo6DI/AAAAAAAAADQ/hycCppqrz38/s320/Slide2.JPG" width="300" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Menurut Philip Kotler  "&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; Pada saat ini merupakan suatu kebutuhan&lt;br /&gt;bagi pemasar untuk memiliki pengetahuan  dan keahlian dibidang keuangan, teknologi, data base marketing, telemarketing, customer relationship marketing, dan customer profitability analysis”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-1873167948935202318?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/1873167948935202318/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=1873167948935202318' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/1873167948935202318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/1873167948935202318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2008/03/skill-plus-marketer-masa-kini.html' title='Skill Plus Marketer Masa Kini'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/R-ybEdRo6DI/AAAAAAAAADQ/hycCppqrz38/s72-c/Slide2.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-3529332374157011120</id><published>2008-03-13T01:43:00.000-07:00</published><updated>2010-03-04T17:26:13.545-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku baru'/><title type='text'>GETTIING RICH AS A MARKETER</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/R_IExdRo6EI/AAAAAAAAADY/h3_cZsPYRu0/s1600-h/BUKU+GETTING+RICH.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184211368775575618" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 216px; CURSOR: hand; HEIGHT: 259px" height="288" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/R_IExdRo6EI/AAAAAAAAADY/h3_cZsPYRu0/s320/BUKU+GETTING+RICH.JPG" width="244" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Orang tua kita selalu menanyakan: apa cita-cita kita? Jawaban yang sering terlontar adalah menjadi dokter atau insinyur (sama seperti yang dikatakan Boneka Susan –Ria Enes). Jarang yang cita-citanya menjadi seorang marketer. Nah, apakah anda belum tahu kalau profesi sebagai marketer bisa sama dengan profesi dokter, Insinyur, Notaris atau yang lain? Di sisi apa ? Disisi penghasilan atau yang lain.....&lt;br /&gt;Sekarang ini ditengah-tengah kebingungan para fresh graduate mencari kerja, lowongan menjadi pemasar ternyata yang paling banyak di iklan surat kabar. Sayangnya jarang yang berminat untuk melamar lowongan-lowongan itu, padahal kalau diintip gajinya, tentunya gaji marketer bisa diatas rata-rata gaji PNS. Itu baru gaji yang diperoleh belum lagi komisi dan fasilitas yang didapat dari perusahaan. Kalau ditelaah tentunya karier di pemasaran akan lebih menarik jika dibandingkan dengan bidang yang lain.&lt;br /&gt;Selain gaji, komisi dan fasilitas dari perusahaan, ternyata berkarier di pemasaran memiliki dua jalur yang sangat menguntungkan. Jika ingin terus maka jadilah marketer profesional yang bisa kaya raya. Contoh yang paling hot adalah pemasaran gaya internet marketing yang dilakukan Anne Ahira, dengan berbekal Lap Top ia bisa mendapatkan 50.000 Dollar USA per bulan dari aktivitas pemasarannya. Sementara itu jika tidak ingin terus, anda bisa menjadi entrepreneur sejati selepas berkarier di pemasaran.&lt;br /&gt;Karier di pemasaran ternyata banyak ragamnya mulai dari produk consumer good, asuransi, telekomunikasi, perbankan, otomotif, e-commerce sampai dengan MLM bisa dijalani siapa saja yang berminat. Anda bisa intip besarnya gaji marketer dalam buku ini! Serta yang paling jelas jika anda bisa kelola gaji dan komisi, anda bakal bisa kaya raya sebagai marketer!&lt;br /&gt;Buku ini adalah buku wajib yang perlu dibaca oleh calon marketer, orang tua, mahasiswa, para fresh graduate, salesman, sales supervisor, sales manager, marketing manager sampai dengan dosen pemasaran. Karena dalam buku ini memuat peluang karier di pemasaran, kiat meningkatkan karier di pemasaran agar naik gaji, Kiat mendapat dan mengelola komisi, kiat mengembangkan investasi dan jurus mencari pasif in come yang sangat dibutuhkan calon marketer maupun marketer kawakan, tentunya agar menjadi kaya raya!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-3529332374157011120?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/3529332374157011120/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=3529332374157011120' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/3529332374157011120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/3529332374157011120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2008/03/gettiing-rich-as-marketer.html' title='GETTIING RICH AS A MARKETER'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/R_IExdRo6EI/AAAAAAAAADY/h3_cZsPYRu0/s72-c/BUKU+GETTING+RICH.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7805155232198235579.post-718358237969245704</id><published>2008-03-11T00:32:00.000-07:00</published><updated>2010-03-04T17:26:55.052-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku baru'/><title type='text'>SMART LAUNCHING NEW PRODUCT</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/R9Y5kGNze-I/AAAAAAAAAAM/BG4iUMUe8ig/s1600-h/Smart+Launching.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5176388114015550434" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 273px; CURSOR: hand; HEIGHT: 203px" height="235" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/R9Y5kGNze-I/AAAAAAAAAAM/BG4iUMUe8ig/s320/Smart+Launching.jpg" width="273" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Hasil survey salah satu lembaga riset di Amerika, ternyata dari merek-merek yang diluncurkan pertama kali, sebesar 95% gagal di pasar! Sedangkan Philip Kotler mengatakan : ” Saya kecewa sekaligus terkejut karena ada begitu banyaknya produk baru yang gagal dipasaran. Jumlah ini terus meningkat. Rata-rata sekitar 80% dari produk consumer good baru gagal, dan 30% dari penawaran business to business baru mengalami kegagalan.” Apa yang menyebabkan kegagalan itu? Ternyata sebabnya adalah kesalahan-kesalahan kecil yang tidak diantisipasi bahkan dianggap remeh sekali, misalnya fitur produk tidak komunikatif, baik contex dan content-nya. Pemasar juga salah dalam memposisikan produk, pemberian harga, cara mempromosikan maupun dalam pendistribusian produknya. Selain kondisi di atas, pemasar juga tidak mengetahui pentingnya untuk mengerti, melayani dan memuaskan kebutuhan pelanggan. Untuk itu apa yang harus dilakukan agar produk baru yang lounching pertama kali tidak gagal di pasar. Salah satu cara adalah mengetahui kegagalan merek yang benar-benar gagal. Serta belajar bagaimana agar tidak gagal dalam memasarkan produk baru.&lt;br /&gt;Dalam buku ini akan dikupas tuntas apa strategi lounching produk baru agar sukses di pasar beserta contoh kasusnya, yang dimulai dari mendapatkan ide produk baru, menciptakan kemasan yang menjual, apa yang harus dilakukan sebelum memasarkan produk, bagaimana strategi mengembangkan brand baru, bagaimana melakukan Segmentasi, targeting dan positioning, bagaimana menetapkan harga, bagaimana melakukan promosi, bagaimana membangun channel of distribution, melakukan persiapan lounching, selling in dan menciptakan selling out, menciptakan kepuasan pelanggan, melakukan evaluasi serta mempertahankan produk yang sukses agar tetap bertahan di pasar.&lt;br /&gt;Bacalah buku ini karena ditulis dengan baik dan menggunakan contoh-contoh nyata yang diperoleh oleh sang penulisnya melalui pengalamannya dalam memasarkan produk-produk baru selama berkiprah dalam dunia sales &amp;amp; marketing kurang lebih 22 tahun. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7805155232198235579-718358237969245704?l=fransmroyan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fransmroyan.blogspot.com/feeds/718358237969245704/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7805155232198235579&amp;postID=718358237969245704' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/718358237969245704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7805155232198235579/posts/default/718358237969245704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fransmroyan.blogspot.com/2008/03/smart-launching-new-product.html' title='SMART LAUNCHING NEW PRODUCT'/><author><name>Frans M. Royan, SE,MM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00637964657023935657</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/SWdE1UkgahI/AAAAAAAAAIU/YMrCi2AQ40c/S220/FOTO+FRANS+M+.ROYAN.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_D-4xsvkCZ1w/R9Y5kGNze-I/AAAAAAAAAAM/BG4iUMUe8ig/s72-c/Smart+Launching.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
